Pernikahan bukanlah akhir dari kisah cinta yang sesungguhnya, di dalamnya terdapat begitu banyak permasalahan yang terjadi. Hal ini juga yang menyebabkan banyak orang memilih untuk berpisah atau bercerai karena sudah tidak kuat menahan lagi. Bagi Anda yang juga ingin melakukannya, kali ini kita akan membahas mengenai cara mengurus surat cerai yang harus diperhatikan dengan saksama:

Mencari Informasi Mengenai Cara Mengurus Surat Cerai

Hal pertama yang harus Anda kalikan untuk memulai tahapan cara urus surat cerai ini adalah mencari informasi. Informasi bisa Anda dapatkan dari berbagai tempat seperti di internet, teman yang pernah melakukan sidang perceraian, atau melakukan konsultasi hukum.

Harus diketahui bahwa Anda bisa mengurus surat cerai sendiri, menggunakan kuasa hukum, atau bisa juga dengan cara mengurus surat cerai online. Carilah informasi selengkap mungkin mengenai cara-cara tersebut.

Untuk informasi yang lengkap dan juga akurat, Anda dapat mengunjungi langsung pengadilan agama atau pengadilan negeri. Petugas akan memberikan penjelasan mengenai prosedur dari awal hingga akhir jika memang diperlukan.

Tanyakan juga apa syarat urus surat cerai agar Anda dapat menyiapkannya segera. Setelah mendapatkan penjelasannya, pastikan Anda mencatat atau mengingat semua penjelasannya.

Menyiapkan Berbagai Jenis Dokumen yang Digunakan Sebagai Syarat

Langkah yang berikutnya yaitu menyiapkan berbagai jenis dokumen sebagai persyaratan mengurus surat cerai. Ada banyak sekali dokumen yang harus disiapkan antara lain sebagai berikut:

  • Surat pernikahan yang dikeluarkan dari KUA Asli
  • Salinan surat nikah dalam bentuk fotokopi
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) pihak penggugat
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi akta kelahiran anak apabila sudah memiliki anak
  • Surat keterangan dari kelurahan setempat
  • Materai

Selain beberapa dokumen di atas, ada beberapa syarat mengurus surat cerai yang lain untuk menggugat harta bersama atau disebut dengan harta gono gini. Ada beberapa dokumen yang harus disiapkan terlebih dahulu seperti sertifikat tanah, BPKB, STNK, dan surat-surat yang lainnya.

Sebaiknya Siapkan Saksi untuk Masalah Perceraian Anda

Untuk mempermudah proses perceraian sebaiknya Anda juga menyiapkan saksi. Saksi di sini bisa datang dari orang-orang terdekat seperti ibu, ayah, saudara, dan lain sebagainya. Atau jika Anda memiliki pembantu di rumah yang memang mengetahui seluk beluk keluarga juga bisa dijadikan saksi.

Hal ini sangat membantu khususnya Anda yang sering mendapatkan perilaku yang kurang baik dari pasangan di rumah. Dengan adanya saksi tersebut maka akan menjadi salah satu senjata untuk memperkuat keinginan dalam melakukan perceraian ini.

Saksi-saksi yang Anda persiapkan nantinya akan mengatakan apa yang ia lihat pada sidang perceraian. Dengan ini, hakim akan lebih mudah untuk segera memutuskan keputusan yang paling tepat untuk Anda dan pasangan.

Bagi Anda yang Awam, Tunjuklah Kuasa Hukum atau Pengacara untuk Mendampingi Proses Perceraian

Cara mengurus surat cerai itu bukanlah hal yang mudah karena prosesnya sangat panjang apalagi jika tergugat mengulur-ulur waktu terus menerus. Proses pengajuan surat cerai juga dibutuhkan pengetahuan tentang hukum yang cukup kuat.

Apabila Anda tidak memiliki kemampuan atau pengetahuan di bidang hukum khususnya hukum perceraian sebaiknya tunjuk saja kuasa hukum atau pengacara. Hal ini dapat membantu Anda untuk proses perceraian dengan lebih mudah.

Mereka akan mendampingi Anda dari mulai konsultasi mengenai perceraian, membantu Anda memenuhi persyaratan di pengadilan, mengumpulkan saksi, melakukan strategi agar diterima, dan lain sebagainya.
Bahkan, ketika Anda tidak bisa datang ke sidang mereka juga bisa diandalkan untuk datang menggantikan kehadiran Anda. Akan tetapi, Anda harus siap untuk mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk proses perceraian ini.

Daftarkan Gugatan Cerai Anda ke Pengadilan

Cara mengurus surat perceraian yang berikutnya adalah mendaftarkan gugatan cerai ke pihak pengadilan agama atau pengadilan negeri. Anda dapat mendaftarkannya sendiri atau bisa juga didampingi dengan kuasa hukum

Selain mendaftarkan langsung, kini Anda juga bisa mengurus surat cerai online. Cara ini tentunya akan lebih mudah karena Anda tinggal mendaftar lewat HP atau laptop dengan menggunakan koneksi internet.

Dengan cara urus surat cerai online ini akan memudahkan Anda yang punya kesibukan serta tak ada waktu datang ke pengadilan. Akan tetapi, jika Andas lebih menyukai datang langsung pun tak masalah, sesuai dengan selera Anda masing-masing.

Buat Surat Gugatan Cerai

Selanjutnya adalah buat surat gugatan cerai. Anda sebagai penggugat harus membuat surat gugatan cerai yang isinya adalah biodata dari penggugat dan juga tergugat. Jadi, sebagai penggugat Anda harus tahu benar mengenai identitas dari pasangan.

Selain biodata secara lengkap, Anda juga harus memberikan alasan di balik keinginan cerai. Berikan alasan selengkap-lengkapnya agar nanti hakim pengadilan dapat mengabulkan keinginan cerai tersebut.

Ceritakan saja apa yang Anda rasakan sehingga muncul keinginan untuk berpisah dengan pasangan. Semakin lengkap alasan yang Anda buat maka akan semakin menguatkan hakim untuk mengabulkan keinginan perceraian. Jika Anda sibuk atau kurang pandai merangkai kata, pihak kuasa hukum dapat melakukannya untuk Anda.

Siapkan Biaya untuk Proses Perceraian

Tak cukup sampai di situ saja, Anda masih harus menyiapkan biaya untuk proses perceraian itu sendiri. Biaya ini harus Anda keluarkan pada awal pengajuan perkara yang disebut dengan biaya panjar perkara.

Untuk nominalnya itu berbeda-beda sesuai dengan di mana daerah dari pengadilan tersebut dan panjang pendeknya proses perceraian. Biaya panjar perkara ini terdiri dari biaya pendaftaran, pembelian materai, administrasi, hingga biaya pemanggilan.

Nantinya, biaya untuk perceraian bisa lebih murah atau lebih mahal dari biaya panjar perkara yang telah Anda bayarkan. Apabila lebih sedikit maka uangnya akan dikembalikan lagi pada Anda. Tetapi, jika uangnya lebih besar maka Anda harus menambahnya.

Ikuti Proses Persidangan

Terakhir adalah tinggal ikuti proses persidangan yang dilakukan oleh pihak pengadilan. Hal ini harus diikuti sebagai salah satu langkah awal atau cara mengurus akta cerai. Nantinya, Anda dan tergugat akan dipanggil oleh pihak pengadilan untuk menjalani persidangan.

Sidang yang pertama adalah suatu usaha dari pengadilan untuk membujuk kedua belah pihak untuk saling rujuk. Apabila mediasi tidak berjalan dengan baik di mana kedua belah pihak masih sepakat ingin berpisah maka dilanjutkan pada pembahasan lain.

Hakim akan membacakan surat permohonan, tanya jawab, pemaparan bukti, dan lain sebagainya. Jika memang bukti telah kuat dan memang tak bisa dipertahankan lagi maka hakim akan mengabulkan permohonan.

Cara mengurus akta cerai bukanlah hal yang mudah, inilah mengapa sebuah artikel Inilah 6 Cara Mengurus Akta Cerai dengan Waktu yang Relatif Singkat” mengenai cara tersebut diterbitkan. Kali ini anda tak usah khawatir, yang paling penting bagi anda khusus yang belum menjatuhkan talak pada istri namun sedang ada dalam fase yang renggang, kami sarankan untuk rujuk kembali. Lihatlah masa-masa yang sudah terlewati, jangan sampai menyesali perbuatan di akhir.

Begitulah 8 cara umum dalam mengurus surat cerai, namun ada cara lain yang dapat dilakukan juga dengan memanfaatkan layanan konsultasi hukum via online.

Mengurus Surat Gugatan Cerai Secara Online di Justika

Membuat surat gugatan cerai membutuhkan fokus dan waktu yang tidak mudah terutama ketika tengah menghadapi permasalahan perceraian. Untuk itu, ada baiknya anda menggunakan layanan hukum yang menyediakan jasa permohonan pembuatan surat gugatan cerai, salah satunya melalui Justika hanya mulai dari Rp 1.500.000 saja.

Dengan menggunakan layanan pembuatan surat gugatan cerai melalui Justika, Anda akan dituntun menyampaikan alasan perceraian disertai dasar hukum agar dapat memberikan gambaran kepada hakim.

Empat langkah mudah menggunakan layanan pembuatan surat gugatan cerai di Justika sebagai berikut:

  1. Buka layanan Pembuatan Surat Gugatan Cerai dari web brower Anda
  2. Klik tombol “Pesan Dokumen”
  3. Anda akan diarahkan menuju Whatsapp dan Admin kami akan membantu Anda untuk proses selanjutnya
  4. Setelah proses administrasi selesai, Mitra Advokat Justika akan mulai membantu pembuatan surat gugatan cerai Anda

Selain layanan berbayar untuk pembuatan surat gugatan cerai, Anda juga bisa berkonsultasi pada mitra advokat Justika yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun melalui beberapa layanan berbayar beriku:

Konsultasi Chat

Konsultasi hukum kini lebih mudah dan terjangkau menggunakan layanan Konsultasi Chat dari Justika hanya dengan Rp 30.000. Anda hanya perlu ketik permasalahan hukum yang ingin ditanyakan pada kolom chat. Langkah selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang tersedia. Kemudian  sistem akan segera mencarikan konsultan hukum yang sesuai dengan permasalahan Anda.

Konsultasi via Telepon

Dengan Konsultasi via Telepon, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan Mitra Konsultan Hukum secara mudah dan efektif melalui telepon selama 30 menit hanya dengan Rp 350.000 atau Rp 560.000 selama 60 menit (sesuai pilihan Anda), untuk berdiskusi lebih detail mengenai permasalahan hukum yang dialami.

Konsultasi Tatap Muka

Sementara melalui Konsultasi Tatap Muka , Anda akan mendapatkan layanan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Mitra Advokat Justika selama 2 jam hanya dengan Rp 2.200.000 saja (dapat lebih apabila Mitra Advokat bersedia). Dengan harga tersebut Anda dapat bercerita, mengajukan pertanyaan secara lebih bebas dan mendalam, termasuk menunjukan dokumen-dokumen yang relevan.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.