Bagi Anda yang akan menanamkan modal, maka perlu ada perjanjian investasi. Mungkin bagi investor berpengalaman sudah tidak asing dengan istilah ih ini. Tapi bagi investor pemula mungkin saja masih membingungkan.

Setiap Anda akan melakukan investasi pasti selalu ada perjanjian yang bersifat legal dan mengikat secara hukum. Sederhananya, perjanjian investasi adalah perjanjian yang dibuat antara emiten dan investor.

Apa Itu Surat Perjanjian Investasi?

Surat perjanjian investasi adalah surat berisi berbagai kesepakatan dalam kegiatan investasi antara investor dan investee. Surat ini berisi hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terikat dalam perjanjian.

Investasi sendiri adalah kegiatan menanamkan modal kepada investee. Nantinya modal itu akan dikelola hingga menghasilkan profit. Karena kegiatan ini cukup sensitif, maka harus ada perjanjian investasi.

Tujuan dibuatnya surat perjanjian adalah untuk melindungi setiap pihak yang terlibat. Sebab, dalam surat tersebut memiliki keamanan yang kuat di mata hukum. Sehingga jika ada pelencengan, Anda bisa menuntutnya.

Di dalam surat tersebut juga terdapat hak dan kewajiban semua pihak. Jadi, Anda dan pihak lain tidak perlu bingung lagi mengenai apa yang harus dilakukan pada saat investasi berjalan.

Serta, Anda juga tahu pasti apa yang akan didapat dari kegiatan investasi. Surat perjanjian investasi juga mampu meminimalisir risiko yang mungkin saja terjadi di masa depan. Seperti tindak kecurangan atau kerugian.

Karena isinya sangat detail, surat perjanjian dalam kegiatan investasi juga sering dijadikan untuk membantu menyelesaikan masalah. Hal ini dikarenakan semua masalah dapat diselesaikan dengan berdasarkan hukum.

Surat perjanjian investasi memiliki berbagai jenis yang kegunaannya juga berbeda. Oleh sebab itu, pada pembahasan kali ini kami akan membahas hanya untuk anda. Lengkap dengan tips membuatnya.

Manfaat Surat Perjanjian Kerjasama Investasi

Dalam kegiatan investasi dan berbagai kegiatan bisnis, surat perjanjian memiliki peran penting dalam mengatur berbagai kegiatan di dalamnya. Berikut ini adalah manfaat yang akan Anda dapatkan.

  • Menghindari dari berbagai tindak kecurangan dari salah satu pihak. Baik dari pihak perusahaan atau investor. Dengan demikian, investasi akan jauh lebih aman.
  • Kemudian, hak Anda sebagai investor juga akan lebih terjaga dengan adanya perjanjian investasi. Salah satu hak penting yang harus dijaga adalah mengenai wewenang dan pembagian profit.
  • Hak pemilik bisnis sebagai pengelola dana juga akan lebih terjaga. Sehingga, mereka bisa lebih leluasa menjalankan bisnisnya.
  • Selain itu, adanya sanksi hukum yang tegas apabila terjadi pelanggaran atas perjanjian investasi. Anda tidak perlu khawatir akan ditipu atau dirugikan, sebab jika ada pelanggaran Anda bisa menindaknya secara tegas.
  • Setiap pasal dalam perjanjian tersebut memiliki nilai hukum yang tinggi. Sehingga, setiap pihak memiliki kewajiban untuk menjalankan pasal-pasal dalam perjanjian.
  • Terakhir investasi bisa menjadi aset yang menguntungkan di masa depan. Sehingga dengan adanya perjanjian, aset tersebut akan terus terjaga hingga Anda ingin menggunakannya.

Jenis-Jenis Surat Perjanjian Investasi

Kegiatan investasi tidak hanya Anda memberikan sejumlah uang kepada emiten atau pelaku usaha. Tapi, ternyata investasi memiliki beberapa jenis seperti investasi usaha, syariah, dan bagi hasil.

Surat perjanjian investasi masing-masing jenis tersebut memiliki perbedaan. Untuk mengetahui apa saja perbedaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

  1. Pertama investasi usaha dalam perjanjian ini, identitas semua pihak yang terlibat dalam investasi harus dimuat secara detail dan lengkap. Pihak pertama merupakan investee, emiten, atau perusahaan bisnis tersebut.
    Sedangkan pihak kedua dalam surat perjanjian investasi tersebut adalah investor yang menanamkan modalnya. Dalam perjanjian juga disebutkan dengan jelas mengenai berapa dana yang diinvestasikan.
    Dimuat juga mengenai hak dan kewajiban kedua belah pihak, penggunaan modal, perhitungan pembagian profit, jangka waktu berinvestasi, jangka waktu kerja sama, sanksi, dan berbagai risikonya.
  1. Kedua, isi dalam surat perjanjian investasi syariah hampir sama dengan jenis usaha secara umum. Tapi, dalam klausul dan berbagai istilah yang digunakan menggunakan istilah ekonomi islam.
    Hukum yang menjadi dasar perjanjian juga diambil dari hukum islam. Jadi, semaksimal mungkin tidak ada kegiatan ribawi atau kegiatan yang bertentangan dengan kehalalan kegiatan ekonomi islami.
    Isi dari surat perjanjian investasi syariah di antaranya adalah pembagian keuntungan, penggunaan modal, jangka waktu maksimal untuk berinvestasi, penjelasan risiko kerugian, penghentian kerja sama, dan klausul umum lainnya.
  1. Terakhir, investasi bagi hasil memiliki prinsip pembagian keuntungan kepada investor. Jadi, Anda akan memperoleh keuntungan pada jangka waktu tertentu tergantung dari kesepakatan.
    Surat perjanjian kerjasama investasi bagi hasil ini berisi tentang ketentuan pembagian hasil keuntungan, perhitungan dividen, penggunaan dan besarnya modal, serta berbagai ketentuan hak dan kewajiban kedua belah pihak.

Tips Membuat Surat Perjanjian Investasi

Untuk membuat surat perjanjian yang baik dan mengikat, ada beberapa caranya. Meski saat ini banyak jasa yang membuat surat-surat perjanjian, tapi Anda harus tetap memahaminya.

Sebagai pihak yang terlibat, Anda harus paham apakah surat tersebut sudah baik dan memenuhi kriteria atau belum. Oleh sebab itu, penting sekali memahami bagaimana cara membuat perjanjian yang baik. Berikut ini adalah beberapa tips membuat surat perjanjian investasi yang harus diketahui:

  1. Menekankan dalam pelaksanaan komitmen dan keseriusan dalam menjalankan investasi.
  2. Adanya peran dan tugas yang jelas antara investor dan investee. Tidak hanya itu, harus adanya juga pemisah antara keduanya.
  3. Cara penempatan dana dan bagaimana penggunaan dana tersebut oleh investee. Pastikan harus legal dan tidak ada indikasi mencurigakan.
  4. Dalam pembuatan surat perjanjian investasi juga harus mengatur mengenai perlindungan hak-hak investor dan investee. Misalnya saja hak atas aset perusahaan, anti dilusi, deviden, dan lain sebagainya
  5. Adanya identifikasi potensi konflik yang mungkin terjadi di masa yang akan datang, serta bagaimana cara penyelesaiannya. Misalnya saja konflik berupa perselisihan, wanprestasi, atau kerugian.

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Investasi Bagi Hasil

Berikut kami berikan contoh template surat perjanjian investasi bagi hasil, yang baik dan benar. Selanjutnya Anda dapat memesan dokumen tersebut, sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan perjanjian kerja sama investasi Anda.

Dengan diawasi dan diarahkan oleh Mitra Advokat Justika pembuatan surat perjanjian Anda, akan memenuhi ketentuan berdasarkan Undang-Undang yang berlaku.

Dokumen di atas adalah contoh. Buat perjanjian yang spesifik untuk kebutuhan bisnis Anda, lebih mudah dan murah dengan template dari advokat berpengalaman.

Syarat Sah Surat Perjanjian Kerjasama Investasi

Untuk membuat surat perjanjian kerjasama atau MoU, tidak bisa secara sembarangan. Ada aturan khususnya tersendiri, sehingga surat bersifat mengikat dan berkekuatan hukum sebagai bukti legalitasnya.

Sehingga, semua yang ada di surat tersebut dinilai absah dan diakui oleh semua pihak dan juga negara. Agar tercapai tujuan tersebut, maka pastikan surat perjanjian kerjasama investasi memenuhi syarat di bawah ini.

Syarat pertama yang harus terpenuhi dalam MoU adalah harus terdapat materai di dalamnya. Fungsi dari materai sendiri adalah sebagai segel berkekuatan hukum yang sangat mengikat semua pihak.

Kemudian seluruh pihak yang tercantum dalam surat perjanjian kerjasama investasi harus secara sukarela atau tanpa paksaan. Mereka menyetujui perjanjian tersebut atas dasar keinginannya sendiri dan tanpa ada paksaan agar risiko perselisihan lebih kecil.

Isi dalam MoU harus jelas dan detail agar semua orang yang membacanya bisa memahami isi tersebut. Usahakan tidak ada isi yang rancu atau ambigu karena nantinya akan menyebabkan masalah di masa depan.

Pembuatan surat perjanjian kerjasama investasi bukan atas pengaruh lain atau tidak dibuat oleh anak di bawah umur. Dengan demikian, isi dalam perjanjian akan lebih rasional dan relevan dengan kegiatan investasi.

Syarat terakhir tentunya perjanjian juga harus dibuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak, maka perjanjian dianggap melanggar hukum dan bisa masuk kategori ilegal.

Dampaknya adalah surat perjanjian kerjasama investasi tidak memiliki kekuatan hukum. Sehingga, jika terjadi kecurangan Anda tidak dapat menuntunnya atau mungkin saja prosesnya akan dipersulit.

Tidak hanya memahami syaratnya, Anda juga harus tahu bagaimana ciri-ciri surat perjanjian yang legal dan sesuai ketentuan. Dengan mengetahuinya, Anda dapat melihat secara sekilas apakah perjanjian tersebut sesuai atau tidak.

Jika surat perjanjian kerjasama investasi sesuai dengan ketentuan, maka kegiatan dan kesepakatan yang tercantum di dalamnya memiliki jaminan hukum. Jika tidak, maka perjanjian tersebut sangat berisiko. Berikut ini adalah ciri-cirinya.

  1. Terdapat judul yang dituliskan dengan jelas, rinci, padat, dan singkat.
  2. Memuat data identitas lengkap setiap pihak yang terkait dalam kegiatan kerjasama investasi.
  3. Adanya latar belakang kenapa surat perjanjian kerjasama investasi tersebut dibuat.
  4. Adanya penjelasan mengenai mekanisme penyelesaian jika dalam proses kerjasama ada perselisihan.
  5. Adanya tanda tangan bermaterai dari semua pihak yang terlibat. Dalam hal ini adalah investor dan investee.
  6. Surat bisa lebih dari sesuai kebutuhan dokumentasi surat perjanjian investasi. Sebab, penyimpanan dokumen penting biasanya tidak hanya di satu tempat untuk kepentingan back up jika terjadi kerusakan atau hilang.

Jenis Jenis Investasi yang Dapat Ditanamkan

Saat ini dengan maraknya masyarakat mengetahui akan pentingnya investasi, sebagian jenis investasi mungkin sudah tidak asing dan sudah sering di dengar oleh masyarakat. Namun, ternyata masih banyak jenis investasi yang dapat ditanamkan antara lain:

  • Investasi Emas
  • Investasi Properti
  • Investasi Reksa Dana
  • Investasi Saham
  • Investasi Valuta Asing
  • Investasi Obligasi
  • Investasi Syariah
  • Investasi Cryptocurrency
  • Investasi Deposit

Konsultasikan Permasalahan Bisnis Dengan Justika

Selain pemesanan dokumen perjanjian kerja sama investasi bagi hasil. Saat ini, Anda dapat berkonsultasi dengan Mitra Advokat terkait permasalahan bisnis lainnya, dimana saja. Dengan menggunakan Layanan Bisnis Justika, Anda dapat berkonsultasi tanpa harus mendatangi Kantor Advokat.

Kenapa Justika? Justika merupakan platform konsultasi hukum terbaik dan terpercaya yang ada di Indonesia, dengan Mitra Advokat yang tergabung memiliki pengalaman lebih dari 5 (Lima) tahun. Khususnya dalam bidang bisnis, maka permasalahan Anda dapat dibantu dan diselesaikan secara profesional.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.