Jika masih belum mengenal apa itu PT terbuka maka Anda masih harus banyak melakukan pembelajaran. Sebutan perusahan akhiran Tbk banyak didengar atau dipahami secara luas oleh masyarakat maupun pengusaha.

Namun, taukah Anda mengenai arti dari akhiran Tbk telah memberikan informasi jika perusahaan sudah merupakan sebuah perseroan terbuka. Ketika sudah mengetahui mengenai informasi tersebut, maka akan lebih mudah dalam pemahaman.

Untuk mengetahui apa itu PT terbuka biasanya lebih dikenal dengan nama Tbk. Ini merupakan singkatan diberikan pada sebuah perusahaan dengan menggunakan konsep terbuka dengan karakteristik tersendiri.

Tentu saja ada berbagai macam hal yang akan membedakan perusahaan ini dibandingkan dengan perusahaan tertutup. Dalam kepemilikannya untuk bisnis terbuka sendiri memiliki perbedaan dibandingkan dengan tertutup.

Ketika sudah mengenal secara lengkap mengenai karakteristik apa itu PT terbuka secara jelas. Akan lebih mudah di dalam melakukan pengaturan di masa mendatang mengenai berbagai macam regulasi dari perusahaan ini.

Untuk Tbk sendiri, memiliki status kepemilikan saham yang sudah terbuka atau dapat dibeli oleh public. Keadaan ini, tentu saja akan mempermudah investor dalam menanamkan dana mereka miliki dalam jenis bisnis.

Nantinya, sistem bagi hasil akan dipelajari pada apa itu PT terbuka secara lebih jelas. Untuk kata Tbk yang sering didengar sendiri, merupakan singkatan dari kata terbuka dengan tanda jika perusahaan menerima modal bebas.

Kebebasan penerimaan modal sebanyak – banyaknya tersebut, nantinya akan digunakan dalam usaha. Pemilik modal, juga bisa mendapatkan keuntungan dari modal telah ditanamkan pada bisnis mereka jadikan sebagai tujuan investasi ini.

Apa Itu PT Terbuka?

Ketika ingin mendirikan perusahaan yang sudah go public, maka sekurang – kurangnya telah memiliki 500 pemegang saham. Dari bisnis sendiri, nantinya akan memiliki hubungan erat dengan para pemilik saham tersebut.

Untuk masyarakat sendiri, jika mengenal apa itu PT terbuka lebih mudah dalam melakukan penanaman modal. Untuk jenis saham, sering dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik ketika akan melakukan sebuah investasi.

Mengenal kembali prinsip dari Tbk sendiri, nantinya semakin besar saham diberikan. Kemungkinan juga profit didapatkan banyak, karena terdapat sistem berupa bagi hasil dari bisnis dengan para mitra pemegang saham ini.

Jadi, dalam mengenal perbedaan PT terbuka dan PT tertutup juga bisa dilihat dari segi investasi ini. Biasanya, jika untuk Tbk sendiri mendapatkan modal luar, sedangkan tertutup memiliki modal mereka sendiri.

Dalam mengenal Tbk secara lebih lanjut, maka Anda harus memahami jika mereka merupakan sebuah usaha bersama. Dalam hal ini, mereka lebih dikenal juga dengan kelompok yang memberikan penawaran investasi menggunakan saham, utang maupun berbagai jenis lainnya.

Jadi, penawaran diberikan ketika memahami apa itu PT terbuka menjadi semakin jelas. Perseroan terbatas, ketika resmi melakukan IPO (initial public offering) dengan saham mereka telah bisa dimiliki oleh para investor.

Karakteristik utama dari tipe bisnis Tbk mudah untuk dikenali oleh masyarakat sekarang. Karena hal paling mudah agar dibedakan, adalah dengan penamaan dari perusahaan pada bagian belakang diakhiri dengan imbuhan Tbk.

Dalam memahami apa itu PT terbuka untuk pimpinan tertinggi, biasanya akan dipegang oleh direksi dalam mengambil keputusan. Mereka memiliki tugas dalam penetapan keputusan, maupun pengaturan di dalam lingkungan kerja sebuah perusahaan.

Apa itu PT Tertutup?

Setelah mengenal penjelasan mengenai apa itu PT terbuka, maka Anda sudah dapat memahami maksud dan pengertian dari apa itu PT tertutup. Perbedaan mendasar terkait PT terbuka dan PT tertutup terdapat dalam pengelolaan saham, PT tertutup memiliki saham terbatas atau tertutup (beslote, close) untuk pihak luar.

Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa saham yang diterbitkan oleh PT tertutup merupakan saham atas nama (aandeel op nam, registered share) yang mana hanya orang-orang tertentu yang dapat memilikinya dan bersifatnya terbatas.

Dasar Hukum Adanya PT Terbuka dan PT Tertutup

Persoran Tertutup telah diatur dan tunduk kepada UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sedangkan untuk Perseroan Terbuka diatur dan tunduk kepada UU No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Ciri-Ciri PT Terbuka

Untuk lebih memudahkan Anda memahami dan mengenal terkait PT terbuka, berikut 5 karakteristik PT terbuka yang perlu Anda ketahui.

1. Memiliki tujuan yang jelas

Perusahaan Tbk merupakan perusahaan yang memiliki tujuan yang wajib diraih oleh setiap pihak yang terlibat didalamnya, termasuk para investor. Sehingga perusahaan Tbk akan menentukan tujuan, agar tujuan perusahaan tersebut mudah diterima dan dilaksanakan oleh seluruh komponen perusahaan.

2. Tidak mendapatkan fasilitas dari Negara

Perusahaan Tbk merupakan badan usaha non-pemerintah atau BUMN, dengan demikian segala jenis operasional usaha akan ditanggung oleh perusahaan itu sendiri, serta pengedaan barang inventaris dan kebutuhan lainnya akan memanfaatkan modal usaha.

3. Menawarkan dividen pada investor

Dividen merupakan bentuk pembagian laba atau keuntungan hasil usaha sebuah perusahaan yang disalurkan ke para pemegang saham. Pada perusahaan Tbk keuntungan atau dividen tidak selalu disalurkan kepada pemegang saham, akan tetapi dapat dimanfaatkan untuk peningkatan modal usaha.

4. Investor tidak bertanggung jawab atas operasional

Investor atau para pemegang saham tidak terlibat atau bertanggung jawab atas operasional perusahaan, termasuk dalam pengelolaan finansial perusahaan. Sehingga kelalaian atau pengelolaan perusahaan merupakan tanggung jawab direksi dan jajaran terkait.

5. Keputusan ditentukan oleh RUPS

Keputusan pada perusahaan Tbk harus ditentukan melalui RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham, rapat ini diselenggarakan dengan tujuan menentukan siklus modal dan berbagai faktor penting lainnya dalam menjaga kestabilan perusahaan.

Ciri-Ciri PT Tertutup

Dengan mengetahui ciri-ciri dari PT terbuka, maka perlu diketahui juga ciri-ciri PT tertutup. Berikut ciri-ciri dari PT tertutup.

1. Memiliki tujuan

Sebagai badan usaha tujuan PT tertutup memiliki tujuan yang sangat jelas, yaitu keuntungan dari kegiatan usahanya.

2. Memiliki Fungsi

PT tertutup memiliki dua fungsi yaitu, fungsi komersial dan fungsi ekonomi. Fungsi komersial sendiri merupakan tujuan dari PT tertutup untuk memaksimalkan keuntungan dan dapat bersaing dengan perusahaan lain. Sedangkan dalam fungsi ekonomi PT tertutup akan mengkoordinasi seluruh kegiatan individu atau pihak dalam suatu perekonomiannya.

3. Sumber modal

Modal PT terutup bersumber dari saham-saham dan obligasi.

4. Status Karyawan

Karyawan PT tertutup merupakan pegawai perusahaan swasta, sehingga jaminan ketenagakerjaan akan diatur berdasarkan peraturan perusahaan dan perundang-undangan.

5. Keputusan tertinggi diputuskan atas RUPS

Sama halnya dengan perusahaan Tbk, keputusan tertinggi dari PT tertutup juga diputuskan oleh hasil RUPS. Namun yang membedakan adalah para pemegang saham PT tertutup merupakan pemegang saham khusus.

Hal yang Membedakan PT Terbuka dengan Tertutup

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, perbedaan paling menonjol di antara kedua jenis perusahaan adalah pada modal. Sumber modal digunakan ini, sudah bukan merupakan hal asing lagi pada kalangan pebisnis sekarang.

Anda bisa memilih menggunakan jenis yang mana sesuai perbedaan PT terbuka dan PT tertutup ini. Jadi, nantinya dalam mendapatkan keuntungan juga akan berbeda ketika memanfaatkan pilihan jenis bentuk bisnis berbeda.

Untuk Tbk sendiri, mendapatkan sumber modal didapatkan dari masyarakat secara langsung. Calon investor secara bebas, dapat melakukan pembelian terhadap saham ditawarkan kepada para calon pemilik saham tersebut.

Yang menjadi perbedaan PT terbuka dan PT tertutup adalah dalam perusahaan tertutup mereka memiliki keterbatasan. Keterbatasan dimaksud di sini, dengan mereka mendapatkan misal dari kalangan tertentu saja.

Selanjutnya, dalam hal sistem digunakan sebagai kepemilikan atas sebuah bisnis juga berbeda. Untuk Tbk sendiri, sumber modal mereka dimiliki oleh masyarakat telah menanamkan modal atau melakukan aksi investasi di perusahaan.

Sedangkan pada bisnis tertutup, mereka hanya dimiliki oleh kalangan tertentu, telah memberikan modal mereka. Hal tersebut, menjadi sebuah perbedaan PT terbuka dan PT tertutup signifikan bisa dilihat secara jelas.

Untuk usaha tertutup sendiri, saham mereka tidak dapat dibeli oleh sembarang orang begitu saja. Hal tersebut, tentu sangat berbeda dengan TBK yang memberikan kesempatan terbuka kepada masyarakat dalam mendapatkan saham.

Penjelasan Lebih Lanjut TBK dan Perusahaan Tertutup

Dalam mengenal perbedaan PT terbuka dan PT tertutup maka Anda juga akan belajar mengenai pengumpulan modal. Dalam hal ini, modal didapatkan bentuk berupa uang tunai dari penjualan saham maupun obligasi.

Ketika dapat menjual saham maupun obligasi tersebut, maka keuntungan didapatkan bisnis mendapatkan modal. Jika mereka mendapatkan modal, sudah pasti bisa melakukan aktivitas berupa usaha dilakukan bisa berjalan secara lancar.

Pemutaran modal agar memberikan keuntungan menjadi sebuah pembeda di sini. Karena, perbedaan PT terbuka dan PT tertutup untuk sebaliknya mereka tidak melakukan hal tersebut ketika ingin mendapatkan modal.

Dalam Tbk sendiri, mereka juga wajib dalam membuat sebuah laporan pada Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM). Laporan tersebut, juga menjadi salah satu pertanggung jawaban serta kepastian didapatkan oleh investor.

Hal ini, tentu berbeda dengan bisnis tertutup, mereka tidak perlu membuat laporan tersebut. Ketika membutuhkan modal, maka urusan dilakukan hanya antara si pemberi dan penerima saja tanpa ada pihak lain.

Dari hal tersebut, menjadi semakin mudah dalam mengetahui beda dari kedua bentuk bisnis ini. Nantinya dalam memahami perbedaan PT terbuka dan PT tertutup sudah bukan lagi merupakan hal sulit.

Bolehkah Perusahaan Terbuka Hanya Dimiliki 3 Pemegang Saham

Pada umumnya memang perusahaan Tbk harus memiliki sekurangnya 500 orang pemegang saham dengan disetor modal sekurang-kurangnya Rp. 3 miliar (perusahaan publik). Akan tetapi, sebuah perusahaan Tbk dapat dikatakan sebagai Perseroan Terbuka karena telah melakukan penawaran umum (public offering) di bursa efek.

Sehingga, jika perusahaan Tbk hanya memiliki 3 pemegang saham jika telah melakukan penawaran umum maka tetap disebut sebagai Perseroan Terbuka.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.