Follow up adalah hal yang penting untuk semua perusahaan sebagai bentuk usaha agar bisnis bisa tetap berkembang. Dalam kata lain, follow up ini menjadi hal yang penting untuk kemajuan dari bisnis yang sedang dijalankan.

Walaupun begitu, masih banyak orang yang belum paham dengan baik mengenai artian follow up ini.

Apa Itu Follow Up?

Follow up adalah kata yang berasal dari Bahasa Inggris yang artinya tindak lanjut. Jika diterapkan dalam hal bisnis, maka follow up adalah menindaklanjuti suatu aktivitas tertentu yang berhubungan dengan bisnis dan sudah pernah dilakukan. Dalam kata lain, follow up adalah langkah yang dilakukan dan diambil setelah memperkenalkan produk pada orang lain.

Dalam proses pengenalan produk atau jasa yang ditawarkan pada orang akan dilanjutkan dengan tindak lanjut dari orang lain. Kegiatan tindak lanjut dari orang lain yang Anda lakukan ini nantinya memiliki arti follow up.

Tujuan dari follow up ini sendiri sebagai bentuk untuk mengetahui responnya pada penawaran Anda. Adanya tindak lanjut ini menjadi hal yang bagus untuk membantu agar produk atau jasa yang ditawarkan bisa tepat sasaran. Jadi menjadi hal yang biasa ketika Anda menanyakan atau menindaklanjuti terkait produk atau jasa pada konsumen.

Manfaat Melakukan follow up

Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan terutama dalam segi bisnis ketika Anda melakukan follow up.

1.  Memberikan tambahan informasi baru pada konsumen

Dengan melakukan follow up ini, Anda bisa memastikan apakah konsumen sudah mendapatkan informasi terbaru mengenai produk atau jasa tersebut. Contohnya seperti tips and trick, produk yang baru dan berbagai macam informasi lainnya yang berkaitan dengan produk atau jasa.

Ketika calon konsumen memberikan informasi terkini berkenaan dengan produk, maka diharapkan calon konsumen tersebut akan tertarik dengan produk Anda. Tujuan akhirnya diharapkan konsumen akan melakukan transaksi pembelian.

2.      Membantu meningkatkan penjualan perusahaan

Manfaat melakukan follow up adalah peningkatan dalam hal penjualan produk atau jasa perusahaan. Tujuan utama dari pemasaran pastinya adalah untuk meningkatkan penjualan. Selain untuk pelanggan setia, Anda juga bisa membuka peluang bisnis untuk calon konsumen baru.

3.      Hubungan dengan konsumen yang tetap terjaga

Mungkin banyak mengira bahwa tujuan follow up adalah untuk membujuk calon pembeli agar membeli produk yang ditawarkan. Namun follow up ini juga sebagai bentuk untuk membangun hubungan yang baik secara tidak langsung antara perusahaan dengan calon konsumen.

Dengan adanya hubungan yang baik, secara tidak langsung juga akan membantu untuk mendapatkan kepercayaan dari calon konsumen. Ketika tingkat kepercayaan konsumen sudah meningkat, maka akan lebih mudah juga bagi Anda untuk menawarkan produk atau jasa tersebut.

4.      Hubungan bisnis yang terbangun dalam jangka panjang

Hubungan bisnis yang sudah dibangun antara konsumen dengan Anda bisa sebagai bentuk bisnis dalam jangka panjang. Hubungan jangka panjang tersebut akan lebih memungkinkan Anda lebih mudah ketika ingin melakukan promosi jenis produk lainnya.

5.      Membantu mengingatkan konsumen dengan produk

Follow up adalah kegiatan yang dilakukan ketika Anda sudah melakukan pemasaran. Kegiatan ini secara langsung juga sebagai bentuk pengingat pada konsumen. Ketika konsumen belum melakukan transaksi, mungkin mereka membutuhkan waktu untuk mempertimbangkannya. Ketika Anda melakukan follow up, maka akan membantu memberikan informasi tambahan yang penting sehingga konsumen bisa lebih yakin untuk melakukan transaksi.

Langkah Melakukan Follow Up

1.      Menggunakan sms

Anda bisa menanyakan atau menindaklanjuti mengenai produk atau jasa yang sudah ditawarkan pada konsumen menggunakan sms. Untuk beberapa orang, penggunaan sms ini akan lebih nyaman atau tidak mengganggu konsumen. Anda dan juga konsumen bisa saling berkirim pesan sesuai keinginan.

Namun sekarang ini juga sudah mulai banyak orang yang mengabaikan sms. Hal ini membuat banyak juga yang beralih menggunakan fitur chat yang lebih terhubung dengan internet.

2.      Telepon

Follow up adalah hal yang cukup membutuhkan banyak waktu karena Anda harus menghubungi klien satu persatu. Untuk itu dibutuhkanlah media komunikasi yang efektif. Contohnya dengan menggunakan telepon. Selain menggunakan sms atau chat, telepon juga bisa Anda gunakan untuk melakukan follow up dengan klien.

Dengan menggunakan telepon ini, Anda bisa lebih mudah untuk menanyakan secara langsung dengan klien. Jadi Anda bisa lebih cepat mendapatkan jawaban atau respons dari klien. Follow up adalah kegiatan yang dilakukan juga untuk memberikan informasi tambahan pada klien. Melalui telepon, penyampaian informasi tersebut akan lebih mudah disampaikan.

3.      Email

Sama halnya dengan chat, dimana Anda juga bisa melakukan tindak lanjut melalui email. Akan tetapi fitur ini dirasa kurang populer digunakan untuk sebagian orang. Bahkan banyak juga orang yang kurang memperhatikan email yang masuk. Sehingga terkadang follow up melalui email akan dirasa kurang efektif untuk mendapatkan respon dengan cepat.

4.      Bertemu secara langsung

Follow up adalah kegiatan yang dilakukan guna mencari tahu hasil pemasaran yang sebelumnya sudah dilakukan. Untuk itu penting juga mendapatkan respons atau balasan pada klien. Cara yang cukup efektif untuk melakukan follow up adalah dengan bertemu secara langsung.

Dengan melakukan follow up secara langsung Anda juga bisa memberikan penawaran lainnya atau memberikan tambahan informasi yang lebih rinci. Anda juga bisa membicarakan lebih banyak hal dengan santai. Dari sisi konsumen sendiri juga mengurangi anggapan bahwa follow up adalah hal yang dilakukan untuk memaksa konsumen.

Follow up adalah hal yang penting dilakukan pada sebuah bisnis agar pemasaran yang sudah dilakukan sebelumnya bisa memberikan hasil yang bagus dimana membantu untuk peningkatan penjualan perusahaan.

Baca juga: Dijamin Mudah, Ini 5 Cara Membuat Kontrak Kerja Sama

Layanan Justika Untuk Membantu Permasalahan Hukum

Ketika Anda memiliki permasalahan hukum yang berhubungan dengan tindak lanjut pada klien, maka Anda bisa mendiskusikannya dengan 3 layanan Justika.

Layanan Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau menggunakan layanan konsultasi chat dari Justika. Kunjungi laman ini, kemudian ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Langkah selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang tersedia. Kemudian  sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Layanan Konsultasi via Telepon

Apabila fitur chat tidak mengakomodir kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi via telepon dari Justika. Dengan layanan ini, Anda bisa mengobrol dengan Mitra Konsultan Hukum secara mudah dan efektif melalui telepon selama 30 atau 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Layanan Konsultasi Tatap Muka

Selain telepon dan chat, Anda juga dapat berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung dengan para Mitra Advokat Justika secara lebih leluasa lewat layanan konsultasi tatap muka. Lama diskusi sekitar 2 jam (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Selama pertemuan, Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.