Tidak akan ada seseorang yang menginginkan sebuah perceraian. Namun, nyatanya perceraian menjadi sebuah jalan yang kerap ditempuh oleh beberapa suami-istri karena beberapa alasan tertentu yang mengakibatkan hal itu menjadi satu-satunya jalan penyelesaian dari hubungan pernikahan.

Tidak jarang ditemukan beberapa kejadian dimana suami istri yang telah bercerai kembali lagi dalam ikatan pernikahan. Tentunya terdapat syarat menikah lagi setelah bercerai agar pernikahan tersebut sah baik dimata agama dan negara.

Syarat menikah lagi setelah bercerai dapat ditemukan pada beberapa ketentuan yang mengaturnya. Sehingga, Anda dapat memahami lebih dalam mengenai syarat menikah lagi setelah bercerai.

Hukum Menikah Lagi Setelah Cerai

Berdasarkan ketentuan hukum Islam, syarat menikah lagi setelah bercerai adalah pihak suami hanya perlu mengucapkan kata-kata bahwa yang bersangkutan kembali untuk bersama dengan sang istri. Hal yang patut menjadi perhatian yaitu setelah suami menjatuhkan talak pertama maka yang bersangkutan harus rujuk sebelum istri melewati masa iddah (haid tiga kali). Jika ketentuan ini luput maka suami memiliki syarat menikah lagi setelah bercerai dengan menikahi sang istri layaknya pertama kali.

Syarat Rujuk Setelah Bercerai

Rujuk menjadi jalan untuk kembalinya pasangan suami-istri untuk menjalin pernikahannya kembali setelah adanya perceraian. Hal ini termasuk salah satu syarat menikah lagi setelah bercerai yang harus dilalui oleh pasangan suami-istri yang akan rujuk. Perlu diketahui rujuk dipengaruhi oleh jenis talak yang dilakukan oleh sang suami. Berikut akan dijabarkan lebih lanjut.

1. Talak Raj’i

Dimana suami berhak rujuk dengan istri selama dalam masa iddah. Talak raj’i sendiri adalah talak kesatu atau kedua;

2. Talak Ba’in Shugraa,

Pada jenis talak ini hak untuk rujuk dicabut tetapi diperbolehkan melangsungkan akad nikah baru dengan mantan suami tersebut meskipun dalam masa iddah. Talak jenis ini salah satunya adalah talak yang dijatuhkan oleh Pengadilan Agama;

3. Talak Ba’in Kubraa

Dimana talak ini berupa talak yang telah jatuh selama tiga kali sehingga mengakibatkan tidak dapat dilakukannya rujuk atau menikah kembali. Mantan suami-istri ini haruslah menunggu hingga istri menikah dengan orang lain lalu keduanya bercerai baik dengan cerai mati atau cerai gugat, barulah istri memenuhi syarat menikah lagi dengan mantan suami.

Ketiga poin inilah yang menjadi salah satu dari sekian syarat menikah lagi setelah bercerai. Sehingga, dapat dikatakan rujuk diantara suami-istri masih dimungkinkan hanya saja perlu ditelaah lebih dahulu mengenai talak yang dijatuhkannya. Jika telah diketahui secara saksama syarat menikah lagi setelah bercerai dapat terpenuhi.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Cerai Gratis dan Mudah 2021

Cara Rujuk Setelah Resmi Bercerai di Pengadilan Agama

Rujuk yang dilakukan setelah bercerai di Pengadilan Agama masih dapat dilakukan. Terdapat mekanisme yang harus dilakukan oleh mantan suami-istri. Ketentuan ini menjadi salah satu syarat menikah lagi setelah bercerai. Tata cara yang akan dijabarkan tidak begitu merepotkan, karena jika tidak dilakukan maka syarat menikah lagi setelah bercerai menjadi tidak sah. Berikut tata cara rujuk setelah resmi bercerai di Pengadilan Agama.

  • Mantan suami-istri menuju ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk bertemu pegawai pencatat nikah untuk diucapkannya ikrar rujuk yang nantinya akan didaftarkan ke sebuah buku khusus mengenai peristiwa rujuk;
  • Jika langkah pertama telah dilakukan, mantan suami-istri yang telah rujuk menyambangi Pengadilan Agama yang dahulu melakukan sidang perceraian atas pasangan yang bersangkutan. Pengadilan Agama menjadi tujuan berikutnya agar kedua pasangan dapat mengambil buku nikah yang pada saat sidang perceraian diambil oleh majelis hakim. Pasangan ini diharuskan menunjukkan buku daftar rujuk sebagai bukti bahwa mereka telah rujuk di KUA.

Syarat menikah lagi setelah bercerai perlu diketahui bagi para pasangan, meskipun perceraian kadang harus ditempuh tetapi jika telah terjadi proses damai di kedua belah pihak yakni suami dan istri maka untuk dilakukannya syarat menikah lagi setelah bercerai tidak mustahil. Ketentuan yang ada harus diperhatikan oleh Anda, karena menikah dan perceraian merupakan peristiwa penting yang diakui oleh negara.

Baca Juga:

Konsultasikan Melalui Justika Bila Membutuhkan Bantuan Mengenai Pernikahan

Jika Anda membutuhkan bantuan mengenai persyaratan menikah kembali setelah bercerai, jangan khawatir! Justika menyediakan layanan bagi Anda untuk mendapatkan nasihat hukum yang spesifik dengan para Mitra Advokat profesional, di antaranya:

Layanan Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau menggunakan layanan konsultasi chat dari Justika hanya dengan Rp. 30.000. Kunjungi laman ini dan ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi. Tunggu sesaat dan sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Layanan Konsultasi via Telepon

Apabila fitur chat tidak mengakomodir kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi via telepon dari Justika. Dengan layanan ini, Anda bisa mengobrol dengan Mitra Konsultan Hukum dengan lebih mudah dan efektif melalui telepon selama 30 dengan biaya Rp 350.000 saja atau 60 menit dengan harga Rp. 560.000 saja(sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Layanan Konsultasi Tatap Muka

Ingin berdiskusi lebih lanjut? Tenang, Anda juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan para Mitra Advokat Justika secara lebih leluasa lewat layanan Konsultasi Tatap Muka. Adapun lama diskusi sekitar 2 jam (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Selama pertemuan, Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan hanya dengan Rp 2.200.000 saja.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.