Sebelum mengajukan gugatan, Anda wajib tahu contoh surat izin cerai dari atasan untuk PNS aktif. Sebab, surat izin maupun keterangan dari atasan menjadi salah satu syarat untuk mengajukan cerai kepada suami maupun istri.

Tanpa surat izin yang dikeluarkan oleh atasan dari golongan Anda bekerja, maka seorang aparatur sipil Negara tidak diperbolehkan untuk mengurus pengajuan sidang cerai. Maka dari itu, ketahui tutorial cara mengurus surat izin cerai dari atasan.

Umumnya, ada beberapa syarat perceraian PNS yang harus dilengkapi oleh pemohon. Tujuannya agar mendapat surat izin dari atasan. Pasalnya, atasan tidak mungkin memberikan izin tanpa alasan yang masuk akal.

Untuk itu, Anda wajib memberitahukan kepada atasan dari tempat Anda bekerja agar proses pemberian surat izin tidak membutuhkan waktu lama. Apabila Anda telah mengantongi surat izin cerai, maka pemohon bisa mengikuti prosedur perceraian untuk seorang PNS.

Alasan Cerai Seorang PNS yang Diterima oleh Atasan

Untuk mendapat izin dari atasan, maka ada beberapa alasan yang menurut peraturan pemerintah dapat diterima. Sehingga, atasan memberikan izin kepada pegawai PNS untuk bercerai dengan suami atau istri.

Maka dari itu, ini dia beberapa jenis alasan yang diperbolehkan menurut peraturan pemerintah hingga mendapat izin dari atasan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Tidak Menyimpang dari Norma Agama dan Negara

Alasan pertama, penyebab perceraian tidak menyimpang dari norma agama dan Negara. Artinya, kedua pasangan sama-sama bercerai sesuai dengan kehendak masing-masing. Sehingga, anggota PNS akan mendapat izin dari atasan.

Oleh karena itu, Anda dapat melihat contoh surat izin cerai dari atasan untuk PNS aktif. Kemudian, surat tersebut dapat digunakan sebagai salah satu aturan perceraian PNS di pengadilan Agama sesuai dengan domisili Anda tinggal.

  1. Menjadi Korban Perselingkuhan

Alasan kedua, suami atau istri terbukti secara sah melakukan hubungan terlarang atau berzina. Hal tersebut harus dibuktikan secara hukum. Apabila terbukti secara sah dan meyakinkan, maka suami yang bekerja sebagai PNS diperbolehkan untuk tidak memberikan sebagian gaji kepada mantan istri.

  1. Menjadi Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga

Alasan ketiga, suami atau istri terbukti secara sah melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT hingga menyebabkan trauma fisik. Jika Anda seorang suami, maka hak istri yang menggugat cerai suami PNS dapat Anda abaikan.

Hal ini juga telah sesuai dengan peraturan pemerintah yang mengatur tentang kepegawaian sipil atau PNS. Akan tetapi, Anda harus membuktikan secara hukum jika menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Contoh Surat Izin Cerai dari Atasan untuk PNS Aktif

Apabila Anda bingung untuk membuat surat izin atau keterangan cerai kepada atasan, maka kami berikan beberapa contoh yang dapat ditiru. Meskipun contohnya berbeda-beda, setidaknya ada beberapa rekomendasi struktur surat izin yang dapat Anda ajukan kepada atasan. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

SURAT REKOMENDASI CERAI DARI ATASAN

GRESIK
Saya yang bertandatangan dibawah ini selaku pemohon :

Nama Lengkap :
NIP/Nomor identitas :
Pangkat/Gol.Ruang :
Jabatan Pekerjaan :
Satuan Organisasi :
Tanggal Lahir :
Agama/Kepercayaan :
Alamat Lengkap :

Dengan ini mengajukan permintaan agar saya selaku pemohon dapat diizinkan untuk mengajukan perceraian dengan istri/suami …… saya ….

Nama Lengkap :
NIP/Nomor Identitas :
Pangkat/Golongan :
Jabatan/Pekerjaan :
Agama/Kepercayaan :
Alamat Lengkap :
Adapun alasan yang mendasari permintaan izin untuk mengajukan gugatan perceraian adalah

………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………
………………………………………………………………………..
Sebagai bahan pertimbangan atasan, maka saya selaku pemohon juga melampirkan beberapa dokumen sebagai berikut:

……………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………..

Demikian surat permintaan izin ini saya buat dengan sesungguhnya dan agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Hormat Saya

Pemohon yang mengajukan izin

Download PDF Download DOC

Setiap pegawai negeri sipil atau PNS aktif wajib mengurus surat izin cerai kepada atasan. Setelah surat tersebut disetujui, maka Anda dapat melangsungkan gugatan ke pengadilan Agama. Maka dari itu, ketahui terlebih dahulu contoh surat izin cerai dari atasan untuk PNS aktif.

Layanan Justika Untuk Membantu Persoalan Hukum

Perceraian yang dilakukan oleh PNS perlu diikuti dengan surat izin dari atasan. Untuk itu Anda bisa bertanya pada mitra advokat Justika yang berpengalaman lebih dari 5 tahun. Jika Anda memiliki persoalan hukum yang ingin ditangani selain proses perubahan nama, Justika siap membantu dengan beberapa layanan berbayar berikut:

Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau hanya dengan Rp. 30.000 saja menggunakan layanan Konsultasi Chat dari Justika. Anda hanya perlu ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Langkah selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang tersedia. Kemudian  sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Konsultasi via Telepon

Dengan konsultasi via telepon, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan Mitra Konsultan Hukum secara mudah dan efektif melalui telepon selama 30 menit hanya dengan Rp. 350.000 atau Rp. 560.000 saja selama 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Konsultasi Tatap Muka

Sementara melalui Konsultasi Tatap Muka, Anda akan mendapatkan layanan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Mitra Advokat Justika selama 2 jam hanya dengan Rp. 2.200.000 saja (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Dengan biaya tersebut, Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.