Hubungan rumah tangga memang tidak bisa selalu berjalan dengan lancar. Namun hal tersebut adalah hal yang wajar dalam sebuah pernikahan. Oleh karenanya, dibutuhkan juga cara menjaga hubungan pernikahan tetap harmonis seperti yang akan dibahas dalam artikel ini.

Cara Mempertahankan Hubungan Rumah Tangga Tetap Harmonis

1. Selalu berpikir positif

Cara menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis yang pertama adalah dengan selalu berpikir positif. Berpikir positif yang dimaksudkan adalah sebaiknya menghindari menganggap semua tindakan pasangan adalah hal yang negatif. Disatu sisi Anda juga perlu berpikiran positif.

Misalnya pasangan yang pulang larut malam, Anda bisa mencoba mengkomunikasikan alasannya. Bisa saja pulang larut malam karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan dan tidak selamanya berarti selingkuh atau melakukan hal negatif lainnya.

2. Selalu menurunkan rasa egois bersama

Terkadang yang menyebabkan hubungan rumah tangga kurang harmonis adalah kedua belah pihak yang masih mementingkan egonya sendiri. Contohnya seperti tidak ada yang mau mengalah. Dibandingkan dengan melakukan hal tersebut, akan lebih baik jika salah satu pihak saling menurunkan egonya masing-masing.

Cobalah untuk meminta maaf terlebih dulu dan mengajak pasangan untuk mengkomunikasikan masalah yang terjadi. Hindari untuk meninggikan ego karena bisa memperpanjang masalah kecil sekalipun.

3. Saling menjadi pendengar yang baik

Menjadi pendengar yang baik untuk satu sama lain juga menjadi cara menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis. Menjadi pendengar yang baik untuk satu sama lain juga termasuk dalam menjaga komunikasi antar pasangan. Coba untuk mengutarakan apa saja yang Anda rasakan.

Namun, disisi lain juga coba dengarkan dan mengerti perasaan ketika pasangan mengatakannya. Dengan begitu akan ada rasa saling menghargai antara satu sama lain.

4. Usahakan menjadi partner kehidupan terbaik

Hubungan yang sudah mencapai tahap pernikahan diharapkan bisa bertahan selamanya. Pasangan juga akan menjadi partner hidup Anda dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Oleh karenanya, coba untuk menjadi partnernya dengan baik untuk mempertahankan hubungan rumah tangga yang harmonis.

5. Berikan perhatian lebih ke pasangan

Terkadang ketika sudah menikah, lupa dengan hal-hal kecil seperti memberikan perhatian lebih pada pasangan bahkan untuk hal sepele. Misalnya mengingatkannya untuk beribadah, menyiapkan baju untuk kerja dan lainnya.

6. Dilarang untuk membandingkan pasangan dengan orang lain

Cara menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis yang selanjutnya adalah dengan hindari membandingkan pasangan dengan orang lain. Semua orang tentunya akan merasa kurang senang jika dibandingkan dengan orang lain, termasuk pasangan Anda sendiri.

Pasangan bisa saja merasa kurang dihargai atau dihormati karena Anda membandingkan pencapaian atau tindakannya dengan orang lain.

7. Sama-sama menghormati dan menghargai pasangan dengan orang lain

Saling menghormati dan menghargai pasangan juga menjadi hal yang penting dilakukan sebagai cara menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis.

8. Menjaga kesehatan tubuh

Cara menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis juga bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan tubuh. Tujuannya untuk menjaga hubungan suami istri atau seks yang berjalan dengan baik karena kebugaran tubuh.

Selain itu, Anda juga perlu menjaga penampilan di depan pasangan. Misalnya lebih sering berdandan tidak hanya di luar rumah saja namun ketika melakukan pekerjaan rumah.

9. Jangan sungkan untuk meminta maaf

Terkadang ketika salah satu pasangan berbuat salah, justru malu atau tidak ingin meminta maaf. Padahal meminta maaf menjadi cara untuk menjaga hubungan rumah tangga tetap harmonis. Ketika Anda berbuat salah bahkan untuk sekecil apapun kesalahan tersebut, jangan sungkan untuk meminta maaf.

Disisi lain ketika pasangan Anda berbuat salah, hindari juga untuk terlalu menyalahkannya. Tidak ada yang benar-benar sempurna, sehingga kesalahan juga menjadi hal yang biasa.

10. Hindari mengeluarkan kata-kata kasar

Setiap orang biasanya akan mengeluarkan emosi yang dipendamnya dengan cara berbeda-beda. Ada yang marah dengan cara mendiamkan pasangannya, namun ada juga yang marah dengan mengeluarkan kata-kata kasar.

Hindari untuk mengeluarkan kata-kata kasar atau kata-kata yang bisa berakhir perceraian seperti talak. Contohnya “Lebih baik kita berpisah saja”. Kata-kata tersebut walaupun diucapkan dalam keadaan marah, bisa saja berujung dengan talak cerai. Oleh karenanya, lebih baik jika Anda mencoba untuk meredakan emosi terlebih dulu ketika sedang marah agar tidak terucap kata-kata yang menyakiti hati pasangan.

11. Memahami apa yang disukai pasangan

Salah satu bentuk perhatian kecil yang dibutuhkan dalam rumah tangga adalah memahami apa yang disukai pasangan. Biasanya hal-hal kecil seperti mengetahui warna kesukaan atau makanan yang tidak disukai pasangan akan membantu untuk mempertahankan hubungan rumah tangga agar tetap harmonis.

Itulah beberapa faktor yang membuat hubungan rumah tangga menjadi harmonis yang bisa Anda lakukan bersama dengan pasangan.

Faktor yang Menghambat Hubungan Rumah Tangga Untuk Menjadi Harmonis

Anda juga perlu memperhatikan beberapa faktor yang bisa menghambat keharmonisan hubungan rumah tangga seperti:

1. Komunikasi yang kurang

Dalam sebuah hubungan, komunikasi menjadi hal yang sangat penting. Hal tersebut karena komunikasi yang baik bisa membantu menjaga hubungan agar tetap berjalan dengan baik dan harmonis.

Namun ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik antara satu sama lain, bisa saja menyebabkan berbagai macam masalah lainnya. Hal yang tadinya sepele bisa menjadi besar hanya karena tidak ada komunikasi yang baik.

2. Rasa perhatian yang kurang

Rasa perhatian seharusnya tidak hanya diberikan pada saat sebelum pernikahan seperti saat masih berpacaran saja. Akan tetapi seringkali, pasangan yang sudah menikah lupa untuk memberikan perhatian pada pasangannya. Sedangkan perhatian-perhatian kecil yang biasanya diberikan pada saat berpacaran juga dibutuhkan ketika sudah menikah.

Kurangnya perhatian antara satu sama lain bisa saja membuat pasangan Anda mencari perhatian dari orang lain. Hal inilah yang bisa mengarah ke perselingkuhan sehingga rumah tangga menjadi tidak harmonis.

Baca Juga: Ketahui Kesalahan Istri Terhadap Suami Agar Terhindar Dari Perceraian

3. Faktor ekonomi

Sudah menjadi hal yang biasa jika setelah menikah pengeluaran rumah tangga akan lebih banyak. Biaya yang sebelumnya ditanggung orang tua atau membiayai hidup sendiri, kini harus membiayai orang lain juga. Selain itu, banyak juga kebutuhan lainnya yang diperlukan ketika sudah menikah.

Kondisi ekonomi yang kurang baik bisa saja menjadi faktor yang menyebabkan hubungan rumah tangga kurang harmonis. Seperti memicu pertengkaran dan lainnya. Untuk itu, dibutuhkan komunikasi yang benar-benar baik untuk menyelesaikan permasalahan ini.

4. Kurangnya keterbukaan

Faktor yang selanjutnya terjadi adalah kurangnya rasa terbuka antara pasangan. Untuk mengatasi permasalahan tentunya dibutuhkan keterbukaan antar pasangan. Dengan begitu tidak ada yang saling menutupi sesuatu, sehingga permasalahan juga lebih mudah terselesaikan.

5. Lebih fokus bekerja

Biasanya hal ini terjadi pada salah satu pasangan atau bahkan keduanya. Ketika kedua orang atau salah satunya terlalu fokus untuk bekerja, biasanya menjadi penyebab timbulnya beberapa masalah lain. Seperti kurangnya komunikasi karena tidak ada waktu untuk berduaan atau kurangnya perhatian antara satu sama lain. Hal tersebut juga yang membuat keharmonisan rumah tangga menjadi berkurang.

6. Membuat keputusan tanpa berdiskusi

Faktor yang membuat hubungan rumah tangga menjadi kurang harmonis yang selanjutnya adalah salah satu pasangan yang membuat keputusan sendiri tanpa mendiskusikannya dengan salah satu pasangan. Sedangkan ketika sudah menikah, segala hal yang berhubungan dengan keluarga perlu didiskusikan terlebih dulu dengan pasangan.

7. Timbulnya rasa bosan

Rasa bosan dalam sebuah hubungan adalah hal yang biasa. Namun, setiap orang biasanya juga memiliki caranya sendiri untuk mengatasi rasa bosan tersebut. Apakah rasa bosan itu nantinya bisa berujung pada hubungan yang tidak harmonis atau justru sebaliknya.

Jangan sampai rasa bosan tersebut menyebabkan perceraian yang berdampak pada anak.

Konsultasikan Permasalahan Cerai Pada Justika

Untuk beberapa orang, cerai adalah solusi untuk permasalahan rumah tangga yang sudah tidak bisa dipertahankan. Namun terkadang dalam proses cerai juga bisa timbul beberapa masalah atau kebingungan yang lainnya. Untuk itu, Justika memiliki solusi untuk masalah atau kebingungan Anda terkait perceraian melalui laman ini.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.