Ketika Anda hendak membuat sebuah PT atau perseroan terbatas, maka perlu untuk mengajukan nama PT. Nama pt tersebut menjadi hal penting karena sebagai bentuk identitas sebuah perusahaan. Pengajuan nama pt juga perlu dilakukan berdasarkan aturan yang ada. Untuk itu berikut adalah syarat pengajuan nama pt yang perlu Anda lengkapi.

Syarat Pengajuan Nama PT menurut PP 43/2011

Dalam pengajuan nama pt perlu sesuai dengan PP nomor 43 Tahun 2011 Pasal 5 ayat (1), yakni:

  1. Nama untuk perseroan terbatas harus ditulis dalam bentuk latin
  2. Nama perseroan terbatas yang ingin diajukan belum pernah digunakan secara sah oleh pt lain atau nama pokoknya tidak sama dengan perusahaan lain.
  3. Nama pt yang diajukan tidak bertentangan dengan kesusilaan dan atau ketertiban umum.
  4. Syarat pengajuan nama pt yang selanjutnya adalah tidak memiliki arti sebagai perseroan, persekutuan perdata atau badan hukum. contohnya  PT. CV Sejahtera atau PT Yayasan Abadi.
  5. Nama pt yang akan diajukan tidak terdiri dari rangkaian angka atau angka, huruf atau kumpulan huruf yang tidak membentuk kata. Contohnya: PT 888989798 atau PT jfrifbsaknd.
  6. Nama pt yang diajukan tidak mirip atau tidak sama dengan nama lembaga negara, lembaga internasional atau lembaga pemerintah kecuali sudah mendapatkan izin dari lembaga yang bersangkutan.
  7. Memilih nama pt tidak hanya menggunakan tujuan dan maksud dari kegiatan usaha sebagai nama perseroan
  8. Syarat pengajuan nama pt yang terakhir adalah nama pt tersebut perlu sesuai dengan tujuan dan maksud serta kegiatan usaha. Dalam hal ini maksud dan tujuan serta kegiatan usaha akan digunakan untuk bagian dari nama pt tersebut.

Cara Pengajuan dan Pemakaian Nama PT

Setelah nama pt yang ingin diajukan sudah sesuai dengan syarat pengajuan nama pt, maka selanjutnya Anda perlu mengikuti beberapa cara pengajuannya seperti:

  1. Pengajuan nama pt harus disampaikan pemohon pada Menteri sebelum perseroan tersebut didirikan atau sebelum adanya perubahan anggaran dasar mengenai nama perseroan tersebut dilakukan.
  2. Selanjutnya nama pt yang sudah sesuai dengan syarat pengajuan nama pt tersebut bisa disertai dengan singkatan.
  3. Pengajuan nama pt aka dilakukan secara elektronik melalui jasa teknologi informasi sistem administrasi badan hukum.
  4. Untuk daerah tertentu yang masih belum tersedia jaringan elektronik atau tidak bisa digunakan, maka pengajuannya bisa dilakukan secara tertulis menggunakan surat tercatat.

Lalu bagaimana dengan tata cara pemakaian nama pt tersebut ketika sudah diajukan atau didaftarkan?

  1. Pemakaian nama perseroan perlu menggunakan frase “Perseroan Terbatas” atau PT terlebih dulu.
  2. Untuk perseroan terbuka, maka diakhir nama ditambahkan “Tbk
  3. Singkatan Tbk hanya bisa digunakan dalam surat menyurat sejak sudah efektif adanya pernyataan pendaftaran nama pt atau dilaksanakannya penawaran umum untuk perseroan yang mengajukan pernyataan pendaftaran di bidang pasar modal.
  4. Perseroan terbuka tidak bisa menggunakan singkatan Tbk sejak dikeluarkannya pernyataan dari lembaga pengawas pasar modal karena tidak memenuhi kriteria perseroan terbuka.
  5. Perseroan yang semua sahamnya dimiliki oleh WNI atau badan hukum Indonesia wajib untuk menggunakan nama perseroan dalam Bahasa Indonesia.

Demikian adalah artikel mengenai syarat pengajuan nama pt yang bisa Anda ketahui.

Konsultasikan Masalah Pemberian Nama PT Melalui Justika

Dalam pemberian nama PT tidak bisa dilakukan dengan sembarangan atau perlu memenuhi beberapa syaratnya. Untuk itu, Anda bisa berkonsultasi dengan advokat terpercaya yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dengan seleksi yang ketat di Justika guna mendapatkan solusi atas permasalahan Anda melalui beberapa layanan berbayar berikut:

Konsultasi via Chat

Kini, konsultasi chat dengan advokat berpengalaman hanya mulai dari Rp 30.000 saja. Dengan harga tersebut Anda sudah bisa mendapatkan solusi permasalahan hukum Anda dengan cara menceritakan permasalahan yang dihadapi melalui kolom chat. Nantinya sistem akan mencari advokat guna membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Konsultasi via Telepon

Untuk permasalahan yang membutuhkan solusi lebih lanjut, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi telepon mulai dari Rp 350.000 selama 30 menit atau Rp 560.000 selama 60 menit.

Konsultasi via Tatap Muka

Konsultasi tatap muka bisa dilakukan ketika Anda benar-benar membutuhkan saran secara langsung dari advokat terpercaya untuk kasus yang lebih rumit. Hanya dengan Rp 2.200.000 saja, Anda sudah bisa bertemu secara langsung selama 2 jam untuk bertanya lebih dalam hingga menunjukkan dokumen-dokumen yang relevan untuk membantu permasalahan Anda.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.