Sebelum membuat AMDAL, tentu perlu dipahami apa tujuan AMDAL secara umum. Sesuai dengan kepanjangan akronimnya yakni tentang Analisis Dampak Lingkungan, AMDAL dibuat untuk melindungi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya perusakan.

Lingkungan hidup yang terus mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, akan menimbulkan ancaman bahaya besar. Musibah seperti banjir, tanah longsor, dan yang lainnya merupakan ganjaran dari perusakan lingkungan yang dilakukan oleh manusia.

Dokumen AMDAL wajib dibuat oleh setiap pelaku usaha dalam merencanakan bisnis atau kegiatannya. Lewat AMDAL akan diketahui apa saja potensi dari rencana usaha tersebut, apa saja dampak positif dan dampak negatifnya, serta langkah penanggulangan dampaknya.

AMDAL bukan hanya sebagai syarat perizinan, atau sebuah dokumen, melainkan instrument untuk membuat lingkungan terkelola dengan baik dan terhindar dari segala bentuk kerusakan. Di dalam AMDAL, baik pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat semuanya terlibat di dalamnya.

Tujuan AMDAL Secara Umum Sesuai Dengan Ketentuan Undang Undang

AMDAL memang dibuat dalam bentuk dokumen dan menjadi salah surat izin dalam melakukan pembangunan suatu rencana bisnis atau kegiatan. Namun tujuan sebenarnya lebih dari itu, terutama untuk lingkungan hidup.

Adanya AMDAL dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan hidup oleh suatu rencana bisnis atau kegiatan yang dilakukan oleh pebisnis. Dampak banyaknya industri yang bermunculan di zaman modern ternyata berdampak buruk bagi lingkungan.

Lingkungan merupakan tempat manusia bermukim dan hidup, jadi ketika lingkungan mulai rusak, maka manusia juga yang akan menjadi korbannya. AMDAL wajib diterapkan bagi setiap bisnis atau kegiatan di lingkungan hidup, terutama yang memiliki potensi merusak.

AMDAL ini juga sebagai instrumen pencegah agar setiap instansi atau segala jenis badan usaha tidak melakukan kegiatan yang merusak atau memberikan dampak negatif bagi lingkungan. AMDAL juga menjadi instrumen untuk membuat setiap pemilik usaha semakin peduli terhadap lingkungan.

Fungsi AMDAL yang Perlu Dipahami

Sederhananya syarat memperoleh AMDAL adalah rencana usaha atau kegiatan tersebut harus minim dampak negatif serta menghadirkan banyak manfaat positif. AMDAL ketika diterapkan ternyata memiliki banyak fungsi sebagai berikut.

1. Menjadi Bagian Perencanaan Pembangunan

AMDAL dibuat ketika hendak membuat perencanaan suatu usaha atau kegiatan, sehingga dokumen ini nantinya memberikan banyak masukan terhadap perencanaan. Proses pembuatan AMDAL harus menempuh beberapa proses.

AMDAL yang sudah mendapatkan izin artinya sudah melawati kajian yang matang, serta memuat banyak informasi yang dibutuhkan untuk proses rekonstruksi. Oleh karena itu tujuan AMDAL secara umum adalah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan.

2. Bahan Pertimbangan Mengambil Keputusan

AMDAL juga sering dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Saat melakukan peninjauan terkait lingkungan hidup, sering banyak aspek yang harus menjadi perhatian.

Adanya AMDAL membuat lingkungan menjadi prioritas, bukan hanya sebatas perizinan. Dengan demikian usaha atau kegiatan yang dibuat bisa bersinergi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang digagas oleh pemerintah. Contoh dokumen AMDAL sering dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan.

3. Memberi Masukan Untuk Penyusunan Rancangan

Pembangunan suatu proyek bisnis akan disetujui ketika rancangannya mendukung perlindungan terhadap lingkungan. AMDAL di sini dapat menjadi masukan penting dalam penyusunan rancangan tersebut.

Setelah diketahui apa saja dampak negatif dan dampak positifnya, maka rancangan yang dibuat harus menyertakan juga rancangan pengelolaannya. Jika Anda dampak negatif, maka harus juga disertai dengan langkah penanggulangannya.

Fungsi AMDAL lainnya adalah sebagai legal dokumen atau surat bukti bahwa rencana usaha atau kegiatan tersebut sudah mendapatkan izin resmi dari pemerintah. Dasar hukum pelaksanaan AMDAL mengatur tentang perizinan tersebut dan juga pemanfaatannya.

Jadi ketika misalnya terjadi perselisihan dengan masyarakat atau pihak lain terkait pengelolaan lingkungan, AMDAL ini bisa menjadi bukti yang kuat di pengadilan karena memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu AMDAL wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha.

Adanya AMDAL memastikan suatu bisnis atau industri yang berdiri tidak menyebabkan lingkungan sekitar tercemar atau terancam kelangsungannya. Di dalam AMDAL juga terdapat evaluasi, yang bertujuan perlindungan lingkungan tetap diterapkan.

Perlu diingat bahwa AMDAL harus dibuat ketika hendak melakukan perencanaan usaha atau kegiatan, bukan setelah perencanaan dibuat. karena seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tujuan AMDAL secara umum adalah untuk memastikan lingkungan terlindungi dan terkelola.

Konsultasikan Permasalahan Bisnis Dengan Justika

Saat ini Anda dapat berkonsultasi dengan Mitra Advokat terkait permasalahan bisnis, dimana saja. Dengan menggunakan Layanan Bisnis Justika, Anda dapat berkonsultasi tanpa harus mendatangi Kantor Advokat.

Kenapa Justika? Justika merupakan platform konsultasi hukum terbaik dan terpercaya yang ada di Indonesia, dengan Mitra Advokat yang tergabung memiliki pengalaman lebih dari 5 (Lima) tahun. Khususnya dalam bidang bisnis, maka permasalahan Anda dapat dibantu dan diselesaikan secara profesional.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman.