Perselingkuhan yang terjadi tidak bisa hanya dibuktikan berdasarkan asumsi saja. Harus ada bukti yang mendukung bahwa sudah terjadi perselingkuhan tersebut. Namun bagaimana cara membuktikan pasangan selingkuh di pengadilan?

Cara Membuktikan Pasangan Selingkuh di Pengadilan

Sebuah kasus pidana harus bisa dibuktikan dengan adanya alat bukti minimal 2 agar selanjutnya bisa diproses atau dilanjutkan proses pidananya. Dalam hal ini juga berlaku untuk tindak pidana perselingkuhan.

Jika hanya ada satu barang bukti, maka penyidikan akan dihentikan oleh penyidik. Kemudian untuk kasus perselingkuhan yang diajukan oleh suami atau istri berdasarkan KUHP Pasal 284. Maka yang mengadukan harus memberikan setidaknya 2 bukti kuat perselingkuhan yang sah.

1. Menggunakan bukti chat

Dalam cara membuktikan pasangan selingkuh di pengadilan dilakukan dengan satu alat bukti yang benar-benar menunjukkan bahwa yang diduga berselingkuh melakukan hubungan intim dengan orang lain yang bukan suami atau istrinya.

Hal ini juga nantinya menimbulkan pertanyaan mengenai apakah chat bisa dijadikan alat bukti perselingkuhan. Jika yang dijadikan alat bukti adalah chat yang mana masih belum bisa dikatakan dengan jelas sebagai bukti bahwa adanya hubungan intim, maka chat tersebut belum bisa dikatakan sebagai bukti yang sah.

Akan tetapi bukti percakapan tersebut bisa menjadi alat bukti yang sah ketika terdakwa mengakui perbuatan perselingkuhannya tersebut berdasarkan pasal 198 KUHAP. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa keterangan dari terdakwa merupakan semua pernyataan yang yang dijelaskan dan diberikan oleh terdakwa pada sidang mengenai apa yang sudah dilakukannya atau apa yang ia alami sendiri.

Sehingga cara membuktikan pasangan yang selingkuh di pengadilan agar bisa dilakukan proses pemidanaan harus ada alat bukti yang sah, walaupun menggunakan chat sebagai alat bukti.

2. Cek transaksi perbankannya

Pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memeriksa apakah suami atau istri Anda pernah melakukan mutasi rekening. Anda bisa menyimpan salinan atau foto dari transaksi tersebut agar bisa digunakan sebagai bukti.

3. Memanfaatkan teknologi

Cara mmebuktikan pasangan yang selingkuh selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi. Sekarang ini smartphone juga bisa digunakan sebagai alat untuk melacak atau mengumpulkan bukti. Bahkan untuk kasus perselingkuhan juga. Untuk itu Anda bisa memanfaatkannya guna mencari bukti kasus perselingkuhan.

4. Membuktikan apa yang dikatakannya

Perselingkuhan yang terjadi pastinya akan memungkinkan seseorang untuk melakukan sesuatu seperti membagi waktunya dengan selingkuhannya. Sehingga akan ada banyak alasan juga yang membuatnya jarang berada di rumah. Misalnya menggunakan alasan dinas ke luar kota. Untuk itu, Anda bisa mencoba untuk bertanya pada rekan kerjanya apakah benar sedang berdinas ke luar kota.

5. Saling bicara

Kecurigaan memang akan selalu timbul jika Anda merasa ada kasus perselingkuhan yang terjadi. Akan tetapi lebih baik jika Anda membicarakannya dengan baik bersama pasangan. Hal ini juga bisa dikatakan sebagia cara membuktikan pasangan yang selingkuh dengan bertanya secara langsung.

6. Mengubah kebiasaan

Kebiasaan baru mungkin bisa Anda lakukan untuk menciptakan rumah tangga yang lebih harmonis. Untuk pasangan yang setia, adanya perubahan tersebut biasanya tidak akan terlalu mengganggu. Namun berbeda dengan pasangan yang selingkuh akan merasa frustasi.

Untuk itu hal ini juga bisa menjadi alasan mengapa bukti perselingkuhan mesti disimpan karena sebagai bukti perselingkuhan yang sah dan bisa diajukan ke pengadilan.

Bisa dikatakan juga bahwa cara membuktikan pasangan selingkuh di pengadilan adalah dengan adanya putusan pidana yang berkekuatan hukum terlebih dulu. Anda harus melaporkan tindak perselingkuhan tersebut terlebih dulu sesuai yang sudah diatur dalam Pasal 284 KUHAP. Jika nantinya perselingkuhan tersebut terbukti, maka Anda bisa menggunakan bukti otentik dan putusan pidana tersebut sebagai dasar untuk melakukan gugatan cerai.

Apa Konsekuensi Melakukan Perselingkuhan Di Mata Hukum?

Jika berdasarkan Pasal 284 ayat 1 KUHAP, menjelaskan bahwa ancaman untuk kasus perselingkuhan adalah penjara maksimal 9 bulan yang mana:

  1. Seorang wanita yang sudah menikah yang melakukan gendak atau zina atau overspel padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku untuk nya.
  2. Seorang pria yang sudah menikah yang melakukan gendak atau zina atau overspel, padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku untuk nya.

Demikian adalah artikel mengenai cara membuktikan pasangan selingkuh di pengadilan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.