Kini jangan lagi keliru tentang perbedaan CV dan PT yang kerap kita dengar sebagai badan hukum suatu usaha. Dari segi persyaratan pengajuan legalitas, keduanya menetapkan syarat berbeda sehingga status dan kedudukannya ke depan juga tidak sama.

Mari main tebak-tebakan, mayoritas manusia tahunya perusahaan itu berbentuk PT. Padahal, bentuk usaha itu ada banyak, bukan hanya Perseroan Terbatas saja.

Perbedaan CV Dan PT

Detail mengenai perbedaan antara kedua badan hukum usaha di atas akan kami perjelas dalam pembagian poin-poin berikut ini. Berbagai poin perbedaan tersebut terangkum jelas melalui detail berikut:

1. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Bentuk Perusahaan

Kedudukan Perseroan Terbatas telah jelas statusnya sebagai bisnis di bawah naungan badan hukum tertentu. Hal ini sesuai dengan Undang-undang PT Nomor 40 Tahun 2007 sebagai landasan baku operasional bisnisnya.

Sementara Commanditaire Vennootschap atau singkatan CV sama sekali tidak menaungi payung hukum apapun. Sementara itu Commanditaire Vennootschap bukan bisnis berdasarkan badan hukum tertentu, jadi tidak ada aturan mengikat.

2. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Ketentuan Pendiriannya

Untuk proses pendiriannya, hanya membutuhkan sebanyak 2 orang warga negara Indonesia asli sebagai founder. Namun jika dalam operasionalnya melibatkan PMA atau pemberi modal asing maka diizinkan cukup satu orang saja sebagai salah satu elemennya.

Sementara itu Commanditaire Vennootschap hanya membolehkan minimal dua pendiri yang mereka haruslah seorang warga negara Indonesia. Di luar dari warga negara Indonesia, seperti warga negara asing maka tidak diizinkan membangun bisnis.

3. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Penamaan Perusahaannya

Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan bisnisnya dalam bentuk Perseroan Terbatas harus segera mengurus permohonan. Karena secara hukum, nama usaha tidak boleh sama dengan nama usaha lain yang sudah lebih dahulu sah terdaftar.

Hal tersebut sesuai dengan peraturan tertulis pemerintah, tepatnya PP Nomor 26 Tahun 1998. Untuk mendapatkan nama perusahaan sesuai keinginan, siapa cepat dia dapat.

Berbeda dengan Commanditaire Vennootschap sama sekali tidak dikenai aturan baku selayaknya Perseroan Terbatas. Jenis bisnis ini bisa saja memiliki penamaan mirip atau bahkan sama persis satu sama lain tanpa tahu siapa lebih dulu memakainya.

4. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Modal Perusahaannya

Perseroan Terbatas membagi kualifikasi usahanya ke dalam tiga kelas. Pertama kelas kecil dengan modal Rp 50.000.000 sebagai awal operasional bisnis. Tentu saja para pelaku bisnis di dalamnya bisa menanamkan modal lebih dari internal maupun eksternal.

Sementara itu, Commanditaire Vennootschap tidak menekankan berapa jumlah minimal modal diperlukan untuk operasional bisnis. Asalkan ada dua orang WNI saja sudah cukup memenuhi syarat. Tidak ada sistem kepemilikan saham dalam bentuk CV.

Untuk pelaksanaan PT, karena modal dibagi ke dalam persentase saham maka semakin besar persentase sahamnya semakin besar pengaruhnya dalam operasional bisnis. Semakin besar juga keuntungan didapatkan ketika harga saham sedang naik-naiknya.

5. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Kepengurusannya

Struktur organisasi Perseroan Terbatas secara resmi di atas kertas sekurang-kurangnya ada dua orang, satu direksi satu komisaris. Apabila bentuknya diikuti embel-embel terbuka atau tbk maka membutuhkan sekurang-kurangnya dua anggota direksi.

Berbeda dengan pelaksanaan pada Commanditaire Vennootschap dalam kepengurusannya sama sekali tidak membutuhkan direksi maupun komisaris. Namun, diharuskan ada dua orang terlibat dengan perannya satu sebagai persero aktif dan satu lagi persero pasif.

Perbedaan antara persero aktif dengan pasif terletak pada tindakan atau ikut campurnya dalam bisnis. Untuk persero aktif, bukan hanya turun tangan dalam memberikan modal, tapi juga operasional bisnis. Sementara persero pasif hanya memiliki keterlibatan sebatas modal.

6. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Kegiatan Usahanya

Hadir dengan berbagai proses rumit, maka ruang bisnis PT jauh lebih luas dibandingkan Commanditaire Vennootschap. Bidang apapun dapat dijalankan, sesuai dengan tujuan awal pendirian badan hukum bisnis tersebut.

Sementara untuk para pelaksana kegiatan Commanditaire Vennootschap jauh lebih terbatas. Hal ini sesuai dengan ketentuan bahwa CV hanya ditujukan untuk beberapa bidang, seperti jasa, percetakan, perindustrian, perdagangan, pertanian, dan perbengkelan saja.

Tidak heran jika para pelaksana kegiatan Perseroan Terbatas jauh lebih luas ruang geraknya karena memang badan hukumnya saja sudah jelas. Selain itu, naungan PT juga jauh terkesan lebih profesional dan siap menerima risiko lebih besar dibandingkan dengan bisnis CV.

7. Perbedaan CV dan PT Dilihat dari Proses Pendiriannya

Proses pendirian Perseroan Terbatas bisa membutuhkan waktu sangat lama, bahkan sampai bertahun-tahun, tergantung pada proses yang dilaluinya nanti. Lama waktu proses ini bergantung pada prosedur pada tiap pemohon.

Namun, salah satu yang membuat prosesnya memakan waktu cukup panjang karena pendirian Perseroan Terbatas membutuhkan pengesahan langsung dari Kementerian Hukum dan HAM. Anda harus siap antre dengan para pemohon lainnya.

Jangan mengira untuk mendirikan Commanditaire Vennootschap tidak membutuhkan keterlibatan pihak lain. Meskipun tidak sampai melibatkan Menteri Hukum dan HAM, namun untuk mengurus izin, mendirikan Commanditaire Vennootschap juga membutuhkan biaya.

Secara pendanaan, poin perbedaan CV dan PT yakni tidak mematok jumlah minimal modal, jadi seratus ribu juga bisa asalkan usahanya jalan. Selain itu, lama waktu sampai Commanditaire Vennootschap disahkan tidak akan selama Perseroan Terbatas.

Jenis Perusahaan yang Tepat Menggunakan PT

Pas buka usaha, tentu Anda berpikir ke depannya masa depan bisnis itu akan dibawa kemana. Jika memang segala sesuatunya mendukung maka bisa langsung mengajukan pengesahan berbadan hukum, seperti membentuk Perseroan Terbatas.

Ke depannya bukan tidak mungkin bahwa Perseroan Terbatas yang didirikan dan hanya terdiri atas dua orang dapat sukses hingga menjadi bisnis besar. Tapi, sebelum lebih jauh bermimpi, mari kenali dulu apa saja syarat membentuk perseroan terbatas.

Syarat wajib bisnis ketika memohon menjadi PT dapat ditelaah dari sini. Ini adalah syarat membuat perusahaan sendiri berpayung perseroan terbatas dan jadi perbedaan CV dan PT:

  1. Memiliki sekurang-kurangnya total modal awal pada saat pendirian sebesar Rp50.000.000 sampai lebih dari Rp10.000.000.000. Nantinya besaran modal akan menentukan klasifikasi bisnis yang berjalan.
  2. Perusahaan setidaknya dibangun oleh dua orang, dimana salah satu bertindak sebagai direktur dan satu lagi berperan selaku komisaris. Lebih banyak pemilik juga bisa.
  3. Siap melalui proses pengesahan secara hukum sampai dengan ke Menteri Hukum dan HAM Indonesia.
  4. Mampu melakukan modal setor sebanyak 25% dari total modal dasar.
  5. Memiliki daftar nama pemegang saham dan hanya diperkenankan bagi warga negara Indonesia saja.

Apabila bisnis Anda selama ini telah memenuhi berbagai syarat tersebut maka tidak perlu menunggu lama untuk mengajukan permohonan izin resmi. Berbagai perbedaan CV dan PT secara lengkap bisa menjadi penilaian profesional di mata banyak orang.

Jangan lupa ketika secara sah sudah dikabulkan permohonan izinnya maka sertakan istilah PT sebelum nama bisnis. Hal ini juga sebagai pembeda antara bisnis belum atau sudah berbadan hukum.

Jenis Perusahaan yang Tepat Menggunakan CV

Berbeda dengan Perseroan Terbatas, Commanditaire Vennootschap memang tidak melalui serangkaian proses terlalu rumit. Namun, keberadaannya tidak bisa disepelekan karena pemilik CV jauh lebih profesional dibandingkan bisnis tanpa payung jelas.

Perbedaan CV dan PT berdasarkan persyaratan pengajuannya dapat ditelaah dari pembahasan di bawah ini. Syarat-syarat pentingnya meliputi:

  1. Tidak perlu ada pemegang saham maupun direksi, cukup disertai dengan minimal da orang saja. Salah satu bertindak sebagai persero aktif serta salah satunya bertindak sebagai persero pasif.
  2. Bisnis wajib memiliki nomor pokok wajib pajak sebagai tanda bukti profesionalitas dan usaha berjalan dengan kepatuhan terhadap aturan negara.
  3. Karena operasionalnya membutuhkan tempat maka dibutuhkan surat keterangan domisili tepat dengan alamat bisnis berjalan.
  4. Wajib membuat surat izin usaha perdagangan atau disingkat menjadi SIUP dan pengajuannya cukup sampai ke tahap Dinas Perdagangan Provinsi, tidak sampai ke Menteri Hukum dan HAM.
  5. Membuat tanda daftar perusahaan atau TDP juga menjadi syarat pendirian Commanditaire Vennootschap.

Berdasarkan berbagai perbedaan CV dan PT, setiap pelaku bisnis bisa mengajukan usaha menjadi lebih terkesan profesional. Tenaga ahli dibutuhkan guna menjalankan Commanditaire Vennootschap. Terpenting adalah seperti apa manajemen di dalamnya.

Alasan CV Lebih Banyak Dipilih Ketimbang PT

Meskipun legalitas Perseroan Terbatas jauh lebih menjanjikan, namun ternyata pada praktiknya pendirian Commanditaire Vennootschap lebih banyak peminatnya. Tentu ada banyak alasan kenapa akhirnya para pelaku bisnis lebih menjatuhkan hati pada CV.

Setiap pelaku usaha memiliki tujuan tersendiri sampai akhirnya menentukan payung bisnis sesuai tujuannya. Jika pebisnis cenderung memilah Commanditaire Vennootschap salah satu alasannya tidak ingin ribet dan habiskan waktu. Temukan alasan lainnya:

  1. Commanditaire Vennootschap dalam pembentukannya tidak terpatok pada minimal modal, jadi aman-aman saja meskipun dananya tidak sampai Rp50.000.000. Berapapun dana yang dimiliki tetap bisa mengajukan pendirian CV.
  2. Perbedaan CV dan PT, khusus Commanditaire Vennootschap tidak usah saling sikut untuk mendaftarkan bisnis paling pertama. Berbeda dengan Perseroan Terbatas apabila ada nama sama maka yang terakhir wajib mengganti nama bisnis.
  3. Pengambilan keputusan dalam operasional perusahaan jauh lebih cepat dibandingkan Perseroan Terbatas. Dalam operasionalnya, jenis bisnis ini tidak membutuhkan rapat umum pemegang saham untuk mengambil tindakan.
  4. Sistem perpajakan juga jauh lebih sederhana seiring dengan operasional dan sistem keuangan yang juga tidak rumit.

Atas alasan tersebut akhirnya banyak pebisnis memilih jalan lebih simple sambil melihat potensi bisnisnya bisa dikembangkan menjadi PT atau tidak. Namun, dengan skala lebih kecil dari Perseroan Terbatas, Commanditaire Vennootschap juga tidak kalah menjanjikan.

Banyak detail perbedaan CV dan PT sudah dijelaskan secara gamblang dari UU dan PP. Faktanya Commanditaire Vennootschap ketika sudah dijalankan mampu menyerap banyak karyawan juga seperti apa yang selama ini lekat pada perseroan terbatas.

Bolehkah CV Membeli Saham Perusahaan PT?

Tidak ada aturan legal menegaskan bahwa pelaksana CV dilarang membeli saham perusahaan perseroan terbatas. Siapa saja boleh membeli saham dari perusahaan berbadan hukum tersebut.

Asalkan manut pada aturan pajak sesuai dengan Pasal 4 ayat 3f pada Undang-undang Pajak Penghasilan. Jika dividen lebih dari 25% maka siapa saja pemegang saham akan dikenai wajib pajak sebesar 15%.

Dalam hal pelaksanaan, perbedaan CV dan PT memang nampak jelas dari payung hukum dan perpajakan. Tapi kalau Commanditaire Vennootschap menjadi pemegang saham juga berarti hak berikut kewajibannya sama saja.

Bukan tidak mungkin ketika pelaksana Commanditaire Vennootschap turut campur dalam pelaksanaan Perseroan Terbatas, ada ketertarikan juga untuk mengubah CV menjadi PT. Hal tersebut bisa saja dilakukan asalkan mendapatkan persetujuan dari semua pihak.

Pihak-pihak yang dimaksud adalah para persero, baik aktif maupun pasif. Jika Commanditaire Vennootschap terikat dengan pihak lain maka urusan mesti dibereskan dulu baru bisa mulai mengalihkan status dari CV menjadi perseroan terbatas.

Anggaran serta adanya akta pendirian menjadi dasar paling kuat perbedaan CV dan PT secara sah di mata hukum. Jika sebelumnya pelaksana Commanditaire Vennootschap tidak ruwet mengurusi akta, maka untuk membangun Perseroan Terbatas wajib urus akta.

Kelebihan PT Dibanding CV

Memiliki kedudukan secara sah di mata hukum sebagai badan usaha, sudah tidak perlu diragukan apabila Perseroan Terbatas memiliki kelebihan dibandingkan Commanditaire Vennootschap. Namun, kembali semua pilihan menjadi keputusan para pelaku bisnis.

Tetapi, dalam hal ini jika Anda penasaran apa saja kelebihan Perseroan Terbatas, maka berikut merupakan berbagai poin unggulnya:

Tidak Melibatkan Aset Pribadi

Perseroan Terbatas adalah jenis bisnis berbadan hukum dimana aturannya jelas membatasi antara aset perusahaan dengan aset pribadi. Hal mendasar sebagai perbedaan CV dan PT yaitu pemegang saham bahkan pemilik sekalipun bertanggung jawab ada porsinya.

Selama secara tertulis dan sah ada pemisahan harta pribadi dan perusahaan maka tugas dan wewenang siapapun sebatas porsi yang tertulis itu saja. Apabila suatu hari perlu tindakan lebih lanjut maka tidak akan melibatkan harta pribadi.

Pengalihan Kepemilikan Saham Mudah

Keseluruhan modal dalam perseroan terbatas terbagi-bagi ke dalam porsi saham berbeda, sesuai yang dikeluarkan masing-masing investor. Dalam hal ini, ketika ada perubahan persentase saham maka mudah sekali melakukan pengalihan kepemilikan.

Hal langka bahkan tidak akan ditemukan ketika mendirikan CV karena penanaman modal pada jenis usaha tersebut tidak terbagi ke dalam saham-saham. Detail penting seperti ini kemudian menjadi poin perbedaan CV dan PT.

Kredibilitas dan Profesionalitas Terjamin

Memiliki payung hukum jelas maka dapat disebutkan bahwa kredibilitas serta profesionalitas Perseroan Terbatas ini jauh lebih baik dibandingkan jenis usaha lain. Dalam pelaksanaannya saja, operasional Perseroan Terbatas sesuai dengan Undang-undang di Indonesia.

Belum lagi ada peraturan pemerintah yang juga turut menjadi dasar hukum jelas untuk menjamin profesionalitas operasional bisnis. Meskipun prosesnya lebih rumit dan panjang, namun ketika permohonan pembentukan PT disetujui maka manfaatnya amat banyak.

Kesempatan Didanai Lebih Besar

Apabila dalam pelaksanaannya kemudian Anda membutuhkan suntikan dana lebih dari modal awal maka lebih mudah mendapatkan investor. Secara legalitas bisnis jelas maka investor juga tidak akan ragu untuk menggelontorkan sejumlah dana.

Poin penting perbedaan CV dan PT dari segi hukum dapat sangat menentukan masa depan pendanaan dari investor pada kemudian waktu. Namun, berurusan dengan investor artinya Anda siap membuat kontrak kerja sama berisi hak serta kewajiban kedua belah pihak.

Bidang Usaha Bisnis Beragam

Sesuai dengan Undang-undang PT yang berlaku bahwa ruang lingkup bidang bisnis Perseroan Terbatas jauh lebih banyak dibandingkan CV. Peluang ini membuka kesempatan sangat baik kepada para start up untuk berkembang semakin besar.Apapun bidang usaha yang digeluti, asalkan persyaratan untuk menjadi Perseroan Terbatas terpenuhi maka bisa segera melakukan pengajuan ke pihak berwenang. Berbagai penjelasan terkait perbedaan CV dan PT dapat menjadi referensi bagi Anda yang sedang berbisnis.11