Alasan gugat cerai tidak dikabulkan – Banyak yang masih belum tahu bahwa gugatan cerai bisa saja tidak dikabulkan oleh hakim. Tentunya ada beberapa alasan gugat cerai tidak dikabulkan. Ada beberapa hal yang melandasi seorang hakim untuk memutuskan atau menolak gugatan yang diajukan oleh penggugat.

Gugatan cerai yang disampaikan harus fokus pada alasan yang membuat seseorang mengajukan gugatan cerai. Jadi bukan karena permasalahan rumah tangga yang rumit. Jika menurut Undang-Undang Pasal 19 PP Nomor.9 Tahun 1975 ada beberapa alasan yang bisa memperlancar gugatan cerai Anda. Namun perlu diperhatikan bahwa proses ditolaknya gugatan cerai saat dimulai proses persidangan perceraian dimana pada proses ini mulai mempertimbangkan fakta-fakta yang ada.

Hal yang Bisa Memperlancar Gugatan Cerai

1.   Salah satu pihak melakukan Zina

Dalam agama, perbuatan zina sudah pasti hal yang dilarang. Terutama jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang yang sudah menikah. Hakim akan memberikan perhatian khusus jika alasan yang mendasari gugatan cerai adalah salah satu pasangan yang berzina. 

Selain itu, alasan lainnya yang membuat gugatan cerai lebih mudah dikabulkan adalah ketika salah satu pihak menjadi seorang pemadat, penjudi dan pemabuk. Namun alasan gugatan cerai ditolak juga bisa terjadi ketika tidak adanya bukti yang kuat bahwa salah satu pihak melakukan zina. 

2.  Saling berselisih dan tidak ada harapan untuk rujuk

Alasan yang paling mudah untuk dikabulkan adalah ketika suami dan istri saling berselisih dan sudah tidak ada harapan untuk rujuk kembali. Hubungan yang kurang sehat ini selain berdampak pada pasangan juga bisa berdampak pada anak-anaknya. Jadi alasan ini bisa menjadi peluang tinggi agar gugatan perceraian dikabulkan oleh hakim. 

Namun alasan gugat cerai tidak dikabulkan ketika tidak ada saksi yang kuat yang membantu menguatkan bahwa keduanya saling berselisih.

3.  Salah satu pihak mendapatkan hukuman penjara 5 tahun

Sebagai seorang pasangan suami istri, keduanya harus saling melengkapi dan mendampingi. Salah satunya ketika pihak istri atau suami menjalani hukuman penjara. Akan tetapi jika hukuman penjara hingga 5 tahun, maka salah satunya berhak untuk mengajukan gugatan cerai atau menceraikannya. 

Namun gugatan cerai dengan alasan ini juga harus diperhitungkan dengan alasan yang lainnya. 

4.  Kekerasan dalam rumah tangga

Kebanyakan kasus kekerasan dalam rumah tangga memang menjadikan perempuan sebagai korbannya, dalam hal ini adalah istri yang menjadi korban. Walaupun memang ada juga dimana pihak suami yang menjadi korban. 

Kekerasan dalam rumah tangga bisa menjadi alasan untuk seseorang mengajukan gugatan cerai. Bahkan jika sudah termasuk ke dalam tindakan penganiayaan, maka juga bisa menyebabkan ancaman hukuman untuk pelakunya. Kekerasan rumah tangga ini sudah menjadi alasan yang kuat untuk seseorang mengajukan gugatan perceraian. Anda mencari tahu cara membuat surat cerai sendiri untuk kemudian dilayangkan pada Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri.

5. Meninggalkan pihak lain lebih dari 2 tahun

Seorang suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah pada anak dan istrinya. Sedangkan seorang istri wajib untuk selalu mendampingi suaminya. Akan tetapi jika ada salah satu pihak yang meninggalkan istri atau suami dalam jangka waktu 2 tahun lebih dan tidak

melakukan izin, maka pihak yang ditinggalkan tersebut berhak untuk mengajukan cerai. 

Cara memenangkan gugatan cerai istri adalah ketika tidak ada saksi atau bukti yang kuat untuk mendasari dalil perceraian tersebut. Alasan gugat cerai tidak dikabulkan dengan alasan ini juga jika tidak ada saksi yang kuat walaupun memiliki bukti surat

6.  Salah satu pihak cacat badan

Jika salah satu pihak cacat badan atau penyakit dimana menyebabkan ia tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai istri atau suami, maka salah satunya berhak untuk mengajukan gugatan cerai. 

Alasan Gugat Cerai Tidak Dikabulkan

Gugatan cerai timbul karena adanya masalah yang mendasari kehidupan rumah tangga sebuah pasangan. Namun tidak semua alasan bisa dikabulkan oleh hakim. Ada alasan gugatan cerai tidak dikabulkan karena tidak ada bukti yang kuat yang mendasari alasan oleh pihak penggugat. Berarti alasan yang diberikan untuk gugatan cerai tersebut tidak sesuai atau tidak memiliki bukti yang kuat sehingga alasan gugat cerai tidak dikabulkan. 

Hakim sendiri memiliki landasan hukum berdasarkan Pasal 22 ayat 2 PP Nomor 9 Tahun 1975 yang mendasari alasan gugat cerai tidak dikabulkan.

Selain itu perceraian juga dianggap tidak sah atau menjadi alasan gugat cerai tidak dikabulkan ketika dilakukan di luar persidangan. 

Beberapa alasan diatas sudah bisa menjadi alasan seseorang untuk mengajukan gugatan cerai. Ada banyak contoh gugatan cerai yang baik dan benar sehingga bisa Anda gunakan untuk melayangkan gugatan cerai. Akan tetapi perlu diketahui juga bahwa ada alasan gugat cerai tidak dikabulkan hakim karena tidak ada bukti kuat dari pihak penggugat. Selain itu hasil dari alasan gugat cerai tidak dikabulkan juga sebagai bentuk untuk menyelamatkan pernikahan.

Pada dasarnya hakim tidak menerima gugatan perceraian karena umumnya penggugat salah mengajukan gugatan ke pihak yang salah atau salah menempatkan gugatan sehingga menyalahi aturan kewenangan absolut dan relatif sebuah pengadilan. Meskipun tidak diterima, penggugat masih boleh mengajuka gugatan dengan merevisi kesalahannya tersebut.

Baca juga: Cara Mengurus Surat Cerai Gratis dan Mudah 2021

Layanan Justika Untuk Mengurus Surat Gugatan Cerai Lebih Mudah

Layanan Justika membantu Anda untuk bertanya seputar perceraian dengan lebih mudah. Anda juga bisa menggunakan layanan pembuatan surat gugatan cerai yang lebih cepat dan mudah. 

Semua ini dapat anda lakukan menggunakan Layanan Konsultasi via Chat di Justika. Dengan layanan ini anda dapat menanyakan berapa biaya pengacara hingga bertanya detail biaya-biaya di luar dari jasa pengacara yang biasanya harus dikeluarkan saat mengurus perceraian, misal seperti biaya dokumen dan lain sebagainya.

Untuk berkonsultasi via chat di Justika caranya mudah dan terjangkau hanya dengan Rp 30.000, cukup ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Masuk ke layanan Konsultasi via Chat Justika
  2. Tuliskan pertanyaan anda tentang biaya perceraian di kolom chat
  3. Lakukan pembayaran sesuai instruksi yang tersedia
  4. Dan, dalam 5 menit sistem akan mencarikan konsultan hukum profesional di bidang perceraian
  5. Selanjutnya konsultan hukum akan memberikan jawaban dan gambaran mengenai biaya perceraian

Dengan begitu, Anda dapat mengetahui dan menentukan apakah Anda mau menggunakan pengacara atau mengurusnya sendiri. Di dalam layanan chat tersebut pun anda dapat meminta saran dan pendapat lain.

Kemudian, jika Anda telah mengetahui gambaran biaya pengacara dan Anda butuh layanan untuk membuat surat gugatan cerai, Justika juga menyediakan layanan tersebut dengan biaya mulai dari Rp 1.500.000 saja. Cara menggunakannya sebagai berikut:

  1. Buka layanan Pembuatan Surat Gugatan Cerai Justika
  2. Klik tombol “Pesan Dokumen”
  3. Anda akan diarahkan menuju Whatsapp dan Admin kami akan membantu Anda untuk proses selanjutnya
  4. Setelah proses administrasi selesai, Mitra Advokat Justika akan mulai membantu proses pembuatan surat gugatan cerai anda

Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.