Sudah jelas bahwa harta gono gini merupakan harta yang didapatkan selama pernikahan. Dalam hal ini harta tersebut harus dibagi secara adil ketika terjadi perceraian yaitu dengan pembagian setengah sama rata. Akan tetapi bagaimana dengan pembagian harta gono gini untuk anak? Apakah anak berhak mendapatkan harta gono gini?

Pembagian Harta Gono Gini Untuk Anak

Harta gono gini merupakan harta yang didapatkan bersama selama pernikahan. Namun ketika terjadi perceraian, maka harta tersebut haruslah dibagi menjadi dua sesuai dengan aturan agama atau hukum yang dipercayai untuk mengaturnya.

Dalam hal ini aturan mengenai pembagian harta gono gini diatur dalam Pasal 97 yang menyatakan bahwa duda atau janda berhak untuk mendapatkan pembagian harta gono gini sebesar ½ dari jumlah harta bersama.

Harta bersama tersebut sendiri merupakan harta yang didapatkan bersama selama pernikahan. Bahkan juga termasuk pembagian harta gono gini istri tidak bekerja. Mengenai pembagian harta gono gini untuk anak sendiri tidak dijelaskan dengan pasti mnegenai aturannya.

Namun jika merujuk pada pengertian mengenai harta gono gini, anak tidak termasuk dalam pembagian harta tersebut. Akan tetapi berbeda kembali jika dalam pernikahan tersebut menggunakan perjanjian nikah yang mengatur mengenai pembagian harta gono gini untuk anak menurut islam. Cara pembagian harta gono gini untuk anak tersebut juga diatur atas kesepakatan kedua belah pihak dalam perjanjian pernikahan.

Apakah Anak Berhak Mengajukan Harta Gono Gini Orang Tua

Ada berbagai macam kasus yang melatarbelakangi pembagian harta gono gini. Salah satunya adalah ketika sudah bercerai dan masih belum ada pembagian harta gono gini. Untuk itu anak berhak menuntut harta gono gini dari salah satu orang tuanya yang belum diselesaikan. Namun perlu dijelaskan dengan baik bahwa memang harta yang disengketakan tersebut merupakan harta gono gini selama pernikahan.

Misalnya rumah yang menjadi harta bersama tersebut akan menjadi hak dari mantan istri yang dalam hal ini anak tersebut bisa memilikinya karena merupakan ahli waris dari ibunya. Perlu diketahui juga jika hal ini dapat dilakukan ketika anak tersebut berstatus sebagai anak tiri Anda yang merupakan anak bawaan dari mantan istri.

Contoh Surat Pembagian Harta Gono Gini Untuk Anak


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.