Perselingkuhan tidak hanya bisa dilakukan oleh suami saja, wanita atau istri juga bisa melakukan perselingkuhan. Penyebab istri selingkuh, bisa sama halnya dengan laki-laki atau pun juga berbeda.

Alasan Istri Selingkuh

Alasan atau penyebab istri selingkuh juga tidak jauh berbeda dengan penyebab suami selingkuh. Berikut adalah beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui:

1. Kebutuhan emosional tidak terpenuhi

Berdasarkan sisi psikologi, hal atau alasan istri selingkuh adalah dikarenakan kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi. Menurut konselor Lea McMahon, keterikatan emosional merupakan dasar kepuasan dalam hubungan. Wanita juga menjadi sosok yang mendambakan dukungan, perhatian dan cinta. Sehingga ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, mereka akan merasa frustasi dan kesal.

2. Balas dendam pada suami

Rasa kecewa dan sedih yang dirasakan istri akibat perlakuan suaminya terkadang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Keinginan untuk membuat suami merasakan hal yang sama seperti yang dialaminya juga bisa menjadi penyebab istri selingkuh. Namun setiap wanita memiliki caranya sendiri untuk balas dendam sehingga tidak semua wanita atau istri melakukan cara ini.

3. Merasa kurang dihargai

Istri yang merasa kurang dihargai sedangkan dalam urusan rumah tangga ia yang mengatur segala halnya terkadang menyebabkan wanita merasa tidak adil. Hal itu juga yang membuat istri merasa tidak dihargai, diabaikan hingga tidak dicintai.

Jika perasaan tersebut terjadi dalam waktu yang lama, mungkin saja istri mencari seseorang yang bisa lebih menghargainya.

4. Kebutuhan seks yang tidak terpenuhi

Berdasarkan penelitian dari ASA (American Sociological Association), sekitar 67% penyebab istri selingkuh adalah karena kebutuhan seksualnya yang kurang terpenuhi. Kehidupan seks yang mungkin hambar dan monoton, bisa saja menjadi penyebab istri selingkuh.

Ciri-Ciri Istri Selingkuh

Setelah itu, akan lebih baik jika Anda mengetahui ciri-ciri istri selingkuh seperti berikut ini:

1. Berkurangnya perhatian

Ciri-ciri yang pertama adalah berkurangnya perhatian yang biasanya diberikan di keluarga. Biasanya seorang istri terutama yang sudah menjadi ibu, membuat prioritasnya menjadi terbagi untuk anak. Akan tetapi, sang suami juga akan tetap merasakan kasih sayangnya. Namun jika Anda merasa bahwa sang istri sudah tidak peduli bahkan menelantarkan suami dan anaknya, kemungkinan ada sesuatu yang berbeda.

2. Membalas pesan dan mengangkat telepon dengan sembunyi-sembunyi

Ciri-ciri yang selanjutnya bisa dilihat dari cara istri ketika menerima dan membalas pesan. Seseorang yang menggunakan telepon dengan cara sembunyi-sembunyi kemungkinan memang ada sesuatu yang disembunyikan. Seperti merasa takut atau berhati-hati ketika menerima pesan didekat Anda.

3. Lebih banyak menghabiskan waktu dengan handphone

Istri yang sulit jika bertemu dengan selingkuhannya seringkali akan menggunakan handphone untuk berkomunikasi. Baik melalui pesan, telepon atau sosial media. Hal tersebut karena ia tidak memiliki banyak waktu untuk bertemu secara langsung. Oleh karenanya, juga memungkinkan ia untuk lebih banyak menghabiskan waktu menggunakan handphone.

Anda sudah bisa mulai curiga dengan hal tersebut. Coba untuk mencari tahu mengenai kegiatan yang dilakukannya menggunakan handphonenya.

4. Lebih banyak menuntut

Istri yang selingkuh biasanya akan lebih banyak menuntut suami. Padahal jika dibandingkan sebelumnya, ia cukup jarang bahkan tidak pernah menuntut banyak pada suami.

Akan tetapi, dikarenakan ia menemukan sosok yang dianggap lebih bisa memenuhi ekspektasi dan harapannya, sehingga ia lebih banyak menuntut Anda. Terkadang ia juga akan membanding-bandingkan Anda dengan selingkuhannya.

5. Seringkali menolak untuk berhubungan seksual

Ketika Anda sudah bukan menjadi prioritasnya, seringkali istri Anda akan menolak untuk berhubungan seksual. Ia akan menggunakan berbagai macam alasan, misalnya sedang lelah, banyak pikiran, tidak mood, dan beberapa hal lainnya,

Mungkin alasan tersebut memang benar, akan tetapi juga tidak menutup kemungkinan ada laki-laki lain yang menyebabkan ia kurang tertarik dengan Anda.

6. Lebih sering merias diri dan pergi keluar

Ciri-ciri yang terakhir adalah istri Anda yang secara tiba-tiba lebih rajin untuk merias diri dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Jika hal tersebut dilakukan tanpa keluar rumah, maka bisa saja memang untuk Anda.

Akan tetapi, jika bersolek dan memutuskan untuk keluar rumah dalam jangka waktu yang lama, maka Anda perlu curiga dengan kebiasaan barunya tersebut. Terutama jika dilakukan dengan cukup sering.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Istri Selingkuh?

Jika berdasarkan ciri-ciri diatas dan memang benar adanya bahwa istri selingkuh, maka Anda sebagai suami bisa melakukan beberapa hal ini.

1. Meminta istri untuk mengakui perselingkuhannya dan intropeksi

Mengakui kenyataan bahwa sudah berselingkuh akan lebih baik dibandingkan ketahuan berselingkuh. Pengakuan tersebut bisa menjadi sebuah langkah yang bagus untuk membangun kembali kepercayaan pasangan.

2. Meminta istri memutus komunikasi dengan pasangan

Guna memperbaiki hubungan, akan lebih baik jika pasangan yang berselingkuh perlu menyadari kesalahan dan bertekad tidak mengulanginya. Untuk itu, Anda bisa memastikan bahwa istri sudah menghapus semua kontak atau akses dengan selingkuhannya.

3. Mencoba berkomunikasi

Terkadang penyebab istri selingkuh adalah karena kurangnya komunikasi dalam rumah tangga tersebut. Untuk itu, akan lebih baik jika Anda mengkomunikasikan permasalahan tersebut. Coba tanyakan apa yang menjadi penyebab istri selingkuh sehingga setidaknya Anda juga bisa mengetahui akar permasalahannya dan mencari solusinya.

4. Berkonsultasi

Anda sebagai suami tidak harus selalu menyelesaikan permasalahan tersebut sendirian. Ada saatnya dimana Anda berkonsultasi atau bertanya pada orang lain yang dirasa lebih paham atau berpengalaman.

Mulai dari psikolog hingga pengacara jika memang bingung untuk melanjutkan rumah tangga atau tidak. Salah satunya menggunakan Layanan Diagnosis Perceraian dari Justika yang memungkinkan Anda memutuskan hendak bercerai atau tidak.

Apakah Perselingkuhan Termasuk Dalam Perbuatan Zina?

Dilansir dari Brides, perselingkuhan merupakan tindakan tidak setia yang berarti terlibat dalam hubungan romantis dengan orang lain selain dengan pasangannya.

Sedangkan perzinahan sendiri merupakan persetubuhan yang dilakukan laki-laki dengan perempuan yang salah satu atau keduanya sudah menikah dengan orang lain. Kemudian jika mengacu pada definisi perselingkuhan yang mana masih belum tentu tindakan yang dilakukan juga termasuk persetubuhan, bisa dikatakan bahwa perselingkuhan belum tentu termasuk dalam perbuatan zina. Kecuali, jika perselingkuhan tersebut juga disertai dengan tindakan persetubuhan.

Bagaimana Hak Asuh Anak Jika Terjadi Perceraian Akibat Perselingkuhan?

Beberapa pasangan mungkin akan memutuskan untuk bercerai ketika mengetahui penyebab istri selingkuh. Kemudian dari perceraian tersebut juga bisa menyebabkan permasalahan lainnya seperti hak asuh anak.

Sebenarnya hak asuh anak dalam perceraian bisa diselesaikan dengan baik-baik.

Pasal 41 UU Nomor 1 Tahun 1974 (“UU Perkawinan”) yang mengatur akibat putusnya perkawinan karena perceraian adalah baik ibu atau ayah tetap wajib memelihara dan mendidik anak-anaknya. Jika terdapat perdebatan mengenai hak asuh maka pengadilan dapat memutuskan hal tersebut.

Anak yang sudah berusia lebih dari 12 tahun, berhak untuk memutuskan ingin ikut dengan siapa (ayah atau ibunya). Sedangkan untuk anak yang berusia dibawah 12 tahun, maka pemeliharaannya ada di tangan sang ibu (Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam).

Namun bukan berarti juga jika anak yang berusia dibawah 12 tahun akan secara otomatis hak asuhnya berada di tangan sang ibu. Hakim juga perlu memperhatikan apakah sang ibu benar-benar cocok atau berhak mendapatkan hak asuh tersebut. Selain itu hakim juga perlu mempertimbangkan faktor lainnya seperti apakah sang ibu memang mampu memelihara dan menjaga anaknya dan beberapa faktor lainnya.

Konsultasikan Permasalahan Perceraian Pada Justika

Untuk beberapa orang, cerai adalah solusi untuk permasalahan rumah tangga yang sudah tidak bisa dipertahankan. Namun terkadang dalam proses cerai juga bisa timbul beberapa masalah atau kebingungan yang lainnya. Layanan Perceraian Pengacara profesional Justika akan membantu Anda terkait semua permasalahan tentang perceraian Anda.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.