Anda yang mau melakukan perceraian harus melewati proses dan urutan sidang perceraian terlebih dahulu. Belum banyak yang mengetahui prosesnya sehingga pada saat hari H nanti malah kebingungan. Jadi, pelajarilah seluruh proses di pengadilan agama itu hingga tuntas.

Ketika berada di pengadilan agama, yang kita tunggu hanyalah sebuah hasil proses persidangan. Apakah hasilnya akan menguntungkan buat kita, atau malah sebaliknya. Tetapi, hasil itu ada di akhir, sedangkan jauh sebelumnya, ada beberapa urutan yang dilewati.

Memang bukan sebuah kewajiban kita untuk mengetahui alur saat ingin tahu cara menceraikan istri nikah siri. Tetapi daripada menghabiskan waktu terlalu lama atau sudah ada janji yang nantinya tidak dapat ditepati, maka sebaiknya Anda tahu dulu segala prosesnya.

Saat ini juga sudah banyak instruksi yang tampak seperti panduan untuk mengikuti sidang putusan pengadilan agama. Tetapi yang paling penting, dari awal dan akhir ini adalah saat yang menegangkan sehingga saat pengajuan perceraian, tidak jadi orang yang heran.

Alur dan Urutan Sidang Perceraian

Sebelumnya mungkin Anda sudah paham betul soal cara isbat hukum nikah siri, hingga cara mengambil akta cerainya. Tetapi sebelum itu semua, Anda juga wajib mengetahui alur dalam sidang perceraian. Adapun urutan perceraian di pengadilan agama tersebut antara lain:

1. Sidang Kelengkapan Berkas

Langkah pertama adalah datang ke kantor agama bersama pasangan itu, dan akan dibawa ke ruangan untuk membahas soal berkas cara perceraian dan akhiri hubungan antar keduanya. Jika sudah lengkap, prosesnya baru bisa lanjut ke tahap berikut.

2. Proses Mediasi

Selanjutnya adalah upaya pemohon dan termohon untuk menempuh mediasi terlebih dahulu. Urutan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan untuk semua mengerti maksud dan tujuan pihak lain, dan ini juga diatur oleh PERMA.

3. Sidang Jawaban

Proses selanjutnya adalah pihak tergugat akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembelaan diri dari maksud dan tujuan yang telah disampaikan. Penyampaian ini harus disertai alasan cerai yang diterima hakim agar lancar.

4. Replik Penggugat atau Pemohon

Replik merupakan saat dimana penggugat dapat kembali menguatkan permohonan yang pada urutan sidang lalu disangkal oleh pihak tergugat. Replik ini ibaratnya sebagai saat dimana penggugat bisa mempertahankan argumennya.

5. Duplik Tergugat

Ketika sudah dibantah lagi argumennya, pihak tergugat bisa kembali berargumen. Sebelumnya, jika penggugat tidak bisa datang dan minta diwakilkan, argumen itu dapat dibantah oleh perwakilan itu dengan surat kuasa pengambilan akta cerai.

6. Sidang Pembuktian Surat dari Penggugat

Agar semuanya dapat jelas, maka harus ada bukti yang disampaikan. Dalam proses ini juga yang menentukan berapa lama proses perceraian karena bukti dari penggugat dan surat yang diajukan akan diperiksa dalam proses urutan sidang perceraian.

7. Sidang Pembuktian Surat dari Tergugat

Setelah bukti dan surat yang dikirimkan oleh penggugat itu diperiksa dan tidak ada indikasi kecurangan apapun, maka surat pembelaan diri dari tergugat juga akan diperiksa. Biasanya, isinya menyangkut penyangkalan dari gugatan penggugat.

8. Sidang Pembuktian Saksi Penggugat

Saksi juga akan dihadirkan dalam setiap kali persidangan. Saksi pertama yang akan diperiksa adalah saksi yang didatangkan oleh penggugat, dan jika perlu diwakilkan, jangan lupa cari contoh surat kuasa pengambilan akta cerai dengan penggugat.

9. Sidang Pembuktian Saksi Tergugat

Tergugat juga tentu saja tidak boleh diam saja untuk hindari segala fitnah atau yang lainnya. Urutan perceraian juga akan mendatangkan saksi yang tahu segala hal tentang tergugat agar argumen penggugat tidak dapat dibenarkan begitu saja.

10. Sidang Kesimpulan

Setelah semua proses pembuktian baik dari penggugat maupun tergugat disampaikan, para majelis hakim akan melakukan diskusi dan pembacaan kesimpulan atas semua yang telah di buktikan oleh saksi maupun surat yang diberikan oleh kedua pihak.

11. Pembacaan Keputusan

Datang pada tahap ini adalah pembacaan keputusan. Disini adalah momen dimana Anda dan pasangan resmi tidak terikat hubungan perkawinan. Hakim yang akan bacakan hasil ini, dan setelah itu anda selesaikan biaya pengambilan akta cerai.

Perceraian lagi-lagi bukan satu hal yang diharapkan. Tetapi jika sudah tidak bisa memaksakan hubungan, maka tidak salah untuk memiliki kebebasan itu. Namun, Anda juga sebaiknya tahu segala urutan sidang perceraian agar nantinya tidak bingung selesaikan masalah itu.

Permasalahan Perceraian Terselesaikan Dengan Bantuan Justika!

Perceraian menjadi solusi terakhir ketika seseorang sudah tidak bisa lagi mempertahankan rumah tangganya. Ada banyak latar belakang juga yang menyebabkan terjadinya perceraian. Hal ini juga berlaku untuk pernikahan siri. Untuk Anda yang sedang dalam situasi yang sama, kunjungi laman ini guna mendapatkan berbagai macam penyelesaian dari advokat terpercaya untuk kasus perceraian.

Konsultasikan Dengan Justika Mengenai Urutan Sidang Perceraian

Proses perceraian bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan karena perlu mengikuti beberapa prosedurnya. untuk itu, Justika menyediakan layanan bagi Anda untuk mendapatkan nasihat hukum yang spesifik dengan para Mitra Advokat profesional, di antaranya:

Layanan Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau hanya dengan Rp. 30.000 saja menggunakan layanan konsultasi chat dari Justika. Kunjungi laman ini dan ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi. Tunggu sesaat dan sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Layanan Konsultasi via Telepon

Apabila fitur chat tidak mengakomodir kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi via telepon dari Justika. Dengan layanan ini, Anda bisa mengobrol dengan Mitra Konsultan Hukum dengan lebih mudah dan efektif melalui telepon selama 30 hanya dengan rp. 350.000 atau Rp. 560.000 selama 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Layanan Konsultasi Tatap Muka

Ingin berdiskusi lebih lanjut? Tenang, Anda juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan para Mitra Advokat Justika secara lebih leluasa lewat layanan Konsultasi Tatap Muka. Adapun lama diskusi sekitar 2 jam hanya dengan Rp. 2.200.000 saja (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Dengan biaya tersebut, Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.