Sertifikat badan usaha (SBU) adalah sebuah proses sertifikasi serta registrasi sebuah jasa konstruksi yang sangat penting dimiliki oleh perusahaan asing maupun lokal. Pengajuan permohonan dapat melalui lembaga terkait sesuai klasifikasi maupun kualifikasi.

Sertifikasi ini merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki agar sebuah perusahaan memiliki legalitas sah di mata hukum. Apalagi legalitas sangat penting agar setiap bisnis dalam bidang apapun dapat terus berkembang dan naik level.

Dapat dikatakan bahwa sertifikat badan usaha menjadi bentuk ketaatan pemilik bisnis terhadap hukum. Jika telah legal, artinya setiap kegiatan bisnis telah memiliki izin sah di mata hukum dan sebagai dispensasi dari larangan.

Bukan hanya sebagai bentuk izin kegiatan bisnis saja, pelegalan juga memiliki sangat banyak manfaat bagi perusahaan itu sendiri. Sebab akan lebih mudah melakukan kerjasama dengan tender serta dapat lebih mudah menarik kepercayaan dari pelanggan.

Apa Itu Sertifikat Badan Usaha

Sertifikat badan usaha adalah dokumen sertifikasi yang diberikan pada sebuah badan usaha maupun perusahaan untuk menunjukkan kelegalan dan kelayakan dalam menjalankan kegiatannya. Umumnya SBU diberikan pada bisnis yang bergerak pada bidang konstruksi.

Sertifikasi ini juga wajib dimiliki oleh setiap badan usaha atau perusahaan baik asing maupun lokal sebagai syarat komitmen mendapat IUJK melalui OSS. Dengan demikian, setiap kegiatan bisnis dapat dijalankan tanpa kendala.

Tidak semua lembaga dapat menerbitkan SBU, namun hanya Badan Sertifikasi Terakreditasi atau LPJK. Penerbitan SBU dapat dilakukan jika bisnis yang dijalankan telah lulus dan memenuhi sertifikasi sehingga dapat melakukan setiap pekerjaan sesuai klasifikasi tercantum.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dapat mengeluarkan sertifikat badan usaha berdasarkan klasifikasi dan kualifikasi tertentu. Berikut adalah penjelasan dasar klasifikasi maupun kualifikasi tersebut.

  1. Klasifikasi usaha pada bidang jasa pelaksana konstrusi akan dibagi menjadi kualifikasi kecil K1, K2. Selanjutnya kualifikasi menengah M1 dan juga M2. Terakhir kualifikasi besar terdiri dari B1 dan B2
  2. Klasifikasi usaha pada bidang jasa perencana dan pengawas atau konsultan konstruksi dibagi menjadi beberapa bagian. Kualifikasi kecil yaitu K1 dan K2, kualifikasi menengah meliputi M1 dan M2, serta kualifikasi besar B.
  3. Klasifikasi usaha pada jasa konstruksi terintegrasi hanya meliputi kualifikasi besar yaitu meliputi B1 dan B2.

Siapa yang Berhak Mengeluarkan Sertifikat Badan Usaha (SBU)

Tidak semua lembaga dapat mengeluarkan sertifikat badan usaha untuk perusahaan-perusahaan konstruksi. Meski demikian, di Indonesia terdapat cukup banyak lembaga yang dapat membantu Anda mendapatkan legalitas bisnis.

Sejak Oktober 2021, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah meresmikan setidaknya tujuh LSBU atau Lembaga Sertifikasi Badan Usaha. Selain itu, ketujuh lembaga ini dapan menggunakan sistem OSS untuk memudahkan penyelenggaraan izin berusaha.

Ketujuh lisensi LSBU yang telah beroperasi sejak 2021 adalah Lembaga Sertifikasi INKINDO, PT Andalan Sertifikat Kontraktor Nasional, dan LSBU Gamana Krida Bhakti. Selanjutnya ada PT. Bina Mitra Rancang Bangun dan LSBU ASPEKNAS Konstruksi Mandiri.

LSBU lainnya adalah PT. SBU Gabungan Perusahaan Konstrukksi Nasional Infonesaia dan PT Andalan Sertifikat Kontraktir Nasional. Dalam peresmiannya, ketujuh LSBU ini telah mempaktekkan proses verifikasi persetujuan NIB secara langsung.

Adanya lebih banyak lembaga memproses sertifikat badan usaha dengan sistem OSS, diharapkan iklim berusaha jasa konstruksi menjadi lebih kondusif. Apalagi sistem ini memberi kemudahan karena fleksibel karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

OSS juga telah berintegrasi dengan portal perizinan Kementerian PUPR menggunakan laman http://perizinan.pu.go.id/ sehingga layanan menjadi lebih mudah. Portal tersebut juga terkoneksi SIJK atau SIstem Informasi Jasa Konstruksi Terintegrasi.

Perizinan berusaha oleh LSBU ini telah memiliki skema dan struktur tersendiri dalam prosesnya. Izin sendiri terdiri dari NIB atai Nomor Induk Berusaha dan lisensi sertifikat badan usaha dengan tetap melalui sistem OSS.

Proses penerbitan NIB hanya membutuhkan waktu singkat jika semua berkas pendaftaran sudah dilengkapi. Sementara itu, sertifikasi dari LSBU dilakukan paling lama 30 hari kerja. Terakhir proses verifikasi serta persetujuan dari Kementerian PUPR pada sistem OSS.

Jenis-Jenis Sertifikat Badan Usaha

Dalam prosesnya, terdapat beberapa jenis sertifikat badan usaha yang perlu Anda ketahui sebelum melakukan pelegalan kegiatan berusaha. Berikut adalah jenis-jenis SBU beserta penjelasannya untuk setiap bidang berusaha.

1. SBU Jasa Konstruksi

Saat ini, terdapat cukup banyak proyek-proyek pembangunan yang sedang diadakan oleh pemerintah terutama di kota-kota besar. Hal ini membuat kebutuhan akan pekerja kontruksi dan bangunan juga semakin meningkat.

Oleh sebab itulah, sertifikat badan usaha sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan konstruksi agar dapat memenangkan tender dan mengerjakan proyek pemerintah. Pentingnya SBU ini untuk menunjukkan kredibilitas dari pekerja bangunan sendiri.

Berbagai proyek yang akan diadakan pemerintah sudah tentu memiliki nilai yang sangat besar. Tidak mengherankan jika SBU ini banyak diincar oleh pemilik jasa konstruksi agar bisa mendapatkan kesempatan emas tersebut.

2. SBU Konsultan Konstruksi

Sertifikat badan usaha konsultan konstruksi merupakan bukti yang menunjukkan kredibilitas seseorang atau perusahaan dalam menyediakan jasa konsultasi. Dalam hal ini konsultasi yang dilakukan berkaitan dengan tata kelola, manajemen proyek, keuangan, dan lainnya.

3. SBU Konsultan Non-Konstruksi

Terdapat cukup banyak perusahaan konsultan yang bergerak pada bidang lainnya, misalnya saja seperti bisnis dan finansial. Meski demikian, konsultan non-konstruksi ini tetap membutuhkan SBU agar kegiatan berusaha legal dan tentu saja menunjukkan kredibiltas.

4. SBU Spesialis

Terakhir adalah sertifikat badan usaha spesialis, dikhususkan untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak pada bidang tertentu. Bidang-bidang tersebut juga membutuhkan sertifikasi khusus seperti pada sektor kesehatan.

SBU spesialis tidak banyak diincar seperti pada sertifikasi jasa konstruksi. Hal ini karena sertifikasi spesialis tidak banyak dibutuhkan oleh masyarakat.

Prosedur Penerbitan Sertifikat Badan Usaha

Setiap perusahaan yang membutuhkan sertifikat badan usaha perlu mengikuti prosedur penerbitan terlebih dahulu. Prosedur ini tentu saja membutuhkan berkas tertentu untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Beberapa berkas yang dibutuhkan antara lain Akta Pendirian serta Perubahan Terakhir disertai dengan SK Menteri Kehakiman, keterangan domisili perusahaaan, NPWP, SKT, serta SPPKP. Selain itu juga dibutuhkan KTP dan NPWP dari pengurus perusahaan.

Untuk mendapatkan sertifikat badan usaha, Anda juga perlu menyiapkan SKA maupun SKT dari tenaga ahli beserta lampiran ijazah, KTP, serta NPWP. Berkas terakhir adalah pas pgoto terbaru dari penanggung jawab perusahaan.

Kelengkapan berkas yang dibutuhkan sebagai persyaratan akan memudahkan proses penerbitannya. Selain itu, berikut adalah tahapan-tahapan yang perlu Anda lakukan untuk menerbitkan SBU.

1. Wajib Mengantongi Sertifikat Tenaga Kerja Konstruksi

Setiap tenaga ahli yang berada dalam jasa konstruksi wajib mempunyai SKTK dan SKA terlebih dahulu. Jika telah memiliki keduanya, selanjutnya bisa ditetapkan sebagai PJT (Penanggung Jawab Teknik ataupun PJK (Penanggung Jawab Klasifikasi).

Penetapan ini sendiri dilakukan ketika pengajuan proses sertifikasi serta registrasi. Setelahnya, Anda dapat melanjutkan proses-proses lainnya dalam penerbitan sertifikat badan usaha sesuai ketentuan agar dapat berjalan dengan lancar

2. Meregistrasikan Keanggotaan Asosiasi

Langkah selanjutnya adalah dengan meregistrasi keanggotaan asosiasi. Langkah ini dapat dilakukan jika anggota telah ditunjuk sebagai PJT maupun PJK dan kemudian mengajukan permohonan sertifikasi serta registrasi ke asosiasi.

3. Tahap Penerbitan SBU

Tahapan terakhir adalah menunggu diterbitkannya SBU sesuai klasifikasi maupun kualifikasi yang diberikan LPJK baik provinsi maupun nasional. Penyesuaian ini sendiri telah melalui proses sertifikasi maupun registrasi usaha jasa konstruksi.

Fungsi Sertifikat Badan Usaha

Sertifikat badan usaha sangat penting dimiliki oleh perusahaan-perusahaan terutama dalam sektor konstruksi sebab memiliki banyak fungsi. Berikut adalah beberapa fungsi penting sebuah badan berusaha memiliki SBU.

1. Bukti Kompetensi Usaha

SBU menjadi bukti sah yang menyatakan sebuah badan usaha memiliki kemampuan dalam konstruksi sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang telah ditentukan. Jika sebuah perusahaan baik lokal maupun asing memiliki SBU, maka tidak perlu tidak perlu diragukan kemampuannya.

Hal ini pula yang membuat perusahaan-perusahaan dengan sertifikat badan usaha lebih dipercaya oleh klien. Sebab, sertifikasi menjadi tolak ukur atas kredibiltas Anda sebagai vendor untuk menyelesaikan proyek dari klien.

2. Memenuhi Persyaratan IUJK

IUJK merupakan sebuah izin usaha oleh Pemerintah Daerah untuk perusahaan-perusahaan sehingga dapat melaksanakan kegiatan berusaha. Izin ini diberikan jasa konstruksi baik sebagai konsultan, kontraktor, maupun pengawas dan perencana di berbagai sektor.

Perusahaan konstruksi yang akan memiliki tender maupun mengurangi biaya PPH, maka wajib untuk memiliki SIUJK. Hal ini karena dengan memiliki SIUJK, maka artinya telah lulus administrasi dan tersertifikasi untuk mengikuti pelelangan proyek pemerintah.

Jika Anda akan mengurus kepemilikan SIUJK ini, maka wajib sebelumnya untuk memiliki sertifikat badan usaha. Sertifikasi ini menjadi salah satu persyaratan untuk dapat mengajukan permohonan mendapat IUJK.

3. Kualifikasi Ikut Tender

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa SBU sangat penting digunakan untuk berbagai hal, salah satunya sebagai kualifikasi ketika akan mengikuti tender. Dengan bukti otentik bahwa perusahaan Anda berkompetensi, akan lebih mudah mendapat proyek-proyek besar.

Umumnya proyek besar ini dilakukan oleh pemerintah, sehingga akan dengan mudah menaikkan nama usaha Anda. Selain itu, jika Anda mengikuti mega proyek maka akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan badan usaha ke depannya.

Bagi perusahaan yang sudah memiliki sertifikat badan usaha, memenangkan sebuah tender merupakan pencapaian tersendiri. Hal ini karena selain meningkatkan value maupun reputasi, juga memberikan banyak keuntungan bagi vendor.

Keuntungan pertama adalah mendapatkan penawaran terbaik baik barang dan jasa yang dibutuhkan secara efektif. Selain itu, resiko bisnis penipuan di tengah kerjasama dapat diminimalisir sebab tender memiliki sifat transparan dan terbuka.

Baik vendor maupun penyelenggara nantinya akan mendapatkan peningkatan omset, selain itu penyelenggara juga mendapat tawaran terbaik dengan harga bersaing. Anda juga dapat menambah relasi dan mendapatkan track record yang positif.

4. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan

Dalam berbisnis, joint venture merupakan sebuah perusahaan yang berdiri atas dua atau lebih entitas bisnis. Tujuannya sendiri adalah untuk mempersatukan sumber daya serta menjalankan menggerakkan bisnis dalam waktu tertentu.

Pihak-pihak yang nantinya terlibat dalam joint venture akan berkonstribusi dalam memaksimalkan perencanaan bisnis sesuai kesepakatan. Umumnya ketika jangka waktu ditentukan selesai, pihak-pihak tersebut dapat kembali menjalankan usaha secara normal.

Sementara itu, joint operation merupakan kerjasama dua perusahaan atau lebih dalam waktu yang telah ditentukan untuk melakukan aktivitas tertentu. Berbeda dengan joint venture, joint operation membentuk unit perusahaan bersifat sementara hingga proyek selesai.

Ketika sudah memiliki sertifikat badan usaha, maka sebuah perusahaan telah memiliki record positif yang tidak perlu diragukan. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk melakukan kerjasama baik dalam joint venture maupun joint operation.

Kerjasama yang dilakukan baik joint venture maupun joint operation memberikan banyak keuntungan kepada kedua atau lebih badan berusaha yang terlibat di dalamnya. Beberapa di antaranya seperti penggabungan sumber daya dan keahlian sehingga lebih hemat.

Dengan demikian, pihak yang bekerja sama dapat menggabungkan ide dan keterampilan. Selain itu, dapat juga menggabungkan aset sehingga dapat menekan anggaran. Terdapat inovasi produk dan layanan terbaru sehingga memungkinkan ekspansi pasar asing.

Perbedaan SBU, SKT, Maupun SKA

Pengertian dari sertifikat badan usaha merupakan sertifikasi kelayakan sebuah perusahaan untuk melakukan semua kegiatan bisnis. Sertifikasi ini juga memiliki perbedaan dengan SKT maupun SKA yang juga diterbitkan oleh LPJK.

SKA merupakan sertifikat keahlian, sementara itu SKT merupakan sertifikasi keterampilan. Keduanya diberikan kepada setiap tenaga ahli yang telah memenuhi syarat dan ketentuan serta sesuai dengan kualifikasi di perusahaan masing-masing.

Jika SKA merupakan syarat yang diberikan untuk tenaga ahli golongan besar dan menengah, SKT menjadi syarat bagi tenaga ahli golongan kecil. Jika telah memiliki SKA maupun SKT, tenaga ahli dapat ditetapkan sebai penanggung jawab kerja (PJK) maupun teknik (PJT).

SKA maupun SKT sangat penting dimiliki oleh para tenaga ahli sebab menjadi salah satu syarat dalam mengikuti sebuah tender. Hal inilah yang membuat perusahaan-perusahaan terutama kontraktor meminta para tenaga ahlinya untuk segera memproses SKA maupun SKT.

Sertifikat Keahlian Kerja atau SKA merupakan sebuah bukti kompetensi maupun kemampuan profesi dari seorang tenaga ahli pada sektor kontraktor maupun konsultan. Terdapat tiga kualifikasi yaitu ahli utama, madya, dan muda.

Sementara itu, Sertifikat Keterampilan Kerja atau SKT merupakan bukti dari kompetensi maupun kemampuan profesi keterampilan kerja bidang kontraktor. SKT harus dimiliki jika akan ditetakan sebagai PJT dengan kualifikasi tingkat I, II, dan III.

Kepengurusan SKA maupun SKT membutuhkan beberapa berkas yang menjadi persyaratan. Beberapa di antaranya adalah fotokopi KTP, NPWP (untuk SKT tidak diperlukan), ijazah atau sederajat, juga pas foto berwarna dengan kerah.

Persyaratan tersebut harus dilengkapi dan dikirim menggunakan email dalam bentuk JPG atau PDF sehingga proses kerja bisa lebih cepat, umumnya 1 hari kerja. Masa berlaku SKA dan SKT sendiri selama 3 tahun sejak sertifikasi terbit.

Kemana Harus Mengurus SBU?

Setiap perusahaan wajib untuk segera mengurus sertifikat badan usaha secepatnya sehingga bisa mendapatkan pengakuan formal pada tingkat kompetensi. Dengan demikian, setiap kegiatan berbisnis juga dapat berjalan lebih lancar.

Hal ini juga telah diatur dalam peraturan LPJK nomor 11A tahun 2008 untuk jasa konstruksi atau kontraktor. Sementara itu, pada sektor pengawas konstruksi maupun perencana konstruksi telah diatur dalam LPJK no 12A tahun 2008.

Tidak semua lembaga dapat mengeluarkan SBU melainkan hanya dapat dikeluarkan oleh badan sertifikasi Akreditasi KADIN maupun LPJK pada perusahaan yang lulus sertifikasi. Untuk mengurusnya, maka Anda dapat langsung menuju kantor LPJK agar proses lebih cepat.

Sertifikasi juga bisa segera diproses jika semua berkas dan persyaratan telah dilengkapi. Syarat-syarat untuk dan tahapan untuk mengurus SBU sendiri sebagaimana telah dijelaskan di atas.Sebuah perusahaan konstruksi dapat melakukan aktivitas berbisnis dengan legal serta bukti formal kredibilitas jika telah memiliki sertifikasi. Oleh sebab itu, penting untuk segera mengurus sertifikat badan usaha untuk mendapatkan legalitas.

Selesaikan Masalah Bisnis Anda Dengan Layanan Justika

Saat ini Anda dapat membuat dokumen dengan Mitra Advokat terkait Template Perjanjian Bisnis, terutama perihal perjanjian bagi hasil. Dengan menggunakan Layanan All Template Bisnis Justika, Anda dapat berkonsultasi tanpa harus mendatangi Kantor Advokat.

Kenapa Justika? Justika merupakan platform konsultasi hukum terbaik dan terpercaya yang ada di Indonesia, dengan Mitra Advokat yang tergabung memiliki pengalaman lebih dari 5 (Lima) tahun. Khususnya dalam bidang bisnis, maka permasalahan Anda dapat dibantu dan diselesaikan secara profesional.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman Justika.