Contoh gugatan harta gono gini – Biasanya yang menjadi permasalahan baru ketika suami istri bercerai selain hak asuh anak adalah pembagian harta gono gini. Harta gono gini ini sendiri mengenai bagaimana pembagian harta bersama. 

Harta gono gini merupakan harta yang memiliki nilai ekonomi yang terjadi pada saat masa pernikahan. Harta tersebut bisa berupa rumah, tanah, transportasi, tabungan, deposito, perhiasan dan yang lainnya. Hal ini juga termasuk semua jenis benda bergerak dan tidak bergerak. 

Syarat Mengajukan Gugatan Harta Gono Gini

Sebelum Anda mengetahui mengenai contoh gugatan harta gono gini, perlu tahu terlebih dulu mengenai persyaratan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat contoh gugatan harta gono gini di pengadilan negeri.

1. Akta perkawinan

2. Akta Perceraian

3. Putusan Perceraian dari Pengadilan

4. Bukti kepemilikan hata benda

5. KTP

6. Kartu Keluarga

7. Segala bukti hutang piutang yang dilakukan selama pernikahan dan 

8. Bukti yang lainnya yang menyatakan harta perkawinan

Beberapa persyaratan tersebut penting Anda gunakan jika ingin membuat contoh gugatan harta gono gini. 

Contoh Gugatan Harta Gono Gini

Agar Anda bisa membuat surat gugatan dengan baik berikut adalah contoh gugatan harta gono gini setelah putusan cerai dari persidangan. 

Jakarta, (tanggal pembuatan surat gugatan harta gono gini)

Kepada Yth,

Majelis Hakim Perkara Perdata Nomor xxx

Pengadilan Negeri (nama pengadilan negeri)

Di (lokasi pengadilan negeri)

Perihal: Gugatan Pembagian Harta Gono Gini atau Harta Bersama

Dengan Hormat,

Yang bertandatangan dibawah ini:

(nama advokat atau pengacara yang menangani kasus perceraian Anda) merupakan pengacara di (nama kantor pengacara) law firm yang bertempat di alamat (alamat kantor pengacara), berdasarkan atas surat kuasa khusus pada tanggal (terlampir), bertindak atas nama:

(Nama istri), Perempuan, (tempat dan tanggal lahir), (No KTP), (pekerjaan), (pendidikan terakhir), (agama), (alamat sesuai dengan KTP)

Untuk selanjutnya disebutkan sebagai…………………………….PENGGUGAT;

Dengan ini saya sebagai kuasa hukum Penggugat berniat untuk mengajukan gugatan pembagian harta gono gini terhadap:

(Nama suami), Laki-laki, (tempat dan tanggal lahir), (No KTP), (pekerjaan), (pendidikan terakhir), (agama), (alamat yang sesuai dengan KTP)

Untuk selanjutnya disebutkan sebagai…………………………….TERGUGAT.

Adapun beberapa permasalahan yang diajukan pada pihak tergugat adalah:

Pada bagian contoh gugatan harta gono gini di pengadilan agama ini akan dijelaskan mengenai hal apa saja yang menyebabkan kedua pasangan tersebut memutuskan untuk bercerai. 

Selain itu juga dijelaskan harta gono gini apa saja yang selama ini dibeli atau digunakan selama pernikahan atau sebelum bercerai. Besarnya dan banyaknya jumlah harta harus dijelaskan dengan rinci. 

Pada poin selanjutnya dari contoh surat gugatan harta gono gini ini adalah alasan mengapa gugatan tersebut diberikan pada tergugat. Misalnya karena tergugat tidak memiliki itikad baik untuk pembagian harta gono gini dan yang lainnya. 

Dibagian bawahnya lagi akan dijelaskan mengenai permohonan apa saja agar bisa dikabulkan oleh hakim mengenai lampiran harta gono gini. 

Contoh surat pembagian harta gono gini tersebut bisa Anda gunakan dengan baik untuk membantu melayangkan gugatan pada pihak tergugat. Contoh gugatan harta gono gini yang baik juga bisa membantu hakim agar lebih paham mengenai isi gugatan yang Anda ajukan. 

Baca juga:

Bingung Pembagian Harta Gono Gini? Konsultasikan Melalui Layanan Justika!

Pembagian harta gono gini memang menjadi masalah baru selain pembagian hak asuh anak ketika terjadi perceraian. Untuk itu Anda bisa berkonsultasi dengan advokat terpercaya dari Justika mengenai permasalahan harta gono gini. Termasuk untuk contoh gugatan harta gono gini. Guna mengatasi berbagai macam permasalahan lainnya yang berhubungan dengan perceraian, Anda bisa menemukan penyelesaiannya melalui laman ini.

Justika menyediakan layanan bagi Anda untuk mendapatkan nasihat hukum yang spesifik dengan para Mitra Advokat profesional, di antaranya:

Layanan Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau hanya dengan Rp. 30.000 saja menggunakan layanan konsultasi chat dari Justika. Kunjungi laman ini dan ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi. Tunggu sesaat dan sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Layanan Konsultasi via Telepon

Apabila fitur chat tidak mengakomodir kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi via telepon dari Justika. Dengan layanan ini, Anda bisa mengobrol dengan Mitra Konsultan Hukum dengan lebih mudah dan efektif melalui telepon selama 30 hanya dengan Rp. 350.000 atau Rp. 560.000 selama 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Layanan Konsultasi Tatap Muka

Ingin berdiskusi lebih lanjut? Tenang, Anda juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan para Mitra Advokat Justika secara lebih leluasa lewat layanan Konsultasi Tatap Muka. Hanya dengan Rp 2.200.000 saja, Anda sudah bisa bertemu secara langsung selama 2 jam untuk bertanya lebih dalam hingga menunjukkan dokumen-dokumen yang relevan untuk membantu permasalahan Anda


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.