Tahukan Anda tentang contoh duplik perceraian? Apa saja unsur yang ada di dalamnya sehingga dapat memenuhi persyaratan pada persidangan. Adanya duplik dalam persidangan juga memiliki tujuan penting. 

Yakni untuk menyanggah jawaban di dalam gugatan maupun replik yang telah diajukan penggugat. Dengan demikian kedua belah pihak baik penggugat maupun tergugat memiliki hak yang sama dalam menyampaikan jawaban. 

Perlu digaris bawahi apa itu replik dan duplik sehingga tidak tertukar. Lantas bagaimana dengan unsur di dalamnya. Apakah memiliki kesamaan atau tidak atau justru berbeda. Simak penjelasan berikut ini agar Anda semakin paham.

Beberapa Unsur yang Wajib Ada Dalam Contoh Duplik Perceraian

Setelah Anda mengetahui tentang unsur apa saja yang ada dalam replik, maka sebaiknya harus mengerti juga tentang unsur di dalam duplik.

Beberapa unsur di bawah ini sebenarnya memiliki kemiripan, namun terdapat beberapa poin yang akan membedakan keduanya. Simak penjelasan berikut ini.

1. Tanggal Pengajuan

Dalam surat menyurat yang Anda ajukan di muka sidang pengadilan atau disampaikan kepada Majelis Hakim. Maka hal paling penting adalah tanggal kapan surat tersebut diajukan atau diserahkan di contoh duplik perceraian.

Sama saja dengan contoh replik perceraian, tanggal menjadi salah satu poin penting agar memudahkan saat pendataan perkara.

2. Pihak yang Dituju

Pada duplik juga harus jelas ditujukan kepada siapa, di pengadilan mana, dan nomor perkaranya juga harus dicantumkan. Sehingga dengan begitu akan memudahkan Majelis Hakim untuk mengetahui dan memeriksa berkas perkara yang akan disidangkan.

3. Judul

Ketika pada tahap sidang seperti ini, maka judulnya adalah duplik tergugat. Jangan sampai terjadi kesalahan pada penulisan judul, karena akan sangat fatal apabila hal tersebut sampai terjadi.

4. Pengantar Duplik

Dalam contoh duplik perceraian memiliki kesamaan dengan pengantar pada replik. Namun, bukan berarti secara keseluruhan pengantarnya sama. Surat tersebut dibuat dan ditujukan kepada Mulia Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara. 

Selain itu, sebutkan juga nama kantor Advokat yang bertindak sebagai kuasa hukum. Di lain sisi Anda dapat juga menyebutkan nama sendiri, apabila tidak menguasakan kepada pihak Advokat atau Pengacara.

Dan yang tidak kalah penting adalah tujuan pada pengantar tersebut harus jelas, termasuk tanggal dan alasan atau uraian pada duplik juga wajib untuk ditulis.

5. Isi Duplik

Unsur yang sangat penting adalah terletak pada contoh duplik perceraian, yakni berupa penolakan atas replik yang sudah diajukan oleh penggugat. Kalau dalam replik tergugat terdapat poin eksepsi, maka Anda harus menyanggah balik terhadap jawaban penggugat dalam repliknya.

Sehingga, dalam sebuah jawaban tergugat harus berisi tentang poin eksepsi. Pokok perkara gugatan rekonvensi juga harus mencantumkan apakah ada eksepsi dari rekonvensi atau tidak.

Anda perlu mengetahui jika pada duplik terdapat setidaknya ada 4 hal yang dapat dicantumkan. Yakni berupa sanggahan terhadap eksepsi dan sanggahan terhadap pokok perkara.

Termasuk sanggahan terhadap eksepsi rekonvensi serta sanggahan terhadap pokok perkara rekonvensi, dapat dituliskan didalamnya.

Dengan demikian semua hal tersebut harus tulis sebaik mungkin serta didukung dengan dalil-dalil kuat, agar Majelis Hakim mempertimbangkan atas jawaban tergugat yang diajukan pada perkara tersebut.

6. Petitum

Jika petitum pada replik berisikan tentang penolakan jawaban atau justru menerima seluruh gugatan dari penggugat. Hal tersebut berbeda dengan petitum pada contoh duplik perceraian.

Petitum dalam hal ini berisi ringkasan dari jawaban yang sudah Anda masukkan dalam isi duplik. Petitum dalam hal ini berisi setidaknya 4 poin yang diminta oleh tergugat.

Keempat poin tersebut adalah meminta eksepsi harus dikabulkan, gugatan penggugat untuk ditolak seluruhnya, menerima eksepsi rekonvensi yang diajukan, dan mengabulkan gugatan rekonvensi yang sudah Anda ajukan kepada majelis hakim.

Sehingga dengan demikian, perbedaannya sangat jelas dapat Anda lihat. Karena memang isinya saja sudah berbeda. Sebagai pertimbangan dalam membuat petitum, ketahui juga tata cara jawaban replik.

7. Cantumkan Tanda Tangan

Tanda tangan menjadi bukti sah bahwa suatu dokumen telah dibuat dan disusun sedemikian rupa serta telah disetujui oleh pembuatnya. Sehingga Anda atau pihak kuasa hukum harus bertanda tangan.

Dengan demikian, Anda dapat mengetahui beberapa unsur yang wajib ada dalam duplik. Sehingga keberadaannya menjadi sangat penting. Kekayaan isi jawaban tergugat juga merupakan penilaian bagi Majelis Hakim. Apakah sanggahan maupun penolakan tergugat dapat dikabulkan atau tidak. Diantaranya dengan menuliskan dalil-dalil atau dasar hukum. Sehingga dengan membuat serta menyusun contoh duplik perceraian secara baik dan benar, menjadi kunci untuk memenangkan perkara tersebut.


Seluruh informasi hukum yang ada di artikel ini disiapkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum. Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan konsultan hukum berpengalaman dengan klik tombol konsultasi di bawah.