Prosedur pengajuan permohonan rehabilitasi narkoba merupakan salah satu jalan untuk membebaskan diri dari jeratan narkotika. Setelah bebas dari jeratan tersebut, taraf hidup korban penyalahguna akan menjadi lebih baik. Namun sebelum itu, akan lebih baik Anda mengetahui terlebih dulu beberapa hal penting yang menjadi tahapan rehabilitasi narkoba. 

Narkotika adalah momok terbesar penghancur masa depan seseorang, menjauhkan diri dari lingkungan dan keluarga. Apabila sudah kecanduan, lebih banyak kerugian akan dirasakan daripada manfaatnya, semua orang harus menghindarinya.

Hal Penting Sebelum Memulai Tahapan Rehabilitasi Narkoba

Pecandu narkotika sebenarnya bukanlah penjahat, melainkan korban yang perlu diselamatkan menggunakan pemulihan baik secara mental, maupun terapi. Lantas bagaimana cara atau prosedur untuk mengajukan pemulihan kepada pemerintah?

1. Ketahui Dasar Hukum 

Sebelum mengajukan tahapan rehabilitasi narkoba sebagai tindakan lanjutan, sebaiknya ketahui bagaimana aturan hukum rehabilitasi narkoba yang berlaku. Semua orang mempunyai kesempatan untuk pemulihan, sebagaimana dalam UU Narkotika No 35 Tahun 2009.

Pasal 4 Ayat (d) pada undang-undang tersebut secara jelas menyebutkan bahwa negara menjamin pengaturan tentang pemulihan bagi penyalahguna serta pecandu. Prosesnya dilakukan baik secara sosial maupun medis.

Penyalahgunaan narkotika merupakan tindak pidana, dan hal ini seharusnya tidak dilakukan oleh siapapun. Namun di luar sana banyak jenis dan golongan narkoba siap menjerat pengguna baru.

Apabila sudah masuk ke dalam pengadilan, keputusan mengenai penyalahguna berada pada tangan hakim. Penegak hukum, dalam hal ini hakim akan memutuskan vonis apa yang dijatuhkan sebagai hukuman.

Namun setelah pemulihan selesai, penyalahguna akan dinyatakan bebas dari segala tindak pidana tersebut. Meskipun dianggap sebagai salah satu vonis, pemulihan adalah hak untuk semua orang, tanpa pandang usia.

2. Mempersiapkan Berkas atau Dokumen Pendukung Untuk Rehabilitasi Narkoba

Setelah memahami dasar hukum terkait atau peraturan lainnya, untuk mendukung kelancaran prosedur pengajuan permohonan rehabilitasi narkoba, siapkan berkas pendukung sebagai salah satu persyaratan dalam tahapan rehabilitasi narkoba. Berkas-berkas tersebut sebagai persyaratan administratif agar kasus bisa diselesaikan, meliputi: 

  • Surat Permohonan Bermaterai ditujukan kepada Badan Narkotika Nasional, memuat identitas penyalahguna serta kronologi penangkapan oleh aparat, 
  • Menyerahkan pas foto diri berukuran 4×6,
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk pribadi, orang tua, pasangan (apabila sudah menikah), wali (apabila masih di bawah umur), atau kuasa hukum,
  • Fotokopi Kartu Keluarga,
  • Fotokopi Akta Nikah (apabila sudah terikat dalam hubungan pernikahan),
  • Fotokopi Berita Acara Penangkapan, Surat Penangkapan serta Izin Rehabilitasi (apabila didampingi oleh kuasa hukum),
  • Surat Keterangan dari Pihak Sekolah atau Perguruan Tinggi (apabila berstatus sebagai mahasiswa/ pelajar),
  • Surat Keterangan dari Kantor (jika berstatus sebagai pegawai),
  • Surat pernyataan penggunaan narkotika (bukan pengedar), serta rekomendasi rehabilitasi dari Pengadilan.

3. Ketahui Prosedur Pengajuan secara Sukarela 

Ternyata pemulihan dapat diajukan secara sukarela, alias tanpa paksaan pihak-pihak tertentu. Namun ada beberapa tahapan rehabilitasi narkoba yang perlu diikuti dengan memastikan beberapa syarat rehabilitasi narkoba berikut ini.

  • Sudah berusia 17 tahun ke atas, namun untuk kasus tertentu akan diputuskan oleh Tim Asesmen,
  • Korban terbukti positif narkotika saat melakukan pengujian urine dalam jangka waktu satu tahun terakhir,
  • Apakah ada yang bertanggung jawab, misalnya orang tua atau wali,
  • Bukan merupakan penderita gangguan jiwa, dibuktikan dengan hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Jiwa, 
  • Tidak mempunyai cacat fisik atau gangguan kesehatan kronis menjadi syarat penting dalam tahapan rehabilitasi narkoba. 
  • Membawa surat pengantar dari pemerintah atau swasta (bagi residen kiriman instansi),
  • Mengantarkan Surat Putusan Pengadilan bagi residen dari pengadilan, serta wajib diantar oleh petugas kejaksaan, 
  • Untuk keluarga terdekat wajib menghadiri Family Dialog, konseling, serta Family Support Group, atau kunjungan lain sesuai jadwal yang telah ditetapkan, 
  • Residen datang ke lokasi dengan membawa contoh surat permohonan rehabilitasi narkoba, atau berkas pendukung.

4. Mendaftar Melalui Situs Resmi Badan Narkotika Nasional

Tahapan dalam rehabilitasi narkoba baru bisa dimulai ketika Anda melakukan pendaftaran. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring ataupun luring, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan serta akses yang tersedia. Apabila telah mengetahui cara melaporkan pengguna narkoba ke BNN, maka akan sangat membantu.

Pertama buka situs rehabilitasi.bnn.go.id, kemudian membuat akun dengan klik login atau daftar pada menu Layanan Rehab. Supaya dapat diproses, isi data diri sesuai permintaan dalam formulir tertera.

Setelah itu, klik Submit agar data dapat diproses, langkah selanjutnya tinggal menunggu pemberitahuan aktivasi. Apabila permintaan diterima, maka Anda dapat melanjutkan registrasi ke tahap selanjutnya. Jika semua tahapan rehabilitasi narkoba tersebut sudah Anda lakukan, maka Anda bisa memulai proses yang selanjutnya dari tempat rehabilitasi yang sudah dipilih. 

Apabila permintaan Anda ditolak, cara lain adalah dengan mengunjungi kantor Badan Narkotika Nasional terdekat. Segala prosedur pengajuan permohonan rehabilitasi narkoba dapat dilakukan secara mudah untuk semua orang.

Konsultasikan Masalah Rehabilitasi Narkoba Dengan Justika!

Ketika tersandung kasus narkoba, salah satu solusi pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan rehabilitasi. Justika siap membantu permasalahan atau kebingungan Anda yang berhubungan dengan tahapan rehabilitasi narkoba.

Anda bisa berkonsultasi dengan mitra advokat andal dan profesional Justika. Anda bisa memanfaatkan layanan hukum Justika lainnya, seperti Layanan Konsultasi Chat, Konsultasi via Telepon dan  Konsultasi Tatap Muka.

Lawyer yang bergabung di Justika merupakan lawyer pilihan yang melalui proses rekrutmen yang cukup ketat dengan pengalaman paling sedikit, yaitu 5 tahun berkarir sebagai advokat.

Kini, konsultasi chat dengan advokat berpengalaman hanya mulai dari Rp 30.000 saja. Dengan harga tersebut Anda sudah bisa mendapatkan solusi permasalahan hukum Anda dengan cara menceritakan permasalahan yang dihadapi melalui kolom chat. Nantinya sistem akan mencari advokat guna membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

tahapan-rehabilitasi-narkoba

Untuk permasalahan yang membutuhkan solusi lebih lanjut, Anda bisa memanfaatkan layanan konsultasi telepon mulai dari Rp 350.000 selama 30 menit atau Rp 560.000 selama 60 menit. 

tahapan-rehabilitasi-narkoba

Konsultasi tatap muka bisa dilakukan ketika Anda benar-benar membutuhkan saran secara langsung dari advokat terpercaya untuk kasus yang lebih rumit. Hanya dengan Rp 2.200.000 saja, Anda sudah bisa bertemu secara langsung selama 2 jam untuk bertanya lebih dalam hingga menunjukkan dokumen-dokumen yang relevan untuk membantu permasalahan Anda.

tahapan rehabilitasi narkoba

Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.