Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri menjadi satu keputusan perceraian yang sangat penting untuk dipahami. Umumnya talak ini adalah jenis terakhir dengan konsekuensi dan risiko yang paling berat baik disengaja atau tidak disengaja.

Jenis ini umumnya dikenal dengan talak tiga, posisi setiap pasangan baik suami dan istri secara langsung akan haram dan tidak ada toleransi. Sebelum membahas lebih jauh terkait apa saja yang ada dalam jenis ini maka pemahaman terkait jenis sebelumnya juga harus diketahui.

Jenis pertama tentunya adalah talak satu, jenis ini menjadi tahapan awal yang memiliki konsekuensi dan risiko yang jauh lebih sedikit. Dalam jenis ini pihak suami hanya harus menyertakan syarat cerai talak dengan beberapa ketentuan menurut undang-undang.

Jika talak pertama ini jatuh maka kemungkinan besar pihak suami untuk melakukan rujuk kembali dengan pihak istri masih terbuka lebar. Akan tetapi ada beberapa hak terkait kewajiban yang tentunya wajib untuk dipahami dan diketahui terlebih dahulu selama masih iddah.

Apabila suami tidak tahu hukum talak wajib untuk mengetahui semua aspek tersebut, sehingga jika hendak menjatuhkan cerai melalui talak semua prosedur dan kewajiban bisa dipenuhi secara maksimal.

Jenis kedua adalah cerai talak nomor dua, jenis ini memiliki kriteria yang hampir sama dengan sebelumnya yakni masih diperbolehkan untuk melakukan rujuk kembali. Pertimbangan lain hanya mengacu pada aspek tanggung jawab selama pihak perempuan dalam masa iddah.

Jenis adalah talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri. Berikut adalah ulasan yang berkaitan dengan talak tersebut.

Tanggung Jawab Pada Saat Talak yang Menyebabkan Suami Tidak Boleh Lagi Rujuk Kepada Istri

Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri atau yang lebih dikenal dengan talak tiga memang memiliki konsekuensi yang cukup besar. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari kewajiban yang harus dipenuhi oleh pihak suami apabila menjatuhkan talak tersebut.

Kewajiban yang pertama ketika talak tiga telah dijatuhkan adalah pihak suami harus memberikan tempat tinggal yang layak pada pihak istri. Dengan pengecualian bahwa suami tidak memiliki kewajiban untuk memberikan biaya nafkah yang berlaku di talak satu dan dua.

Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri ini juga memiliki beberapa pengecualian. Misalnya istri yang sedang di talak tersebut tengah mengalami hamil dan tidak memungkinkan untuk ditinggalkan selama masa hamil tersebut berlangsung hingga melahirkan.

Oleh sebab itulah suami masih memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawat istri dengan cara memenuhi semua kebutuhan istri yang tengah hamil tersebut. Selain hamil, pengecualian tersebut bisa dimaklumi jika ada beberapa pertimbangan yang cukup membahayakan anak.

Syarat Apabila Hendak Rujuk Kembali

Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri ini memang sangat memiliki potensi dampak besar, meski pihak suami mengucapkannya secara tidak sengaja. Jika perihal tidak sengaja tersebut menjadi alasan untuk rujuk kembali tentunya ada syarat penting.

Syarat pertama yang harus diketahui adalah bahwa pada saat hendak melakukan rujuk kembali pihak perempuan memiliki kewajiban untuk melakukan pernikahan kembali. Point ini tentunya menjadi pertimbangan penting yang wajib dilakukan jika suami ingin rujuk.

Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri ini bisa terwujud dengan syarat istri menikah dengan lelaki lain akan tetapi tidak ada unsur kesengajaan atau juga setting khusus yang memang diniatkan untuk rujuk. Jika ada kesengajaan maka rujuk tersebut gugur.

Pertimbangan untuk bisa rujuk kembali tanpa unsur kesengajaan ini juga tentunya secara pandangan agama pihak istri harus melalui hubungan badan terlebih dahulu dengan suami kedua. Jika tidak ada hubungan badan tersebut maka rujuk belum bisa terlaksana.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa ketika istri telah menikah dengan laki-laki lain maka yang bisa membuat rujuk tersebut direalisasikan adalah tidak adanya kecocokan antara perempuan dan suami keduanya. Inilah yang menjadi alasan rujuk bisa wajib dilakukan kembali.

Talak yang menyebabkan suami tidak boleh lagi rujuk kepada istri ini memang akan sangat rumit dalam hal kewajiban dan syarat apabila hendak rujuk kembali, sehingga pihak suami penting untuk terus berhati-hati dalam mengambil keputusan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.