Apakah Anda sudah tahu AMDAL wajib diterapkan bagi kriteria usaha atau kegiatan apa saja? Karena di dalam penerapannya, ada jenis rencana usaha atau kegiatan yang tidak perlu melakukan AMDAL.

Penting mendalami hal ini, karena bisa saja rencana usaha dan/atau kegiatan yang Anda rancang tidak memerlukan AMDAL. AMDAL sendiri sederhananya merupakan izin lingkungan, yang tujuannya untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.

Ketika suatu pihak atau perusahaan sudah memiliki, dokumen AMDAL maka bisa dimanfaatkan sebagai pendukung rencana atau sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. AMDAL biasanya membuat perencanaan semakin matang.

Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki potensi alam sangat besar, oleh sebab itu kelestariannya perlu dijaga. Tanpa adanya AMDAL, kerusakan alam pasti tak terhindarkan dan akibatnya akan sering timbul bencana di Indonesia.

AMDAL Wajib Diterapkan Bagi Kriteria Rencana Usaha dan Kegiatan?

Pemerintah sudah menetapkan aturan dalam UUPPLH terkait bidang atau kegiatan apa saja yang wajib menerapkan AMDAL. Berikut ini kriteria yang dibuat untuk rencana usaha atau kegiatan yang termasuk wajib AMDAL.

  1. Rencana Usaha yang Berpotensi Mengubah Bentuk Lahan dan Bentang Alam. Contoh sederhananya seperti pengubahan lahan hutan menjadi lahan kelapa sawit, tentu akan mengubah bentang alam, oleh karena itu masuk dalam kategori wajib AMDAL.
  2. Rencana usaha atau kegiatan yang mengeksploitasi sumber daya alam, contohnya seperti pertambangan, dan yang lainnya. Untuk eksploitasi sumber daya alam terbarukan juga wajib AMDAL, karena tujuan AMDAL secara umum adalah mencegah potensi perusakan lingkungan.
  3. Kriteria lainnya adalah jenis usaha atau kegiatan yang dapat menimbulkan pencemaran serta pemborosan dan kemerosotan sumber daya. Umumnya setiap pabrik yang memproduksi limbah berbahaya diwajibkan lolos AMDAL.
  4. Setiap rencana usaha atau kegiatan yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan alam, juga diwajibkan AMDAL, baik pengaruhnya negatif maupun positif. Jika pengaruhnya positif bagi lingkungan, AMDAL dibuat untuk memaksimalkan potensi dampak positif tersebut.
  5. Jenis rencana usaha atau kegiatan yang berpengaruh terhadap kelestarian kawasan konservatif dan perlindungan cagar budaya alam, juga dikategorikan sebagai wajib AMDAL. Dasar hukum pelaksanaan AMDAL ini mengacu pada undang – undang tentang kelestarian lingkungan.
  6. Jenis rencana kegiatan seperti pembuatan dan/atau penggunaan bahan hayati dan nonhayati juga wajib AMDAL, karena merupakan bagian dari lingkungan hidup.
  7. Penerapan teknologi yang berpotensi mempengaruhi lingkungan hidup juga harus menerapkan AMDAL, agar pengaruh negatifnya terhadap lingkungan bisa dicegah.
  8. Setiap kegiatan yang berpotensi mempengaruhi pertahanan negara juga diwajibkan AMDAL, karena pertahanan negara menyangkut keselamatan warga negara.

Apa Saja Kriteria Rencana Usaha atau Kegiatan yang Tidak Wajib AMDAL?

Dalam undang – undang tersebut ada juga ketentuan tentang kriteria rencana usaha atau kegiatan yang dikecualikan dari wajib AMDAL. Umumnya AMDAL wajib diterapkan bagi pihak swasta dan juga pemerintah.

Namun beberapa kriteria rencana usaha atau kegiatan yang dilakukan pemerintah dikecualikan dari wajib AMDAL dengan beberapa ketentuannya. Berikut ini kriteria pengecualian wajib AMDAL tersebut.

  1. Rencana usaha atau kegiatan seperti eksplorasi pertambangan, minyak, dan lain sebagainya dikecualikan dari wajib AMDAL dengan ketentuan tidak ada aktivitas perubahan bentang alam.
  2. Setiap penelitian yang sifatnya non komersil di bidang ilmu pengetahuan juga dikecualikan wajib AMDAL asalkan bentuknya tidak mengganggu fungsi kawasan lingkungan.
  3. Untuk rencana usaha atau kegiatan yang mendukung pelestarian lingkungan juga dikecualikan wajib AMDAL. Di contoh dokumen AMDAL dampak positif juga harus disertakan, dan pelestarian lingkungan ini tergolong menghadirkan dampak positif.
  4. Rencana usaha atau kegiatan yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan negara dikecualikan dalam Wajib AMDAL dengan catatan tidak dampak pentingnya untuk lingkungan.
  5. Jenis kegiatan lain yang dikecualikan wajib AMDAL adalah budidaya yang dilakukan penduduk asli dalam luasan tetap yang tidak merusak, serta dilakukan di bawah pengawasan ketat.

Pada umumnya rencana usaha atau kegiatan yang sifatnya non komersial atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan akan dikecualikan dari wajib AMDAL.

Tetap saja, setiap rencana usaha atau kegiatan tersebut tidak boleh mengancam lingkungan. Pengelolaan lingkungan menjadi salah satu syarat memperoleh AMDAL yang wajib dipatuhi semua pihak.

Dalam penerapannya, bisa saja ada perubahan tentang kriteria rencana usaha atau kegiatan yang wajib AMDAL serta dikecualikan dalam wajib AMDAL. Secara umum AMDAL wajib diterapkan bagi rencana usaha atau kegiatan yang bersinggungan langsung dengan lingkungan.

Konsultasikan Permasalahan Bisnis Dengan Justika

Saat ini Anda dapat berkonsultasi dengan Mitra Advokat terkait permasalahan bisnis, dimana saja. Dengan menggunakan Layanan Bisnis Justika, Anda dapat berkonsultasi tanpa harus mendatangi Kantor Advokat.

Kenapa Justika? Justika merupakan platform konsultasi hukum terbaik dan terpercaya yang ada di Indonesia, dengan Mitra Advokat yang tergabung memiliki pengalaman lebih dari 5 (Lima) tahun. Khususnya dalam bidang bisnis, maka permasalahan Anda dapat dibantu dan diselesaikan secara profesional.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman.