Dengan semakin banyaknya kemudahan bagi orang-orang untuk menggunakan internet. Hal ini juga berdampak akan banyaknya akses secara online oleh siapapun. Salah satu contohnya adalah dengan banyaknya juga penipuan yang menggunakan sarana online. Untuk itu akan lebih baik jika Anda tahu mengenai cara melaporkan penipuan online.

Dasar Hukum Pelaporan Penipuan Online

Tindakan penipuan sendiri merupakan sebuah tindak pidana yang secara umum diatur dalam Pasal 378 dan 379 KUHP. Sedangkan untuk penipuan online, menggunakan jenis aturan atau pasal yang berbeda.

Penipuan online yang dilakukan menggunakan media elektronik, maka aturan hukumnya ada pada Pasal 28 ayat 1 UU ITE, yaitu “Setiap orang yang dengan sengaja dan tidak memiliki hak untuk menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang menyebabkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik”

Dalam pasal tersebut tersangka bisa dikenakan sanksi berupa pidana penjara maksimal 6 tahun dan atau denda paling banyak satu miliar rupiah.

Oleh karenanya, Anda yang merasa menjadi korban atas tindak penipuan secara online, perlu tahu mengenai cara melaporkan penipuan online yang sering terjadi.

Bentuk Penipuan Online Yang Sering Ditemukan

Bisa dikatakan bahwa penipuan secara online memang sering ditemukan. Untuk itu, berikut adalah beberapa jenis atau bentuk penipuan online yang kerap terjadi di masyarakat:

1. Penipuan Whatsapp

Dengan semakin berkembangkan dunia internet, membuat banyak orang juga menggunakan media online sebagai media untuk berkomunikasi. Salah satunya adalah dengan menggunakan whatsapp. Namun justru hal tersebut menyebabkan beberapa orang memanfaatkannya untuk melakukan penipuan. Ada beberapa modus penipuan yang menggunakan whatsapp seperti yang merugikan dua pihak hingga dalam bentuk hadiah, link atau otp melalui WA.

Modus pertama yang juga sering ditemukan adalah pelaku penipuan yang mengaku menjadi saudara dekat korban dengan menghubunginya menggunakan whatsapp. Setelah korban merasa percaya, pelaku akan mulai meminta sejumlah uang pada korban.

Modus yang selanjutnya yang juga cukup banyak ditemukan adalah adanya pesan yang mengaku sebagai salah satu perusahaan besar yang sedang mengadakan giveaway. Pelaku akan mengumumkan bahwa korban menjadi pemenang dalam sebuah acara yang pada akhirnya korban bisa dirugikan karena harus membayarkan sejumlah uang.

2. Penipuan paket luar negeri

Adanya perkembangan teknologi juga memungkinkan salah satu bentuk penipuan dengan cara menggunakan paket luar negeri. Sebuah barang yang dikirim dari luar negeri, biasanya akan membutuhkan biaya bea cukai dan biaya lainnya agar bisa masuk ke Indonesia. Biaya tersebut biasanya dinamakan dengan biaya clearance.

Modus penipuan paket luar negeri ini adalah dengan cara meminta korban untuk melakukan pembayaran clearance terlebih dulu agar barang yang dikirimkan bisa masuk ke Indonesia. Selain itu, pelaku juga akan memanfaatkan kurir palsu sehingga seolah-olah barang tersebut sudah dalam perjalanan untuk pengiriman.

3. Penipuan give away

Siapa yang tidak suka saat mendapatkan hadiah. Hampir semua orang pasti akan menyukai diberi hadiah secara cuma-cuma. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan giveaway yang justru dimanfaatkan untuk menipu.

Korban akan ditelepon oleh pelaku, kemudian dimintai sejumlah uang agar barang hadiah tersebut bisa diberikan seperti untuk ongkos kirim dan yang lainnya. Akan tetapi ada juga yang sudah dijanjikan mendapatkan hadiah giveaway, namun hadiah yang dijanjikan tidak kunjung datang.

4. Penipuan lelang Instagram

Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa penipuan juga bisa dalam bentuk penipuan lelang instagram. Pelelangan sendiri adalah kegiatan menjual barang namun dengan harga yang lebih terjangkau atau murah, salah satunya dengan melakukan lelang instagram.

Biasanya ada beberapa orang membutuhkan akun instagram dengan jumlah follower banyak dalam jumlah cepat. Hal tersebut bisa dilakukan untuk kebutuhan pribadi, hiburan hingga bisnis. Sehingga banyak juga yang menawarkan untuk melakukan pelelangan instagram. Akan tetapi hal ini justru banyak dimanfaatkan untuk melakukan penipuan.

5. Penipuan belanja online

Hampir semua orang pernah melakukan jual beli online yang mana memang cukup membantu dan mempermudah proses jual beli. Namun, banyak juga yang memanfaatkan hal tersebut untuk melakukan penipuan belanja online.

Modus atau cara yang banyak dilakukan adalah dengan pelaku yang tidak mengirimkan barang pesanan padahal konsumen sudah membayarnya. Penjual juga akan sulit dihubungi bahkan bisa saja menghilang.

Cara Melaporkan Penipuan Online

Setelah mengetahui beberapa bentuk penipuan yang sering terjadi diatas, selanjutnya Anda perlu tahu mengenai beberapa cara melaporkan penipuan online tersebut agar tidak ada lag korbannya.

1. Melaporkan penipuan melalui bank

Jika bentuk penipuan yang terjadi adalah dengan cara transfer bank atau Anda diminta untuk mengirimkan sejumlah uang melalui bank, maka cara melaporkan penipuan yang bisa dilakukan adalah dengan melaporkannya pada bank.

Pertama Anda harus terlebih dahulu mendatangi kantor cabang dari bank yang digunakan oleh penipu atau bisa juga dengan menghubungi customer service dari bank tersebut via telepon.

Jika Anda memiliki bukti konkret dari penipuan tersebut atau bahkan jika jumlah laporan yang dilayangkan pada rekening tersebut cukup banyak maka pihak bank akan melakukan pemblokiran nomor rekening dan memprosesnya ke pihak berwajib.

2. Melaporkan penipuan melalui kantor polisi

Ada beberapa tahap atau cara melaporkan penipuan yang dilakukan melalui kantor polisi seperti:

  • Menyiapkan Bukti

Sebelum Anda melaporkan penipu ke kantor polisi, sebaiknya Anda siapkan bukti-bukti dari tindakan penipuan tersebut. Bukti seperti tangkap layar transaksi yang Anda lakukan dengan penipu, url atau toko online penipu dan nomor rekening penipu.

  • Datang Ke Kantor Polisi

Setelah semua bukti dirasa lengkap, selanjutnya Anda mendatangi kantor polisi, jika terdapat saksi, maka Anda dapat membawa saksi tersebut guna memperkuat laporan di Kantor Polisi.

  • Menuju Ruangan SPKT

Setelah Anda sampai di Kantor Polisi, Anda dapat langsung menuju ruangan Serta Pelayanan Kepolisian Terpadu, kemudian Anda dapat menyampaikan laporan dan menyerahkan bukti-bukti ke petugas.

  • Jelaskan Kronologisnya

Saat Anda menyerahkan dan mengajukan laporan penipuan, Anda akan diberikan beberapa pertanyaan oleh petugas, kemudian disitu Anda diminta menjelaskan kronologisnya.

  • Menunggu Pemberitahuan

Setelah semua laporan dan bukti diterima oleh petugas, selanjutnya tinggal menunggu pemberitahuan dari pihak Kepolisian terkait kasus penipuan ini.

3. Melaporkan penipuan melalui Lapor.go.id

Cara melaporkan penipuan online juga bisa Anda lakukan secara online melalui situs Lapor.go.id. Berikut adalah beberapa caranya:

  • Pertama dengan bukalah situs Lapor.go.id
  • Kemudian masuk ke kategori pelaporan dan pilih “pengaduan”
  • Tulislah judul pelaporan dan detail kejadian penipuan secara rinci, lalu pilih tanggal dan lokasi kejadian serta instansi tujuan yang berkaitan dengan pengaduan Anda
  • Pilihlah kategori “tindak pidana” dan unggah berkas yang ingin dilampirkan
  • Terakhir pilih kategori pengadu dan klik Lapor!
  • Setelah itu isilah data diri dan lengkapi semua persyaratan yang diajukan. Nantinya pengaduan Anda akan segera ditindaklanjuti untuk diproses.

4. Melaporkan penipuan melalui BRTI

Laporkan penipuan yang terjadi, khususnya penipuan whatsapp menggunakan BRTI atau Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia. Tujuannya agar nomor tersebut bisa diblokir sehingga tidak ada korban lagi.

  • Kenali jenis penipuannya

Pertama yang perlu dilakukan dalam cara melaporkan penipuan online ini adalah dengan mengenali jenis penipuannya. Jenis penipuan yang bisa dilaporkan dengan cara ini adalah penipuan whatsapp. Cara ini dilakukan untuk memblokir nomor yang digunakan untuk menelepon atau mengirimkan pesan

  • Lampirkan bukti pendukung

Cara yang selanjutnya adalah dengan melampirkan semua bukti pendukung bahwa telah terjadi penipuan. Mulai dari capture isi pesan, hasil rekaman percakapan, hingga nomor telepon penipu tersebut.

  • Masuk pada laman pengaduan kominfo

Anda bisa masuk pada laman pengaduan layanan.kominfo.go.id, kemudian pilih bagian aduan BRTI. Isi beberapa data yang dibutuhkan seperti identitas pelapor. Selanjutnya pilih pada kolom pengaduan dan tuliskan isi aduannya. Setelah itu pilih tombol mulai chat. Nantinya akan ada petugas helpdesk yang meminta Anda untuk melampirkan beberapa bukti.

  • Menunggu verifikasi petugas

Cara melaporkan penipuan online menggunakan BRTI yang terakhir adalah dengan menunggu petugas untuk melakukan verifikasi. Nantinya petugas akan membuat tiket laporan dan meminta penyelenggara jasa telekomunikasi untuk melakukan pemblokiran nomor tersebut. Biasanya pemblokiran akan dilakukan dalam jangka waktu 1 x 24 jam.

5. Melaporkan penipuan melalui cekrekening.id

Penggunaan situs satu ini juga tidak kalah mudah dibandingkan dengan deretan cara sebelumnya, berikut adalah beberapa caranya

  • Pertama buka situs https://cekrekening.id/. Anda bisa menggunakan smartphone ataupun laptop. Versi apknya juga sudah tersedia
  • Masukkan nomor dan nama pemilik rekening serta nama bank yang digunakan.
  • Isi form yang muncul sampai tuntas.

Lampirkan semua bukti penipuan giveaway yang Anda miliki. Setelah ini Cara melaporkan penipuan giveaway via cekrekening.id bisa dianggap selesai. Anda hanya tinggal menunggu hingga tim cekrekening.id menangani pengaduan tersebut. Biasanya penanganan akan dilakukan dalam 1 x 24 jam.

6. Cek rekening penipu menggunakan Kredibel.go.id

Cara melaporkan penipuan online selanjutnya adalah melalui situs kredibel.go.id. Situs satu ini memungkinkan Anda untuk mendeteksi potensi penipuan dari sebuah toko online . Hingga saat ini ada lebih dari 140 ribu laporan yang masuk ke situs kredibel. Mereka juga sudah memblokir 70 ribu nomor rekening penipu.

  • Untuk melapor via Kredibel.go.id Anda hanya perlu masuk ke halaman https://www.kredibel.co.id/report.
  • Log in dengan akun Google atau Facebook
  • Klik jenis laporan dan isi formulir yang muncul sampai lengkap
  • Klik kirim laporan setelahnya

Cara cek rekening penipu online

Cara untuk mengecek penipuan rekening adalah dengan melihat apakah rekening yang digunakan tersebut merupakan rekening palsu atau tidak. Caranya menggunakan situs cekrekening.id yang bisa Anda lakukan. Nantinya ketika Anda sudah melakukan pengecekan, maka akan keluar data mengenai rekening tersebut.

Jika rekening tidak memiliki laporan terkait dengan penipuan, maka bisa dikatakan bahwa nomor rekening tersebut adalah asli atau bukan nomor rekening penipu.

7. Melaporkan penipuan ke OJK

Melaporkan tindakan penipuan ke OJK

OJK juga bisa menjadi salah satu lahan atau tempat Anda menyampaikan atau melaporkan pengaduan terkait fintech. Untuk mengajukan laporan ke OJK, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti:

  • Mengajukan surat tertulis: Anda bisa mengajukan pengaduan pada OJK menggunakan surat tertulis yang ditujukan pada Anggota Dewan Komisioner OJK di bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.
  • Telepon: Anda juga bisa melakukan pelaporan melalui telepon dengan menghubungi nomor 157 dihari kerja di jam 8 hingga 5 sore.
  • Form pengaduan online: pengaduan juga bisa dilakukan dengan cara menggunakan form pengaduan online.
  • Email: OJK juga menerima pelayanan pengaduan melalui email konsumen@ojk.go.id

Syarat Membekukan Rekening Penipu

Salah satu cara melaporkan penipuan online adalah melalui bank yang mana Anda bisa membekukan rekening penipu tersebut. Namun untuk bisa melakukannya, Anda juga membutuhkan beberapa syaratnya seperti:

  • Surat permintaan blokir yang bertanda tangan diatas materai
  • Kronologi penipuan
  • Surat keterangan laporan kepolisian setempat
  • Fotokopi KTP

Beberapa syarat dokumen tersebut bisa Anda berikan pada bank mengenai cara melaporkan penipuan online dengan membekukan rekening pelaku penipuan.

Bukti yang Dibutuhkan Untuk Membekukan Rekening Penipu Melalui Bank

Biasanya pihak bank tidak akan mau begitu saja melakukan pembekuan rekening walaupun sudah ada syarat yang diberikan. Untuk itu, Anda tetap memerlukan bukti yang bisa diberikan pada bank sebagai cara melaporkan penipuan online tersebut.

Beberapa bukti pentingnya seperti, percakapan Anda dengan penipu baik melalui whatsapp, BBM, sms atau media sosial yang lainnya. Bukti selanjutnya yang penting adalah bukti bahwa Anda sudah melakukan transaksi, misalnya struk atm atau bukti transaksi lainnya.

Cara Membekukan Rekening Penipuan

1. Memblokir rekening bank penipu melalui SMS

Untuk cara membekukan rekening penipuan melalui SMS, pertama-tama Anda harus membuka menu SMS di ponsel Anda.

  • Untuk pengguna Telkomsel: Ketik penipuan#nomor penipu#keterangan penipuan kirim ke 1116.
  • XL: Ketik lapor#nomor penipu#keterangan penipuan kirim ke 5883.
  • Indosat:Ketik SMS#nomor penipu#keterangan penipuan kirim ke 726.

Nomor penipu akan segera diblokir oleh penyedia layanan jika terbukti melakukan penipuan.

2. Membekukan rekening penipu dengan lapor melalui email

Anda bisa melaporkan tindakan penipuan melalui email.

  • Buka akun email Anda
  • Kirim laporan ke cybercrime@polri.go.id
  • Tulis judul dengan (Lapor) Penipuan Online

3. Membekukan rekening penipu melalui bank

  • Siapkan Bukti yang Diperlukan

Cara selanjutnya adalah Anda harus menyiapkan bukti bukti yang dibutuhkan untuk membekukan rekening penipu tersebut. Mulai dari bukti transfer, bukti chat, bukti telefon dan lainnya yang bisa menghubungkan penipu dengan tindakan penipuannya.

  • Kumpulkan Identitas Penipu

Penipuan online biasanya menggunakan nomor ponsel dan nomor rekening bank. Simpan data tersebut sebagai bukti penguat tentang identitas pelaku. Hal ini akan berguna ketika Anda melaporkan tindakan penipuan sebagai cara membekukan rekening penipuan.

  • Berikan Persyaratan Pembekuan Rekening ke Bank

Setelah dokumen-dokumen pendukung dan bukti terkumpul, Anda bisa mendatangi bank untuk melakukan permohonan pembekuan rekening penipu tersebut. Jangan lupa untuk membawa identitas diri seperti KTP, buku tabungan, serta surat laporan dari kepolisian. Anda wajib membawa surat laporan dari kepolisian karena bank hanya dapat membekukan rekening penipu atas dasar laporan polisi.

  • Tunggu Proses dari Bank

Setelah semua dokumen dan bukti diserahkan, pihak bank akan memproses permohonan Anda. Sebaiknya Anda menunggu hingga proses selesai dan bank akan segera memberikan kabar tentang laporan Anda. Apakah uang penipuan online dapat kembali? Jika uang dapat kembali, bank akan mengirim pemberitahuan kepada Anda tentang nasib uang Anda dalam beberapa waktu.

Apakah Uang Penipuan Online Bisa Kembali?

Cukup banyak kasus yang mengenai penipuan online yang mana banyak korban dirugikan dalam bentuk transfer sejumlah uang. Mulai dari jumlah yang kecil hingga jumlah besar. Banyak juga masyarakat yang berharap agar uang tersebut bisa kembali.

Akan tetapi, sangat kecil kemungkinannya untuk mengembalikan uang hasil penipuan tersebut. Bahkan ketika Anda sudah melaporkannya ke kepolisian atau mendatangi bank. Penipu biasanya tidak akan secara langsung memindahkan uang tersebut pada rekening lain yang tidak Anda ketahui. Selain itu, penipuan online juga bisa terjadi karena keteledoran atau kesalahan sendiri sehingga pihak bank tidak bisa bertanggung jawab atas uang yang hilang tersebut.

Tips Menghindari Penipuan Online

Setelah tahu mengenai cara melaporkan penipuan online, selanjutnya Anda juga perlu tahu mengenai tips menghindari penipuan online agar kelak tidak terjadi lagi hal yang serupa.

1. Mengetahui rekam jejak penjual

Pertama yang perlu diketahui adalah rekam jejak penjual dengan baik. Pastikan jika penjual tersebut memang benar-benar penjual yang aman atau terpercaya di internet. Biasanya akan banyak rating dan testimoni yang baik dari penjual lainnya. Bahkan bila perlu Anda bisa membeli barang hanya pada teman atau toko yang direkomendasikan teman.

2. Pilih e-commerce yang terpercaya

Selain memilih toko online yang terpercaya, jangan lupa juga untuk memilih e-commerce yang terpercaya. Selain itu, gunakan e-commerce yang memang memiliki fasilitas untuk pengembalian dana dengan mudah dan cepat jika terjadi penipuan.

Biasanya penipu akan menggunakan link yang mana Anda akan diminta untuk mengakses link tersebut. Akan tetapi seringkali link yang diberikan adalah link palsu dimana Anda diminta untuk mengirimkan sejumlah uang.

4. Cek nomor telepon penjual

Anda juga tidak ada salahnya untuk mengecek nomor telepon penjual untuk memastikan apakah nomor tersebut benar atau tidak. Jika memang benar nomor tersebut asli atau tidak ada tanda-tanda penipu maka kontak tersebut bisa dipercaya.

Akan tetapi untuk lebih berjaga-jaga, sebaiknya gunakan kontak atau nomor telepon cadangan ketika menghubungi nomor penjual.

5. Menyimpan bukti transaksi

Hal ini sangat penting ketika Anda diminta untuk mengirimkan sejumlah uang pada penjual atau orang lain yang tidak dikenal. Bukti tersebut bisa menjadi bukti kuat bahwa sudah terjadi penipuan. Selain itu simpan juga beberapa bukti yang lainnya seperti bukti percakapan.

Contoh Surat Pengaduan Polisi Kasus Penipuan Docs & PDF

SURAT PENGADUAN POLISI KASUS PENIPUAN

Hal : Laporan Tindak Pidana Penipuan
Lampiran : -

Kepada Yth.
Bapak Kepala Polres [____]
Di Tempat.

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :
Tempat, Tanggal Lahir :
No. KTP :
Pekerjaan :
Jenis Kelamin :
No. Telepon :
Alamat :
Melalui surat ini, saya melaporkan seseorang dengan identitas yang saya sebutkan di bawah ini:

Nama :
Tempat, Tanggal Lahir :
Pekerjaan :
Jenis Kelamin :
No. Telepon :
Alamat :

Saudara [____] telah secara sengaja melakukan tindakan penipuan kepada saya yakni sebesar Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah).

Pada [_____] yang bersangkutan meminjam uang dengan nominal yang telah disebutkan di atas dan berjanji akan mengembalikan uang dalam tempo enam bulan setelah peminjaman. Namun, hingga dua tahun masa peminjaman, yang bersangkutan tidak menunjukkan adanya i'tikad baik dalam membayar hutang piutang.

Saudara [_____] terus-menerus menyampaikan berbagai macam alasan penundaan pembayaran. Hingga pada 2 bulan ke belakang, Saudara Bakri Pambudi bahkan memutus semua kontak dengan saya.

Sebagai bahan bukti, saya turut melampirkan bukti percakapan antara saya dan Saudara [____] serta salinan transaksi pengiriman uang.

Demikian laporan pengaduan tindak pidana penipuan ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

[Tempat, Tanggal]

Hormat saya
[Nama]

Demikian adalah artikel mengenai cara melaporkan penipuan online yang bisa Anda lakukan.

Baca juga: Cara Melaporkan Penipuan Online: Bisa Lewat Polisi atau Website

Selesaikan Kasus Penipuan Online dengan Bantuan Hukum Justika

Jika Anda masih merasa bingung apa yang harus dilakukan. Jangan khawatir, Justika menyediakan beberapa layanan konsultasi hukum untuk membantu Anda menyelesaikan perkara kasus penipuan online jika terjadi kepada Anda. Nantinya kebingungan Anda akan dijawab oleh mitra advokat yang berpengalaman lebih dari 5 tahun melalui beberapa layanan berbayar berikut:

Layanan Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau hanya dengan Rp 30.000 saja menggunakan layanan konsultasi chat dari Justika. Kunjungi laman ini, kemudian ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Langkah selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang tersedia. Kemudian  sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda

Layanan Konsultasi via Telepon

Apabila fitur chat tidak mengakomodir kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi via telepon dari Justika. Dengan layanan ini, Anda bisa mengobrol dengan Mitra Konsultan Hukum secara mudah dan efektif melalui telepon selama 30 hanya dengan Rp 350.000 atau Rp 560.000 saja selama 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Layanan Konsultasi Tatap Muka

Selain telepon dan chat, Anda juga dapat berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung dengan para Mitra Advokat Justika secara lebih leluasa lewat layanan Konsultasi Tatap Muka. Lama diskusi sekitar 2 jam hanya dengan Rp 2.200.000 (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Dengan biaya tersebut, Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.