Salah satu proses ketika Anda memutuskan untuk melakukan perceraian adalah adanya sidang cerai. Sidang cerai tersebut biasanya akan dihadiri oleh kedua pasangan yang hendak bercerai dengan beberapa kali sidang. Untuk itu nantinya pengadilan akan memberikan surat panggilan sidang cerai pada setiap pasangan agar menghadiri sidang cerai.

Apa Itu Surat Panggilan Sidang Cerai?

Surat panggilan sidang cerai merupakan surat yang diberikan oleh juru sita pada tergugat dan juga penggugat agar bisa menghadiri sidang perceraian sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan pengadilan.

Secara hukum sendiri, yang dimaksudkan dengan panggilan adalah penyampaian dengan resmi dan patut kepada pihak-pihak yang terlibat dengan perkara perceraian di pengadilan agar melaksanakan dan memenuhi hal-hal yang diperintahkan dan diminta hakim atau pengadilan.

Apa yang Terjadi Bila Tergugat Tidak Mau Menerima Surat Panggilan Sidang Cerai?

Kebanyakan tergugat yang tidak mau menerima surat panggilan sidang akan berpikir untuk tidak menghadiri sidang cerai. Berdasarkan Pasal 125 HIR menegaskan jika tergugat tidak datang pada saat hari perkara tersebut diperiksa atau tidak juga menyuruh orang lain untuk mewakilinya datang sidang, walaupun sudah dipanggil, maka gugatan diterima dengan tidak hadir atau verstek, kecuali jika pada pengadilan negeri bahwa pendakwaan itu melawan hak atau tidak memiliki alasan.

Beberapa tergugat ketika dikirimkan surat panggilan sidang tidak ingin menerimanya, sehingga berpikir hakim tidak akan melanjutkan sidang perceraian. Padahal juru sita akan tetap mengirimkan surat panggilan tersebut pada alamat yang sesuai kemudian dititipkan pada RT/RW atau lurah setempat.

Kapan Pengiriman Surat Panggilan Sidang Cerai Dilakukan

Surat panggilan sidang cerai yang dikirimkan pada tergugat dan penggugat mengenai jadwal sidang cerai setidaknya paling lambat dikirimkan 3 hari sebelum sidang dilakukan di pengadilan agama atau pengadilan negeri.

Tata Cara Panggilan Sidang Cerai yang Sah dan Benar

Juru sita merupakan orang yang memiliki wewenang untuk mengirimkan surat panggilan tersebut kepada tergugat untuk hadir sidang cerai. Berikut adalah beberapa cara pemanggilan sidang cerai yang sah dan benar.

  1. Pihak yang melakukan pemanggilan adalah juru sita
  2. Panggilan sidang dalam bentuk surat. Dalam Pasal 122 HIR menegaskan mengenai waktu antara hari pemanggilan dan hari persidangan tidak boleh kurang dari 3 hari kerja, kecuali ada alasan tertentu. Dalam hal ini hakim diminta untuk tidak menentukan tanggal sidang terlalu cepat karena mempertimbangkan dengan lokasi kedua belah pihak.
  3. Cara pemanggilan yang sah jika mengetahui tempat tinggal tergugat, maka bisa disampaikan pada yang bersangkutan atau keluarganya.

Penyampaiannya akan dilakukan di tempat tinggal pilihan. Namun jika yang bersangkutan atau keluarganya tidak ditemukan di tempat tersebut, maka surat panggilan akan disampaikan pada kepala desa atau RT/RW (Pasal 290 ayat (1) HIR).

Baca juga: Syarat Pecah KK Karena Cerai dan Cara Mengajukannya

Contoh Surat Panggilan Sidang Cerai

SURAT PANGGILAN (RELAAS)
Nomor: xxxx/Pdt.G/xxxx/PA.xx

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM*

Pada hari ini, [ ] tanggal [ ] Saya [ ], SH Jurusita/Jurusita Pengganti pada Pengadilan Agama Kelas [ ] guna memenuhi perintah dari Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama Kelas[ ][kota].

TELAH MEMANGGIL

[ ], umur [ ] tahun, Agama Islam, Pekerjaan [ ], bertempat tinggal di [ ].
Selanjutnya disebut sebagai : Tergugat

Dalam perkara perdata nomor: [ ] antara:
[ ] sebagai Penggugat
MELAWAN
[ ] sebagai Tergugat

Agar supaya ia datang menghadap di muka persidangan umum Pengadilan Agama Kelas [ ][kota], Jalan [ ] pada hari [ ], tanggal [ ] pukul [ ] WIB. Selanjutnya diberitahukan kepadanya bahwa ia dapat mengambil salinan surat gugatan di kepaniteraan Pengadilan Agama Kelas [ ][kota], dan atas gugatan tersebut ia dapat menjawab secara tertulis yang ditanda tangani olehnya sendiri atau kuasanya yang sah dan diajukan pada waktu persidangan tersebut diatas.

Tergugat, Jurusita,

[ ] [ ], S.H.

Konsultasikan Permasalahan Cerai Pada Justika

Untuk beberapa orang, cerai adalah solusi untuk permasalahan rumah tangga yang sudah tidak bisa dipertahankan. Namun terkadang dalam proses cerai juga bisa timbul beberapa masalah atau kebingungan yang lainnya. Untuk itu, Justika memiliki solusi untuk masalah atau kebingungan Anda terkait perceraian melalui laman ini.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.