Perceraian bisa dilakukan oleh salah satu pasangan yang ingin cerai. Dalam hal ini seperti suami yang melakukan talak pada istri atau istri yang mengajukan gugatan cerai. Sedangkan istri yang ingin mengajukan gugatan cerai juga harus memenuhi persyaratan cerai pihak istri. Dalam artikel berikut akan dibahas mengenai syarat cerai pihak istri.

Apa Persyaratan Cerai Pihak Istri?

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan gugatan perceraian ke pengadilan agama atau pengadilan negeri, maka pastikan terlebih dulu mengenai syarat yang dibutuhkan sebagai berikut:

1. Alasan bercerai

Sebelum melakukan proses perceraian, maka Anda harus tahu terlebih dulu mengetahui alasan apa yang nantinya disampaikan di persidangan berkenaan dengan upaya atau keinginan bercerai tersebut. Misalnya istri minta cerai karena tidak bahagia. Ada berbagai macam alasan yang menjadi penyebab istri melakukan gugatan cerai seperti:

  • Ditinggalkan suami selama 2 tahun tanpa izin atau alasan yang jelas
  • Adanya kekerasan baik fisik atau verbal
  • Suami tidak bisa memenuhi kewajibannya dikarenakan hal tertentu
  • Suami sengaja melanggar taklik talak
  • Suami dipenjara selama 5 tahun atau lebih
  • Suami berganti agama sehingga menyebabkan masalah lainnya
  • Suami terbukti berjudi, berzina, mabuk dan yang lainnya.

2. Persyaratan dokumen

Selain beberapa alasan tersebut, ada juga persyaratan cerai pihak istri dalam bentuk dokumen yang harus Anda siapkan seperti:

  • Fotokopi surat nikah 2 lembar yang sudah dilegalisir dan materai
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku
  • Fotokopi KK yang terbaru
  • Surat nikah asli
  • Jika memiliki anak maka perlu fotokopi akte kelahiran.

Selain itu, Anda juga membutuhkan persyaratan cerai pihak istri berupa surat pengajuan cerai yang didalamnya berisi mengenai kronologis dan identitas kedua belah pihak.

3. Bukti kuat

Persyaratan cerai pihak istri yang selanjutnya, Anda juga harus melampirkan bukti kuat yang mendukung alasan perceraian tersebut. Misalnya ada KDRT yang dilakukan, maka bukti fisik akan sangat membantu. Kemudian jika alasan cerai karena perselingkuhan, maka juga harus ada bukti yang kuat mengenai benar sudah terjadi perselingkuhan atau saksi yang melihat terjadinya perselingkuhan dalam bentuk zina.

Tata Cara Gugatan Cerai Dari Pihak Istri

Ketika Anda sudah menyiapkan semua persyaratan cerai pihak istri maka berikut tata cara jika ingin mengajukan gugatan cerai.

  1. Anda bisa mengunjungi pengadilan agama atau pengadilan negeri di tempat Anda tinggal atau juga bisa diajukan oleh kuasa hukum Anda.
  2. Sedangkan jika tinggal di luar negeri, maka bisa didaftarkan di pengadilan agama atau negeri tempat suami tinggal.
  3. Jika keduanya tinggal di luar negeri, maka bisa diajukan di pengadilan negeri atau agama yang wilayahnya masuk dalam lokasi ketika Anda menikah dulu.

Demikian adalah artikel mengenai beberapa persyaratan cerai pihak istri yang bisa Anda lakukan.

Lengkapi Dokumen Gugat Cerai Suami

Suami yang enggan bercerai karena banyak prosesnya, istri sebenarnya bisa mengajukan. Tapi harus tahu juga mengenai persyaratan cerai pihak istri. Salah satunya adalah dengan melengkapi dokumen.

Sesuai dalam UU Perkawinan PP 9 tahun 1975 dan KHI Pasal 39 UU Perkawinan menyatakan, bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan. Kemudian, memiliki alasan jelas mengenai perceraian.

Serta perceraian itu sendiri dilakukan sesuai tata cara yang ada di UU tersendiri. Jadi, hanya dengan mengambil contoh surat pernyataan cerai di atas materai itu nantinya tidak sah.

Urusan suami mau datang atau tidak, nanti urusan lain. Pertama harus melakukan pengajuan dulu, syarat sudah terpenuhi, serta siap untuk melakukan sidang.

Saat sang istri sudah mengajukan saja, Pihak Pengadilan Agama masih harus berusaha untuk mendamaikannya. Biasanya harus melalui proses mediasi. Barulah ketika proses mediasi itu gagal dan tetap berlanjut untuk sidang pemutusan perceraian, persyaratan cerai pihak istri akan dikabulkan oleh pengadilan.

Tapi memang harus ada dengan alasan yang jelas. Semisal, cerai karena suami sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Itu bisa menjadi alasan utama dalam perceraian.

Disertai dengan bukti visum dari rumah sakit untuk jadi persyaratan cerai pihak istri dan dapat mempercepat prosesnya. Tapi dokumen paling utama yang harus dibawa dalam pengajuan gugatan seperti berikut.

Pertama, ada surat nikah asli beserta fotokopiannya sebanyak 2 lembar yang diberi materai dan dilegalisir.

Kemudian fotokopi KTP terbaru dari pihak penggungat karena ini merupakan persyaratan cerai pihak istri. Fotokopi KK juga terbaru serta masih berlaku.

Jika sudah memiliki keturunan, fotokopi akta anak juga disertakan. Tiap lembarnya harus ada materai dan dilegalisir.

Jangan ketinggalan surat pengajuan perceraian yang dibuat oleh pihak penggungat sebagai persyaratan cerai dari pihak istri. Surat gugatan tersebut berisi identitas kedua belah pihak serta kronologis masalah rumah tangga yang menjadi alasan perceraian.

Penuhi Persyaratan Cerai Pihak Istri untuk Diajukan ke PA

Dokumen yang sudah terkumpul, bisa langsung diajukan karena syarat perceraian di Pengadilan Agama sudah terpenuhi. Negara dan Agama tidak melarang istri mengajukan gugatan. Sebab hak antara suami dan istri itu setara dalam kasus ini.

Pengadilan agama sendiri akan menerikma seluruh dokumen untuk diajukan sebagai gugatan cerai, antara hari Senin-Jumat. Biasanya Jum’at menerima pelayanan setengah hari saja.

Sebelum yakin bahwa persyaratan cerai pihak istri lengkap, teliti dulu. Jika memang Anda merupakan golongan kurang mampu, bisa dibantu denganmenyertakan fotokopi kartu BLT/BLSM.

Begitu juga bagi pegawai negeri. Apabila ingin bercerai, surat dari atasan juga masuk dalam dokumen persyaratan tersebut. Langsung saja lakukan pengajuan kepada Pengadilan Agama.

Langkah pertama, menuju ke PA setempat yang direkomendasikan untuk melakukan pendaftaran. Jangan lupa surat gugatannya juga telah dibuat sebagai persyaratan cerai pihak istri.

Pihak penggugat juga wajib menyiapkan dana perceraian. Namun, untuk golongan kurang mampu bisa mengajukan prodeo dengan kartu BLT yang dimiliki. Jika tidak, kisaran biayanya adalah Rp. 400.000 per tahun 2021.

Ketika mendaftarkan diri, pasti akan diberitahu alur perceraian itu seperti apa. Simak penjelasannya dengan baik agar nantinya tidak bingung saat prosesnya sudah mulai berlangsung.

Saat persidangan dilakukan, penggugat wajib membawa saksi yang nanti disumpah. Harus saksi dari orang terdekat dan tahu kronologis masalah rumah tangga Anda.

Bisa bertanya berapa lama proses cerai gugat itu, bila tidak ada banyak tuntutan dan lancar, hanya butuh 3 sampai 4 bulan saja. Maka dari itu, sebelum mengajukan persyaratan cerai pihak istri harus dipersiapkan matang agar tidak ada masalah lagi.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.