Pertanyaan

Saya masih bingung pengertian talak itu apa dan perbedaan talak 1, 2, dan 3. Boleh tolong jelaskan perbedaan ketiganya? Sebelumnya terima kasih.

Pengertian Talak Menurut Hukum Islam

Pengertian Talak adalah ikrar suami di hadapan Pengadilan Agama yang menjadi salah satu sebab putusnya perkawinan. Pengertian ini terdapat di dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Secara rinci, berdasarkan Pasal 129, Pasal 130, dan Pasal 131 Kompilasi Hukum Islam (KHI) pengertian talak adalah permohonan secara lisan maupun tertulis suami kepada Pengadilan Agama. Jadi, talak yang diakui secara hukum negara adalah yang dilakukan suami di Pengadilan Agama.

Talak yang dilakukan diluar Pengadilan Agama hanya sah menurut hukum agama saja seperti halnya hukum suami menawarkan cerai, tetapi tidak sah menurut hukum yang berlaku di negara Indonesia. Maka ikatan perkawinan antara suami-istri tersebut belum putus secara hukum.

Pengertian Talak Satu Dan Talak Dua

Talak satu dan Talak dua atau biasa juga di kenal dengan Sayuti Thalib memiliki pengertian yang berbeda dengan talak tiga. Dalam beberapa catatan khususnya yang terdapat dalam buku  Hukum Kekeluargaan Indonesia (hal. 100) talak satu dan dua merupakan talak yang masih di perbolehkan untuk pasangan suami istri tersebut untuk rujuk kembali tanpa harus melalui pernikahan ulang.

Dengan begitu, apabila suami tidak tahu hukum talak atau suami telah secara sengaja maupun tidak sengaja menjatuhkan talak satu atau talak dua, maka antara suami dan stri tersebut masih memiliki cara rujuk talak 1 atau kawin kembali dengan cara-cara tertentu. Untuk itu, talak satu dan dua juga kerap di sebut dengan sebutan talaq raj’i atau talak ruj’i, dimana pengertian dalam hal ini adalah talaq yang masih diperbolehkan untuk rujuk kembali.

Untuk aturan dan pengertian talak satu atau dua ini juga bisa di jumpai dalam peraturan yang di tata pada pasal118 Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam (“KHI”). Dalam pasal tersebut juga menyatakan jika Talak raj’i adalah talak kesatu atau kedua, dimana suami berhak rujuk dengan istri atau pasangan selama masih dalam masa iddah.

Untuk itu, talak satu dan talak dua tidak bisa membuat hubungan pernikahan di antara keduanya menjadi berakhir demikian begitu saja.

Pengertian Talak Tiga

Pengertian talak tiga adalah sebagai talak terakhir yang bisa menyebabkan seorang istri atau perempuan yang dijatuhkan talak 3 tersebut tidak halal lagi untuk di kawini sebelum wanita tersebut menikah dengan laki laki lain. Pengertian talak 3 ini juga tercantum dalam Al Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 230.

Lebih lanjut lagi, dalam menjatuhkan talak 3 kepada istri maka suami harus siap untuk pisah secara agama dengan istri tersebut. Pasangan suami istri juga tidak boleh tinggal serumah setelah talak 3 karena telah jatuh talak. Pasalnya, syarat rujuk setelah talak 3 diperlukan muhallil demi membuat istri yang telah di talak 3 sebelumnya dapat rujuk kembali sebagai istri sah suami tersebut.

Muhallil sendiri merupakan orang lain yang menghalalkan istri tersebut dan menikahkannya secara sah dan melakukan persyaratan serta rukun rukun dalam pernikahan. Setelah wanita tersebut bercerai dengan muhallil, barulan Anda sebagai suami terdahulunya bisa menikahkannya kembali sesuai syariat agama.

Talak 3 sendiri biasa disebut dengan talak ba’in kubra. Sebagai kesimpulan, talak tiga merupakan talak yang dapat membuat pasangan suami istri tidak dapat rujuk kembali kecuali terjadi pernikahan istri tersebut dengan muhallil yang di pilih.

Tata Cara Suami Melakukan Talak Satu dan Dua

Apabila suami yang ingin menceraikan istrinya dapat melakukan permohonan baik lisan maupun tertulis kepada Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal istri disertai dengan alasan. Setelah itu suami dapat meminta agar diadakan sidang.

Pengertian talak satu dan dua berbeda dengan talak tiga. Talak satu atau talak dua ini disebut juga talak raj’i atau talak ruj’i, yaitu talak yang masih bisa dirujuk. Dalam syariat Islam, talak raj’i terdiri dari beberapa bentuk, antara lain:

  • Talak satu atau talak dua dengan menggunakan pembayaran/tebusan (iwadl).
  • Talak satu, talak dua dengan tidak menggunakan iwadl juga bila istri belum digauli.

Apabila talak ini dilakukan oleh suami maka ia dan istri yang ditalaknya masih bisa rujuk atau kawin kembali dengan cara-cara tertentu selama masa iddah (masa tunggu). Masa iddah adalah waktu yang berlaku bagi seorang istri yang putus perkawinannya dari bekas suaminya. Selama masa ini istri tidak boleh menikah dengan laki-laki lain. Waktu tunggu bagi seorang janda ditentukan sebagai berikut:

  1. Apabila perkawinan putus karena kematian, walaupun qabla al dukhul (belum pernah melakukan hubungan suami dan istri), waktu tunggu ditetapkan 130 (seratus tiga puluh) hari.
  2. Apabila perkawinan putus karena perceraian waktu tunggunya selama 90 (sembilan puluh) hari.
  3. Apabila perkawinan putus karena perceraian ketika janda sedang hamil, waktu tunggu ditetapkan sampai melahirkan.
  4. Apabila perkawinan putus karena kematianketika janda sedang hamil, waktu tunggu ditetapkan sampai melahirkan.

Rujuk kembali yaitu adanya hubungan suami istri lagi antara seorang suami yang telah menjatuhkan talak kepada istrinya. Caranya dengan mengucapkan saja “saya kembali kepadamu” oleh si suami di hadapan dua orang saksi laki-laki yang adil. Sedangkan arti kawin kembali ialah kedua bekas suami dan istri memenuhi ketentuan seperti perkawinan biasa, yaitu ada akad nikah, saksi, dan lain-lainnya untuk menjadi suami istri kembali.

Baca juga: Apakah Talak 3 Bisa Dibatalkan?

Tata Cara Suami Melakukan Talak Tiga

Talak tiga membuat mantan istri menjadi tidak halal lagi bagi suami untuk dirujuk. Berdasarkan Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 230, apabila seorang suami telah menjatuhkan talak yang ketiga kepada istrinya, maka perempuan itu tidak halal lagi baginya untuk mengawininya sebelum perempuan itu kawin dengan laki-laki lain.

Selengkapnya bunyi Surat Al-Baqarah ayat 230:

“Jika dia menceraikan perempuannya (sesudah talak dua kali), maka tiadalah halal perempuan itu baginya, kecuali jika perempuan itu telah kawin dengan lelaki yang lain. Dan jika diceraikan pula oleh lelaki lain itu, tiada berdosa keduanya kalau keduanya rujuk kembali, jika keduanya menduga akan menegakkan batas-batas Allah. Demikian itulah batas-batas Allah, diterangkannya kepada kaum yang akan mengetahuinya.”

Hal ini menjelaskan bahwa setelah talak tiga, perlu orang yang menghalalkan (muhallil) untuk membolehkan kawin kembali antara pasangan suami isteri pertama. Hal ini berarti si istri harus kawin dahulu dengan seorang laki-laki lain dan telah melakukan persetubuhan dengan suaminya sebagai suatu hal yang merupakan inti perkawinan. Laki-laki lain itulah yang disebut muhallil. Jika pasangan suami istri ini bercerai pula, maka barulah pasangan suami istri semula dapat kawin kembali.

Talak tiga ini disebut juga dengan talak ba’in kubraa yang pengaturannya berdasarkan Pasal 120 KHI yang berbunyi:

“Talak ba’in kubraa adalah talak yang terjadi untuk ketiga kalinya. Talak jenis ini tidak dapat dirujuk dan tidak dapat dinikahkan kembali kecuali apabila pernikahan itu dilakukan setelah bekas istri menikah dengan orang lain dan kemudian terjadi perceraian ba’da al dukhul dan habis masa iddahnya.”

Bila mantan istri bercerai dengan suaminya lalu masa iddahnya selesai, maka mantan suami yang pertama dapat menikahi mantan istri kembali meskipun setelah talak tiga. Dalam syari’at Islam, tidak dibenarkan seorang mantan suami yang telah mentalak tiga istrinya membayar orang untuk menikahi lalu menceraikan mantan istrinya hanya agar istri kembali halal untuk dinikahi lagi.

Talak satu, dua, dan tiga dapat dijatuhkan secara berututan ataupun langsung talak tiga dalam satu kali pernyataan talak. Mengenai pernyataan talak yang langsung talak tiga, hingga kini masih menjadi perdebatan di kalangan ulama.

Contoh Kata-Kata Talak

1. Talak Tegas Dengan Makna Langsung

Jenis kata kata talak atau contoh ucapan talak suami ini biasanya di ucapkan dengan tegas tanpa adanya arti atau makna kiasan di dalamnya. Contoh kata talak berikut seperti:

  • “Kamu saya ceraikan.”
  • “Saya talak kamu.”
  • “Detik ini kamu bukanlah istriku lagi.”
  • “Mungkin Rumah tangga kita berakhir sampai di sini Saja”.

2. Talak Tersirat Dengan Kiasan

Umumnya kalimat yang digunakan untuk menalak istri seperti ini memiliki dua arti atau ambigu. Namun dalam islam, jika suami mengucapkan kalimat talak walau dengan multi tafsir tetap sah talak yang dijatuhkannya. Contoh kata kata talak kiasan dalam ucapan talak adalah:

  • “Kamu dapat Pulang Ke Rumah Orang Tua Mu”
  • “Tinggal Kan Aku Sebagai Suamimu”

Jika ucapan talak yang sah di atas telah di sebutkan oleh seorang suami, maka status pernikahan antara Anda dan suami sudah tergolong kedalam masa talak.

Permohonan Talak dengan Layanan Online di Justika

konsultasi proses perceraian

Di dalam pengaplikasian talak, Anda perlu mewaspadai syarat sah talak agar dapat terhindar dari kekeliruan dan proses permohonan dapat berjalan lancar. Untuk itu, Anda disarankan menggunakan layanan hukum yang menyediakan jasa permohonan talak, salah satunya melalui Justika.

Dengan menggunakan layanan talak melalui Justika, Anda akan dituntun menyampaikan alasan perceraian disertai dasar hukum agar dapat memberikan gambaran kepada hakim.

Justika juga memiliki layanan pembuatan Surat Gugatan Cerai yang cukup terjangkau mulai dari Rp 1.500.000 saja. Dengan menggunakan layanan pembuatan surat gugatan cerai melalui Justika, Anda bisa lebih mudah mendapatkan surat gugatan cerai tanpa bingung ketika mengurusnya sendiri.

Empat langkah mudah menggunakan layanan permohonan talak atau pembuatan surat gugatan cerai di Justika sebagai berikut:

  1. Buka layanan Pembuatan Surat Gugatan Cerai dari web brower Anda
  2. Klik tombol “Pesan Dokumen”
  3. Anda akan diarahkan menuju Whatsapp dan Admin kami akan membantu Anda untuk proses selanjutnya
  4. Setelah proses administrasi selesai, Mitra Advokat Justika akan mulai membantu permohonan talak Anda

Permohonan talak melalui layanan Justika akan memerlukan waktu 5 hari kerja dengan detail pengerjaan:

  • Hari ke-1
    Konsultasi Telepon dengan konsultan hukum, untuk menyampaikan kebutuhan Anda
  • Hari ke-3
    Dokumen draf pertama
  • Hari ke-4
    Masa pembahasan dokumen
  • Hari ke-5
    Dokumen draf final

Dengan ruang lingkup layanan:

  • Tiga kali maksimal pembuatan surat gugatan cerai dalam Bahasa Indonesia
  • Dua konsultasi telepon selama 15 menit
  • Pemeriksaan dan meneliti kembali seluruh dokumen yang terkait dengan perkara Anda
  • Mempersiapkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan proses penanganan dan penyelesaian perkara

Konsultasi Chat

Anda dapat berkonsultasi di Justika dengan mudah dan terjangkau menggunakan layanan Konsultasi via Chat dengan advokat berpengalaman hanya mulai dari Rp 30.000 saja.

Dengan harga tersebut Anda sudah bisa mendapatkan solusi permasalahan hukum Anda dengan cara menceritakan permasalahan yang dihadapi melalui kolom chat. Nantinya sistem akan mencari advokat guna membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Empat langkah mudah konsultasi via chat di Justika, sebagai berikut:

  1. Masuk ke layanan Konsultasi via Chat justika.com
  2. Ceritakan permasalahanan pernikahan Anda di kolom chat
  3. Lakukan pembayaran sesuai instruksi yang tersedia
  4. Dan, dalam 5 menit sistem akan mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan pernikahan Anda

Dengan begitu, Anda akan mendapat gambaran apakah talak itu diperlukan atau masih ada langkah hukum lain yang dapat dilakukan.


Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan Justika. Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah ini.