Kwitansi merupakan salah satu bukti jual beli barang yang banyak digunakan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan kwitansi tersebut mudah untuk didapatkan dan lebih mudah digunakan. Salah satunya ada yang menggunakan kwitansi untuk jual beli tanah. Namun sebelum itu, Anda perlu mengetahui mengenai cara membuat kwitansi jual beli tanah yang mudah.

Jenis-Jenis Kwitansi Jual Beli

Ada beberapa jenis kwitansi yang biasanya digunakan sebagai bukti dalam transaksi jual beli. Hal ini perlu Anda ketahui sebelum cara membuat kwitansi jual beli tanah.

1.Kwitansi serah terima uang

Kwitansi ini akan lebih berisi mengenai jumlah uang yang diberikan pada perusahaan, seseorang atau lembaga. Oleh karenanya, penggunaan kwitansi ini dianggap sebagai bukti pembayaran yang sah dan sudah disetujui kedua belah pihak.

2. Kwitansi transfer uang

Kwitansi ini kebanyakan akan digunakan ketika pembayaran yang dilakukan melalui transfer bank. Untuk itu, dalam kwitansi tersebut juga berisi nomor rekening penerima dengan jelas.

3. Kwitansi bukti pembayaran

Kwitansi yang satu ini sering digunakan sebagai contoh kwitansi jual beli tanah yang sebagai bukti pembayaran bisa dalam bentuk angsuran, pelunasan atau cicilan. Untuk bentuknya sendiri hampir sama dengan kwitansi serah terima uang.

Apa yang Perlu Ada Dalam Kwitansi Jual Beli Tanah?

Sebelum Anda tahu mengenai cara membuat kwitansi jual beli tanah, ketahui terlebih dulu apa isi yang harus ada dalam kwitansi tersebut. Umumnya, kwitansi merupakan bukti adanya transaksi yang mana di dalamnya terdapat informasi penting mengenai benda atau jasa yang menjadi objek jual belinya. Selain itu, juga berisi mengenai rincian penjual dan juga pembeli yang melakukan transaksi tersebut.

Adanya kwitansi tersebut penting sebagai bukti nyata dan sah bahwa telah terjadi transaksi jual beli tanah dengan harga yang sudah disepakati. Agar bisa tahu mengenai cara menulis kwitansi jual beli tanah yang sah, Anda harus memasukkan beberapa hal berikut dalam kwitansi tersebut:

  • Nomor kwitansi
  • Tujuan pembayaran
  • Nama pemberi uang atau pembeli
  • Nama penerima uang atau penjual
  • Tanggal dan tempat transaksi
  • Materai
  • Cap dan stempel

Cara Membuat Kwitansi Jual Beli Tanah

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai cara membuat kwitansi jual beli tanah:

  1. Pertama siapkan terlebih dulu satu lembar kwitansi kosong beserta dengan materainya.
  2. Kemudian pastikan bahwa Anda sudah tahu mengenai format pengisiannya dengan benar.
  3. Cara membuat kwitansi jual beli tanah selanjutnya adalah menentukan tujuan dibuatnya kwitansi tersebut. Misalnya Anda ingin melakukan pembelian atas tanah dengan pemberian uang DP terlebih dulu. Maka harus dijelaskan dengan rinci dalam kwitansi tersebut.
  4. Terakhir tempelkan materai dan berikan tanda tangan diatasnya sebagai bukti yang sah bahwa sudah terjadi transaksi jual beli tanah.

Sahkah Transaksi Jual Beli Tanah Dengan Kwitansi?

Namun masih menjadi banyak pertanyaan mengenai apakah sah melakukan jual beli tanah menggunakan kwitansi saja? Dalam hal ini, jual beli tanah menggunakan kwitansi sebagai tanda bukti adalah hal yang sah. Hanya saja kwitansi yang digunakan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Hal tersebut dikarenakan kwitansi termasuk dalam akta atau bukti dibawah tangan yang tidak memiliki kekuatan hukum.

Akibatnya Anda akan kesulitan jika ingin memindahkan hak atas tanah tersebut misalnya menjadi SHM jika hanya memiliki kwitansi sebagai tanda buktinya. Agar tanah tersebut bisa berstatus sebagai SHM, maka perlu ada AJB atau akta jual beli yang dibuat oleh PPAT.

Demikian adalah artikel mengenai cara membuat kwitansi jual beli tanah yang perlu Anda ketahui sebelum transaksi jual beli tanah.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.