Sekarang kasus penipuan yang menyertakan link memang banyak. Maka dari itu, cek website penipuan itu perlu, agar tidak terjebak sebagai korban. Salah satu contohnya, ketika Anda mendapatkan pesan SMS atau WhatsApp yang mengatakan menang undian.

Apalagi jika mereka membawa nama perusahaan besar, jangan langsung mudah percaya. Biasanya para orang tua yang baru memegang ponsel, sangat sering terperangkap pada penipuan menggunakan KTP orang lain.

Bagi Anda yang peduli dengan saudara dan keluarga, awasi mereka jika belum begitu tahu. Sebab, cara cek website yang ilegal tidak semua orang bisa. Untuk bisa mempelajarinya, simak penjelasan berikut.

Tujuan Penipu Membuat Website Palsu

Melakukan cek website penipuan tidaklah sulit, itu cukup mudah dipelajari. Lebih baik mencegah daripada harus menerima resiko sebagai korban dari penipuan. Sebab, sudah banyak orang terkena scam.

Scam atau pencurian itu tidak hanya dari uang saja, tapi identitas juga demikian. Mereka bisa menjual data diri Anda, kemudian digunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Nantinya, Anda sendiri yang terkena dampaknya.

Sama seperti yang baru-baru ini terjadi, yaitu penipuan investasi online. Mereka sengaja membuat website, demi meyakinkan para korbannya. Ternyata modal yang ditanamkan sama sekali tidak diolah, melainkan langsung hilang begitu saja.

Demikian juga terjadi pada kasus penipuan berkedok hadiah. Salah satu tujuan penipu membuat website palsu, untuk menyaring data para calon korbannya. Kinerjanya seperti ini.

Misalnya, Anda mendapat sebuah pesan menang hadiah. Syaratnya untuk mengklik link terkait. Karena penasaran, tanpa cek website penipuan, langsung saja mengisi data di sana.

Hati-hati jika disuruh untuk selfie dengan KTP. Selain wajah Anda sekarang yang terlihat, KTP juga terancam akan diambil data-datanya.

Kemudian, jika sang korban telah berhasil memasukkan data, bisa digunakan untuk didaftarkan diri pada bank, mengambil dana di kartu kredit, uang digital dan juga akun pay later.

Paling parahnya, malah daftar ke pinjaman online. Karena menggunakan data diri Anda sendiri, nanti bisa jadi korban penipuan pinjaman online yang bunganya sangat besar. Jika tidak mau bayar, ancamannya sangat serius.

Memang sangat perlu sekali untuk cek website penipuan agar tidak mengalami kejadian seperti di atas. Waspada dan selektif dalam menyaring informasi memang penting guna menghindari penipuan semacam itu.

Cara Cek Website Penipuan Agar Tidak Menjadi Korban

Kinerjanya memang terkesan sederhana dan mudah sekali untuk diketahui bahwa hal tersebut termasuk penipuan. Tapi masih saja ada yang tergoda mengikuti alur penipu tersebut karena belum bisa cek website penipuan.

Indonesia memang tingkat kemajuan teknologinya sudah sangat bagus. Tapi, masih banyak orang yang belum melek teknologi. Akibatnya, penyaringan informasi masih sangat minim.

Berita hoax saja masih banyak orang percaya dan tersebar di grup-grup WhatsApp. Tidak heran, jika ada penipuan lelang Instagram, dengan embel-embel amal akan ada banyak orang mengikutinya.

Mulai sekarang, pintar-pintarlah dengan kasus seperti ini. Bila mendapatkan link mencurigakan, ada cara untuk mengeceknya untuk mengetahui apakah websitenya palsu atau asli.

Pertama, harus mengecek dulu urlnya. Untuk yang asli, lebih aman menggunakan tag HTTPS. Itu berarti sudah secure atau aman dibandingkan dengan HTTP saja. Lihat juga nama domainnya. Harus terlihat resmi tanpa ada simbol aneh.

Kedua, untuk cek website penipuan lihat tanda gemboknya. Website penipu jelas tidak ada tanda gemboknya serta warnanya bahkan merah karena tidak aman.

Kemudian, biasanya ada banyak iklan yang sangat mengganggu dari situs perjudian atau bahkan dari website dewasa yang harusnya tidak ada kaitannya dengan perusahaan tersebut.

Coba untuk bisa cek website penipuan lebih detail lagi, pergi saja ke www.whois.net nanti akan tahu siapa pemilik dari situs tersebut. Dibuatnya di mana, juga akan tercantum di dalamnya.

Selain itu, dengan platform who is juga bisa mengecek berapa umur dari situs tersebut. Jika penipu, biasanya membuatnya secara mendadak sehingga umurnya masih sangat singkat.

Lalu yang terakhir, untuk lebih meyakinkan lagi, langsung saja gunakan fitur Google Transparency Report. Salin url terkait ke fitur tersebut untuk mengecek statusnya, aman atau tidak.

Memang penawaran yang biasanya dilakukan oleh para penipu memang sangat menarik. Namun, godaan tersebut akan menjadi bencana bila Anda mau menerimanya. Dengan mengetahui cek website penipuan, diharapkan Anda dan keluarga tidak mudah tertipu.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.