Syarat rehabilitasi narkoba dan pasal rehabilitasi narkoba menjadi sebuah alat dan dasar untuk memudahkan korban mendapatkan pemulihan secara layak. Selama ini masyarakat menganggap para pecandu atau pengguna sebagai penjahat, padahal sebenarnya korban.

Ada berbagai faktor yang mengakibatkan seseorang terjerumus atau menjerumuskan diri ke dunia narkotika. Misalnya pengaruh lingkungan yang toxic, bertemu oknum tidak bertanggung jawab, depresi, atau putus asa.

Jika keluarga Anda mengalami hal serupa, dukung prosedur pengajuan permohonan rehabilitasi narkoba selama menjalani pemulihan. Bukan malah menjudge atau menyalahkan karena akan sangat merusak mental korban.

Ditegaskan sekali lagi, pecandu bukanlah kriminal, justru pengedar atau bandar yang perlu disalahkan dan dijebloskan ke penjara. Karena akibat ulah oknum-oknum tersebut, generasi muda bangsa menjadi rusak.

Pasal Rehabilitasi Narkoba

Perlu diketahui terlebih dahulu mengenai pasal rehabilitasi narkoba yang bisa menjadi landasan atau dasar sebelum Anda melakukan rehabilitasi. Dalam Undang-undang nomor 35 tahun 2009 menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan narkotika merupakan obat atau zat yang berasal dari bukan tanaman atau tanaman, baik sintetis atau semisintetis dimana bisa menyebabkan perubahan kesadaran atau penurunan kesadaran sampai menghilangkan rasa nyeri yang juga bisa menyebabkan ketergantungan. 

untuk seseorang yang mengkonsumsi narkoba memiliki hak untuk mendapatkan rehabilitasi. Hal ini sudah dijelaskan dalam pasal rehabilitasi narkoba yakni dalam Pasal 54 UU Narkotika nomor 35 tahun 2009. Dalam pasal rehabilitasi narkoba tersebut dijelaskan bahwa pecandu narkoba wajib untuk melakukan rehabilitasi. 

Selain itu pasal rehabilitasi narkoba yakni dalam SEMA Nomor 4 Tahun 2010, mengatakan bahwa yang bisa diberikan rehabilitasi adalah terdakwa yang tertangkap tangan menggunakan narkoba dengan beberapa bukti lain nya. Nantinya terdakwa harus mengikuti beberapa tahapan rehabilitasi narkoba sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu juga mengumpulkan beberapa syarat rehabilitasi narkoba. 

Berapa Biaya Pemulihan Korban Narkotika?

Biaya pemulihan sebenarnya relatif, karena perbedaan tempat akan mempengaruhi, apalagi antara lembaga swasta atau negeri. Masing-masing pusat rehab mempunyai fasilitas berbeda, mulai dari standar hingga premium.

Hasil asesmen oleh Tim Asesmen akan sangat mempengaruhi biaya pemulihan, dari sana akan diketahui rekomendasi perawatan apa saja yang diperlukan. Sistem asesmen akan memastikan jenis penanganan pada korban.

Bantuan biaya rehab untuk para pecandu mengacu pada syarat rehabilitasi narkoba dan regulasi tertentu seperti pasal rehabilitasi narkoba, sehingga memastikan bahwa korban bukanlah pelaku tindak kriminal. Pecandu dapat melapor pada IPWL.

IPWL atau Institusi Penerima Wajib Lapor terdiri dari rumah sakit, lembaga rehabilitasi medis baik pemerintah atau swasta, serta puskesmas. Di Indonesia terdapat sekitar 274 institusi, sejak tahun 2011.

IPWL melayani berbagai layanan seperti rehabilitasi medis, terapi penanganan gejala, melakukan program detoksifikasi, terapi penyakit komplikasi, hingga konseling. IPWL juga menyediakan rawat inap layaknya rumah sakit dalam rehabilitasi narkoba.

Sebenarnya biaya pemulihan bagi korban gratis, alias tidak dipungut biaya sama sekali karena ditanggung pemerintah. Namun pemerintah sendiri terkadang tidak menerima semua contoh surat permohonan rehabilitasi narkoba dari korban.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan juga dijelaskan tentang IPWL tersebut, tujuannya tidak lain membantu korban sembuh dan menekan angka pecandu. Karena saat ini kasus penyalahgunaan sangat memprihatinkan.

Badan Narkotika Nasional mempunyai beberapa pusat rehab, dikenal dengan Balai Besar Rehabilitasi Narkotika di beberapa lokasi. Meliputi Bogor, Samarinda, Makassar, Batan, Lampung, hingga Deli Serdang. 

Melansir CNNIndonesia.com, biaya pemulihan di pusat rehab milik swasta mencapai 10 juta rupiah per bulan, belum termasuk obat. Namun angka tersebut sifatnya relatif, tergantung beberapa faktor.

Baik fasilitas pemerintah maupun swasta, semuanya mempunyai keunggulan masing-masing dari segi fasilitas dan penanganan. Ketahui syarat rehabilitasi narkoba dengan benar agar bisa mengikuti program pemulihan.

Demikian adalah beberapa pasal rehabilitasi narkoba yang bisa menjadi salah satu acuan atau landasan mengapa terdakwa harus menjalani rehabilitasi narkoba. 


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.