Menggunakan cara menagih hutang perusahaan ternyata efektif mengembalikan aset yang dipinjam. Baik dalam bentuk uang maupun berbagai barang berharga. Tapi Anda harus tahu mengenai apa saja ketentuan yang berlaku.

Sampai sekarang budaya di Indonesia memang masih memiliki sisi positif. Dalam kata lain bika memiliki pinjaman, maka selalu diselesaikan dengan baik. Bahkan tanpa harus melewati perselisihan atau jalur hukum.

Tapi kalau skalanya lebih besar yaitu pada perusahaan, mungkin caranya harus berbeda. Apalagi kita akan berhadapan dengan suatu badan atau organisasi. Perlu ada panduan dan tutorial khusus bila ingin menagihnya.

Terlebih bila ingin pinjamannya kembali, wajib tetap sesuai aturan dan syarat menagih hutang perusahaan. Banyak orang rela melakukan banyak hal bahkan kekerasan sekalipun. Tentu akibatnya malahan semakin memperburuk suasana saja.

Jadi, disarankan menggunakan latar belakang hukum agar tidak kalah saat berargumen. Ditambah pihak lainnya akan membayarkan pinjaman tersebut. Tidak akan mengelak ataupun menghilangkan beragam fakta penting.

Cara Menagih Hutang Perusahaan Terbaik

Bila Anda ingin segera melakukan penagihan pada debitur, pastinya tidak dapat dilakukan sendiri. Melainkan wajib ada bantuan tenaga ahli hukum atau advokat. Termasuk dalam kegiatan mediasi, pelaporan atau gugatan resmi.

1. Cari Advokat

Untuk cara menagih hutang perusahaan pertama pastinya dengan cari advokat. Kita sudah memahami advokat merupakan ahli hukum atau pengacara. Mereka memahami betul mengenai duduk perkara hukum penagihan pinjaman.

Apalagi jika disini kreditur sudah memiliki maksud baik menyelesaikan masalah tanpa kekerasan. Begitu juga tanpa ada ancaman dan jenis aktivitas negatif lainnya. Melainkan resmi akan mengikuti prosedur hukum saja.

Ternyata advokat efektif dijadikan sebagai cara menagih hutang perusahaan paling maksimal. Hal ini disebabkan dia bakal membantu kita untuk membela diri. Termasuk mencari kelemahan debitur agar kalah pada pengadilan.

Selain itu advokat juga sangat pandai untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Begitu juga memperbaiki apabila ada dokumen rusak. Dia secara detail akan mendampingi Anda sehingga kemenangan pada gugatan terjadi.

2. Melakukan Mediasi

Meski sudah memiliki advokat, sebenarnya tidak perlu langsung melakukan gugatan atau laporan. Melainkan melakukan mediasi adalah cara menagih hutang perusahaan yang dapat diambil. Tentu dengan kesepakatan semua pihak.

Pada mediasi tentu akan dibicarakan mengenai apa masalah yang sedang terjadi. Disini Anda akan langsung ditemani advokat untuk membantu menyampaikan masalah. Terutama apa yang diinginkan sebagai kreditur.

Umumnya kalau mediasi dalam cara menagih hutang perusahaan berhasil, maka tidak perlu melaporkan pada pengadilan. Tapi kalau ternyata setelah diberi keringanan menolak membayar, baru kemudian langkah selanjutnya dilakukan.

Sebenarnya setiap mediasi memang ditujukan untuk kebaikan antara debitur maupun kreditur. Tapi seringkali memang ada salah satu pihak merasa dirugikan. Tidak heran pengadilan hukum merupakan jalan keluarnya.

3. Membuat Laporan Resmi

Kalau cara menagih hutang perusahaan dengan mediasi dipastikan gagal total, maka tidak berhenti disana. Melainkan langkah selanjutnya yang akan kita ambil termasuk keras. Apalagi Anda harus membuat laporan resmi.

Wajib diketahui kalau masalah ini tergolong sebagai perdata dan masuk pasal 372 KUHP. Termasuk pasal 378 KUHP bila ternyata ada unsur penipuan. Nantinya debitur pastinya akan membayarkan kesalahannya lebih berat.

Untuk cara menagih hutang perusahaan bisa terlebih dahulu melalui kepolisian. Hal ini sebagai langkah terakhir sebelum menuju pengadilan. Saat sudah ke polisi, mediasi lanjutan umumnya akan dilakukan lagi.

Tentu dengan tujuan agar debitur segera membayar sehingga tidak terkena pasal penggelapan atau penipuan. Hal ini juga terdapat pada contoh surat penagihan hutang perusahaan. Bisa dijadikan untuk contoh pembuatan surat.

4. Mengajukan Gugatan

Kalau sudah melalui mediasi polisi dan kembali gagal, cara menagih hutang perusahaan lainnya adalah mengajukan gugatan. Tentu secara resmi juga terutama langsung pada Pengadilan. Hal ini akan dibantu oleh advokat.

Bila memakai cara ini, bisa dibilang paling efektif menuntut pengembalian pinjaman dalam jumlah apapun. Terutama karena melalui persidangan sehingga ditemukan banyak fakta. Tentu saja yang menuntut debitur segera melunasi hutangnya.

Sebelumnya harus diketahui cara menagih hutang perusahaan ini tidaklah mudah. Melainkan paling lama mencapai 5 bulan, setidaknya menurut MA No. 4 Tahun 2014. Jadi, harus menyiapkan waktu dan tenaga persidangan.

Apalagi nantinya persidangan akan mencari tahu beragam fakta dari debitur. Termasuk apa saja aset yang bisa disita jika tidak dapat melunasi pinjaman. Jadi, dipastikan semua hutang harus dikembalikan.

Pastikan untuk selalu menggunakan langkah sesuai hukum agar tidak menyalahi aturan. Termasuk supaya pihak yang ditagih bisa segera membayarkan hutang tersebut. Apalagi dengan tujuan cara menagih hutang perusahaan hasilnya positif.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.